
setelah mengemasi barang barangnya Camellia dan Geraldy malam harinya langsung berangkat ke Prancis
pesawat yang di tumapangi Geraldy dan Canellia merupakan pesawat pribadi didalamnya nenyediakan kamar tidur yang luas
"ibunda keterlaluan" Camellia dan Geraldy masuk ke dalan Kamar
"hei jangan menyalahkan ibu seperti itu" Geraldy menutup pintu dan menguncinya perlahan dia mendekati Camellia
Camellia berdiri membelaknangi Geraldy terkejut ketika Geraldy tiba tiba menggendongnya
"hei kau apa yang kau lakukan??"
Geraldy perlahan menidurkan Camellia
"menurutmu apa yang akan aku lakukan pada istriku??"
"ehh,, hei kita sedang ada dipesawat"
"memangnya kenapa kalau di pesawat tidak ada bedanya kan lagi pula dikanar ini hanya ada kau dan aku"
Camellia hanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan Gerlsy padanya
"em.. Ady" panggil Camellia
"iya"
"kau terlaku bergairah"
"apa aku menyakitimu??"
"iya kau menyakitiku"
"baiklah aku akan melakukannya dengan sangat lembut"
Camellia larut dalam permainan Geraldy,, Camellia ikut terbawa suasana
2 jam kemudian Geraldy menarik selimut menutupi tubuh mereka yang polos
__ADS_1
Geraldy menatap lekat wajah Camellia yang langsung tertidur ketika mereka sudah selesai dengan kegiatan mereka
"maaf aku membuatmu kelelahan" Geraldy mencium kening Camellia
Geraldy menutup matanya perlahan tertidur dengan posisi memeluk Camellia
****
pagi harinya Camellia terbangun tangannya mencari keberadaan Geraldy namun tak menemukannya
"Geraldy kemana dia pergi sepagi ini??" Camellia bangun duduk dan menarik selimut menutupi tubuh polosnya
"sebaiknya aku mandi dulu"
Camellia segera pergi ke kamar mandi 30 menit kemudian Camellia keluar dari kamar dia melihat dimeja makan sudah ada hidangan makanan
"selamat lagi sayang" Geraldy memeluk Camellia dari belakang mencium kepala Camellia
"selamat pagi,, sarapan ini jangan bilang kau yang menyiapkannya"
Setelah Camellia duduk Geraldy duduk dihadapan Camellia
"masih ada 4 jam yang tersisa untuk sampai di Prancis" ucap Geraldy
"perjalanan yang melelahkan" balas Camellia mengambil makanan
"masakanmu memang sangat lezat" puji Camellia
"benarkah"
"tentu saja,, ini kau cobalah" Camellia menyuapi Geraldy,, Geraldy menerima suapan dari snag istri
"rasanya jauh lebih lezat saat istriku menyuapiku" ucap Geraldy polos
Camellia tersenyum manis
4 jam kemudian akhirnya mereka sampai di Prancis
__ADS_1
Camellia dan Geraldy turun dari pesawat,, mereka langsung pergi ke hotel tempat mereka menginap
***
sore harinya Geraldy ngajak Camellia jalan jalan disekitar menara eiffel
suasana yang kental akan keromatisan membuat keduanya merasa nyaman
hari semakin larut Geraldy dan Camellia makan di sebuah restoran yang menghadap langsung ke menara eiffel
pemandangan menara eiffel dimalam hari sangat indah
Camellia menatap menara eiffel sampai tidak mengedipkan matanya
"sampai kapan kau akan menatap menara eiffel??" tanya Geraldy yang memperhatikan Camellia
"ehh maaf aku hanya kagum dengan keindahannya" basal Camellia polos
"ahh makanannya tiba" makanan disajikan oleh pelayan restoran
Geraldy masih menatap Camellia
"selamat menikmati tuan dan nona" ucap pelayan
"terima kasih" Camellia tersenyum
pelayan itu pun pergi
"aku jadi rindu Sakura" keluh Camellia
"aku yakin Sakura Sakura sudah mendapatkan kehidupan yang dia inginkan" balas Geraldy memegang tangan Camellia
"iya kau benar,, aku merasa sangat bahagia untuk Sakura"
"semua karenamu jika saja kau tidak memnerikannya kesempatan maka Sakura tidak akan bisa mengejar impiannya"
Camellia tersenyum disertai anggukan kepalanya Geraldy membalas senyuman Camellia.
__ADS_1