Putri Mahkota

Putri Mahkota
jadi dia.... adalah putri mahkota


__ADS_3

"tuan putri Camellia anda disini??" tanya seseorang


"ah iya kepala sekolah aku kemari untuk mendaftarkan putriku" balas Camellia


"waw putrimu sangat manis dan cantik sama seprti dirimu tidak heran jika dia sangat manis dia juga pasti sangat pintar seperti ayahnya bukan kah begitu??"


"iya kau benar kepala sekolah"


"suatu kehormatan Morning School bisa menjadi tempat untuk memberikan pendidikan bagi putri mahkota dan pangeran sepertimu dan pangeran Geraldy lalu sekarang Putri kalian juga akan sekolah disini"


"bagaimana lagi aku dan Geraldy sangat ingin Manaka sekolah disini"


"ahh jadi nama gadis cantik ini Manaka manis sekali sama seperti wajahnya yang sangat cantik namanya juga tak kalah cantik"


Camellia dam kepala sekolah pergi ke ruang kepala sekolah untuk mengisi pormulir Manaka,, sedangkan Manaka berkeliling disekitar area sekolah


"jadi dia... adalah putri mahkota tuan putri Camellia yang menghilang selama 15 tahun dan saat kembali dia sudah memiliki suami dan seorang putri"


"Manaka" panggil Mizuki


"ah Mizuki" balas Manaka


Mizuki menemani Manaka selama Camellia masih belum kembali


siang harinya setelah pulang dari sekolah Mizuki dan Manaka kembali ke istana


Manaka dan Mizuki langsung menemui Hayato yang sedang memeriksa keadaan Rei

__ADS_1


"paman" panggil Manaka


"bagaimana keadaan paman Rei?? apa ada perkembangan??"


"masih sama,, aku masih belum bisa menemukan apa masalahnya"


"aku boleh melihatnya??"


"tentu saja"


Manaka melihat keadaan Rei dengan seksama sesekali dia memeriksa Rei dari tangannya dan sesekali dari mata lalu terakhir Manaka memeriksa detak jantungnya Rei


"aku tahu apa penyebabnya"


"ehh semdah itu??" tanya Mizuki tak percaya


"ternyata Geraldy menepati janjinya tidak heran jika kemampuan mu dalam medis melebihiku"


"maaf paman aku...."


"tidak masalah aku bahagia karena keponakanku bisa lebih hebat dariku" Hayato memeluk Manaka


****


keesokan hatinya Manaka pergi ke taman disamping ladang gandum bersama Hayato


"Manaka" panggil Hayato Manaka menoleh sambil tersenyum

__ADS_1



"sebenarnya apa yang kau cari??"


"paman aku kemarin tidak sengaja kemari aku melihat ada banyak sekali tanaman obat yang langka,, oh iya seingat aku kemarin aku melihat tanaman obat yang sangat langka disekitar sini dan itu akan membuat keadaan Paman Rei jauh lebih baik"


"aku baru tahu kalau disini ada banyak tanaman obat yang langka"


"kita cari sama sama" ucap Manaka yanh disertai anggukan kepala Hayato


Manaka san Hayato terus mencari tanaman yang Manaka maksud 45 menit kemudian Manaka tersenyum karena berhasil menemukan apa yang dia cari



Manaka langsung memetik tanaman itu seperlunya kemudian Manaka dan Hayato langsung kembali ke istana


sesampainya di istana Manaka langsung meracik obat obatan bersama dengan tanaman yang dia dan Hayato bawa tadi


"paman coba kau periksa dulu apakah dosisnya sudah tepat" Manaka menunjukan ramuan obat pada Hayato


Hayato langsung memeriksanya


"ini... ini adalah obat yang ada dalam catatan ibu,, bagaimana bisa kau mengetahuinya??"


"aku hanya meraciknya saja aku tidak tahu jika nenek punya ramuan yang sama"


"iya aku baru ingat jika tanaman itu ditambahkan pada ramuan rahasia ibu maka tidak akan ada penyakit apa pun yang tidak bisa disembuhkan"

__ADS_1


Hayato dan Manaka segera memberikan obat itu pada Rei


__ADS_2