Putri Mahkota

Putri Mahkota
Temui aku


__ADS_3

hari semakin larut namun Alexa masih sibuk di kontor Chika datang dengan cemilan dan kopi untuk nonanya "nona makanlah sesuatu" ucap Chika Alexa hanya mengangguk tanpa menatap Chika


15 menit kemudian Alexa sudah sangat lelah dan pusing matanya terasa perih Alexa melihat cemilan di depannya dan langsung membuka bungkus cemilan itu tanpa betlama lama langsung memakannya Alexa juga memiun kopi yang Chika bawa


...----------------...


keesokan harinya di apartemen Vin


Vin yang baru saja bangun di kejutkan dengan informasi yang dia dapat Vin segera mengambil kunci mobil serta handphone tak ketinggalan leptop yang tak pernah ketinggalan kemanapun dia pergi

__ADS_1


sedangkan Alexa perlahan membuka matanya di tempat yang cukup gelap dan asing Alexa berusaha mengenali tempatnya sekarang namun dia tidak bisa menemukan apapun selain dinding yang penuh dengan debu ya itu bangunan yang sudah lama tidak pakai


tangan serta kaki Alexa di ikat ke kursi tunggal mulut Alexa juga di lakban Alexa hanya bisa melihat sekeliling "mengapa aku bisa di sini?? bukannya aku sedang di kantor?? aku sangat ingat" bati. Alexa


terdengar sura seorang pria sedang bicara dengan seorang wanita suara wanita itu terdengar tidak asing di telinga Alexa tak lama seorang pria asing juga datang menghampiri mereka "bagaimana??" tanya pria yang baru datang "belum sadarkan diri" ucap wanita yang ada di sana "padahal aku memberikan obat bius dengan dosis rendah mengapa dia pingsan begitu lama" lanjut wanita itu


suara hentakan sepatu menggema di ruangan kosong itu perlahan mendekati Alexa,, Alexa masih setia dengan akting pingsannya seseorang membenarkan rambut Alexa dan membelai pipi Alexa dengan lembut dari sentuhan tangan nya sudah bisa di tebak jika itu wanita


wanita yang ada di depan Alexa saat ini menggunakan topi bulan serta kacamata hitam dan masker hitam "sayang sekali meski kau selamat dari maut namun kau harus tetepa mati" ucap wanita itu betapa terkejutnya Alexa ketika mendengar suara wanita di depannya dengan sangat jelas hal pertama yang muncul di kepala Alexa adalah Chika

__ADS_1


"aku sudah banyak berkorban untuk mu juga perusahaan tapi kau tidak pernah menghargai semuanya,, kau bahkan mendekati pria yang ku cintai tidak bisa di biarkan bukankah kau sangat suka dengan hal hal yang sempurna?? emmmm wajahmu terlalu sempurna tapi bagiku ada yang kurang" lanjut wanita itu dengan terus membelai pipi Alexa


dalam hati alexa merasa takut namun teteo berakting tidak sadari diri dan berusaha tidak takut


diluar terdengar keributan wanita di depan alexa langsung menoleh menatap seorang pria yang datang mendekati mereka berdua dengan cepat wanita itu pergi karena tahu siapa pria yabg datang


"sampai kapan mau akting pingsan??" tanya pria itu sambil melepaskan ikatan di tangan dan kaki Alexa kemudian Alexa membuka matanya "thanks Davis" ucap Alexa lalu pergi meninggalkan tempat itu


di luar Alexa menghentikan langkahnya dan menoleh "bagaimana bisa Davis tahu aku di sini??" ucap Alexa pada dirinya sendiri "ada yang tidak meski Davis si ahli programer tapi dia... " ucap alexa lagi

__ADS_1


__ADS_2