Putri Mahkota

Putri Mahkota
kanapa kau berubah begini


__ADS_3

tiga lagu sudah dipersembahkan oleh Sakura,, Sakura turun untuk mengganti baju


Cherry sedang bersiap untuk naik ke atas panggung


"Sakura ini adalah penampilan pmterakhirku setelah ini aku akan berhenti bernyanyi setelah pernikahan Camellia aku akan kembali ke kerajaan Selatan"


"iya tidak masalah maaf sudah merepotkan mu,, terima kasih untuk segalanya"


Cherry tersenyum dan naik ke atas panggung


disusul oleh Sakura Cherry mulai bernyanyi



Sakura merasa sangat bahagia karena dia bisa ditemanin oleh Cherry selama perjalanan karirnya satu tahun terakhir ini


walaupun Sakura merasa sedih namun Sakura masih mencoba untuk tersenyum melepas Cherry dan menghargai keputusannya



****


keesokan harinya Geraldy Rei Azalea dan Camellia pergi ke pusat perbelanjaan di pusat kota


"hei mari kita main Birlliard" ajak Rei


"tentu saja" balas Geraldy dengan semangat


"kali ini aku akan mengalahkan mu Ady"


"mari kita lihat"

__ADS_1


Rei yang mulai duluan


"hah lihatlah kau tidak akan bisa menang" ejek Rei


Rei menempatkan bola di titik yang sangat sulit


Geraldy mencoba konsentrasi dan mendidik


"sifat menera terkadang seperti anak kecil Rei suka sekali mengejek adiknya" ucap Azalea Camellia mengangguk


"benar tapi Ady dia lebih sabar menghadapi kakaknya"


Geraldy melepaskan didikannya Camellia terlihat sangat serius memperhatikan bola tang didik oleh Geraldy


dan ternyata didikannya tidak meleset Camellia tersenyum spontan Camellia memeluk Geraldy dan mencum pipinya


Geraldy yang mendapat kejutan mendadak membulatkan matanya


"kau baru sadar setelah kau kalah selalu seperti itu,, ayo kita pergi cepat selesaikan apa yang ingin kita lakukan kemari aku sangat lelah"


"hei Camellia lihatlah dia apa dia sudah tidak mencintaimu lagi??"


"Rei berhenti mengganggu mereka terutama adikmu" suhut Azalea


"oh tidak bahkan calon istriku sendiri sekarang malah membela adikku" Rei merajuk


Azalea hanya menggelengkan kepalanya,, Camellia dan Geraldy tersenyum melihat tingkah Rei yang sangat manja


"Camellia bagaimana bisa kau menciumku ditempat umum begini??" bisik Geraldy


"emmm itu tadi hanya spontan saja"

__ADS_1


"kenapa kau berubah begini??"


"ehh??"


"maksudku kenapa kau bisa berubah menjadi gadis yang tak memperdulikan situasi??"


"aku sudah bilang itu hanya spontan,, ehh bagus sekali" Camellia berlari meninggalkan Geraldy ketika menemukan apa yang dia cari


"kenapa ditinggal sendiri ya kasian sekali" ejek Rei


"diam kau!!"


"Camellia memang seperti itu jika dia sudah menemukan apa yang dia cari dia pasti akan melupakan apa yang ada didekatnya" Suhut Azalea


"kasihan sekali kau"


"Geraldy boleh aku minta sesuatu??"


"ehh apa maksudmu?? tentu saja katakan apa yang ingin kau minta dariku??"


"tahun ini usia Camellia 20 tahun tapi dia masih belum bisa menghilangkan kebiasaannya itu tolong kau jangan tersinggung dengan sikapnya"


"ehh hanya itu??" ucap Rei dan Geraldy kompak Azalea memejamkan matanya sebentar


"aku hanya tidak ingin suatu saat hubungan kalian banyak mengalami rintangan karena sikap Camellia yang masih kek anak kanakan"


"kau tidak perlu khawatir soal itu,, hubungan kami memang akan mengalami banyak rintangan mengingat Utari masih saja berusaha untuk mengejarku"


"iya kau benar Utari dia sangat tergila gila kepadamu aku akan melakukan sesuatu untuk membiatnya berhenti"


"dia itu putri dari kerajaan Utara tidak akan mudah untuk menghentikan ambisinya"

__ADS_1


Azalea terdiam ketika Rei mengatakan kamilat terakhirnya mengenai Utari.


__ADS_2