
...***...
Ratu Naga Api atau Ryuu Amane saat ini sedang berada di kamarnya, yang merasakan perasaan yang tidak nyaman. Tubuhnya terasa sangat sakit semua, setelah ia melakukan pertarungan pada malam itu. Apakah ia benar-benar harus melakukan penyesuaian dengan sangat baik?. Agar ia tidak merasakan sakit seperti ini, ini akan merugikan baginya nantinya.
"Apa yang harus aku lakukan dengan keadaan seperti ini?." Ratu naga api tidak bisa melakukan apapun jika keadaannya seperti ini. "Aku harus memikirkan cara terbaik untuk mengatasi masalah ini." Ratu naga api tidak mungkin berdiam diri saja ketika keadaannya yang seperti ini.
Namun pada saat itu Ryuu Fumiko masuk ke dalam biliknya, ia ingin memeriksa bagaimana keadaan anaknya itu. Wajah anaknya terlihat sangat pucat dari yang biasanya. Tentunya itu membuatnya semakin cemas, karena selama ini anaknya jarang terlihat sakit. "wajahmu terlihat sangat pucat sekali." Rasanya ia tidak tega melihat keadaan anaknya. "Apakah ibu perlu memanggil dokter untukmu?." Ryuu Fumiko sangat bersimpati pada anaknya.
"Tidak apa-apa ibu, mungkin aku hanya kelelahan saja." Ia hanya tidak ingin merepotkan ibunya itu.
"Baiklah kalau begitu istirahatlah dengan cukup. Ibu akan membuatkan sarapan untukmu supaya lekas sembuh." Ia cium kening anaknya dengan sayang.
"Terima kasih ibu, maafkan aku jika aku telah membuat ibu tidak bekerja hari ini." Perasaan bersalah itu berasal dari hati Ryuu Amane yang asli.
"Ibu tidak merasa keberatan sama sekali." Ryuu Fumiko tersenyum lembut menatap anaknya. "Ibu akan membuatkan bubur untukmu. Tunggu sebentar ya?." Itu adalah bentuk kasih sayang yang ia berikan kepada Ryuu Amane.
"Um." Ryuu Amane hanya mengangguk kecil mendengarkan ucapan ibunya.
Setelah itu Ryuu Fumiko pergi meninggalkan bilik anaknya karena ia ingin segera membuat bubur yang enak untuk anaknya supaya cepat sembuh.
"Apakah kau merasakan itu ryuu amane?." Rasanya Ratu naga api hampir saja menangis karena merasakan perasaan itu. "Maafkan aku karena aku telah merebut kehidupanmu sungguh maafkan aku." Pada perasaan penyesalan dari Ratu Naga Api, akan tetapi ia memang tidak bisa menolak takdir yang ia jalani saat ini.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak dengan baik bagaimana kisah ini terjadi.
__ADS_1
...***...
Setelah mendapatkan tempat baru keduanya kini berjaya kembali. Keduanya telah melakukan rencana yang sangat berbeda dari yang sebelumnya. Di mana pada saat ini ia hanya membutuhkan darah saja tanpa membawa korban. Apakah ada cara yang seperti itu?.
"Ini di luar dugaan yang aku perkirakan." Uzumaki Araumi sangat terkejut dengan apa yang ia rencanakan pada saat itu. Saat mereka melarikan diri, tanpa sengaja mereka melihat ada aktor terkenal, mereka mendapatkan ide yang sangat luar biasa dari aktor terkenal itu.
Kini semua orang mengantri di tempat itu karena ingin menyumbangkan darah mereka. Tentunya alasannya untuk mendonasikan darah tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan ketika kecelakaan. Namun sayangnya itu tidak sesuai dengan kenyataannya, karena aktor tersebut hanya sebagai pemikatnya saja. Sedangkan darah yang didonorkan oleh mereka digunakan Uzumaki Araumi dan Masato Jin sebagai tumbal persembahan Raja Naga Air. Meskipun cara ini terbilang sangat lama, namun hanacara ini saja yang dapat mereka gunakan supaya terhindar dari ratu Naga Api. Tentunya mereka tidak ingin kembali berurusan dengan Ratu naga api yang dapat menghambat pekerjaan mereka untuk membangkitkan kembali raja naga air yang telah tertidur sangat lama.
Di satu sisi Masato Jin sedang mengamati mereka yang antri, karena ada aktor terkenal yang ikut bergabung bersama mereka. "Ternyata ide gila yang dilakukan oleh wanita bodoh itu sangat manjur juga. Tapi kenapa aku malah ikutan juga dalam pajangan wajah ini?." Meskipun ia terlihat sangat senang dengan banyaknya calon korban yang akan ia dapatkan, tapi ada hal yang tidak ia sukai karena ia juga ikut dalam penyambutan mereka dan bersalaman bersama mereka yang menyukai wajah tampan seseorang. Yang sangat keberatan dengan ide buruk itu akan tetapi ia tidak berkutik sama sekali ketika Uzumaki Araumi mengancamnya.
"Heh!. Kau pikir kau saja yang bisa mengancam aku selama ini?." Tentunya Uzumaki Araumi sangat ingat dengan apa yang telah mereka sepakati pada saat itu. "Aku juga bisa marah, makan lebih marah dari apa yang kau pikirkan selama ini." Dalam hatinya merasa menang karena rencana yang ia jalankan sesuai dengan keinginan.
Bagaimana kelanjutan dari kisah ini?." Simak terus ceritanya.
...***...
Bel rumah Ryuu Amatsu berbunyi, sehingga membuat Ryuu Fumiko membuka pintu. Dia hanya ingin memastikan siapa yang bertamu pada siang hari di rumahnya.
"Permisi." Ucap beberapa orang ketika ia membuka pintu.
Tentunya ia sangat terkejut ketika melihat ada empat orang yang berdiri di depan pintu rumahnya. "Maaf kalian siapa ya?." Ryuu Fumiko bertanya karena penasaran siapa yang datang ke rumahnya.
"Saya adalah ryuu amane." Jawab Akihara Masamune dengan senyuman kecil.
__ADS_1
"Saya adalah paman dari anak remaja ini." Siapa yang menduga ternyata Biksu Souji Gadeja juga ikut dalam kunjungan ke rumah Ratu Naga Api atau lebih Ryuu Amane. Tapi mereka sangat miris karena ia mengaku sebagai Paman dari Akihara Masamune. Ya apa boleh buat karena tidak mungkin ia mengatakan teman dari Ryuu Amane, kan?.
"Kami juga teman dari ryuu amane." Kedua gadis Mizu itu juga mengatakan hal yang sama.
"Oh?. Baiklah kalau begitu kalian silakan masuk." Ryuu Fumiko tidak menyangka jika anaknya ternyata memiliki teman?. Dan bahkan paman dari temannya itu juga ikut melihat keadaan anaknya?.
"Bagaimana keadaan amane, bibi?." Akihara Masamune yang bertanya.
"Kalian bisa melihat keadaannya di biliknya." Ia tidak bisa menjawab bagaimana keadaan anaknya.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya simak dengan baik kisah ini.
...***...
Di sisi lainnya.
Di SMA Selatan.
Saat jam istirahat. Tidak biasanya Atsui Akamaru duduk sendirian. Ternyata ia masih memikirkan bagaimana Ratu naga api. Apalagi hari ini Ratu naga api tidak masuk. "Bagaimana mungkin orang zaman dahulu masih ingat sekolah?." Tiba-tiba saja pikirannya melayang ke arah sana. Karena menurutnya itu adalah hal yang sangat mustahil untuk kehidupan orang-orang dahulu. "Tapi saat ini dia sakit?. Apa yang terjadi padanya sebenarnya ini sangat membingungkan." Atsui Akamaru jadi bingung sendiri tentang dirinya. Sangat kacau setelah mengetahui fakta itu yang sebenarnya. "Dunia yang sangat aneh, dan yang lebih aneh itu adalah aku yang tidak mengetahui siapa dia sebenarnya." Hatinya saat ini sedang galau setengah mati.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Dengan baik bagaimana kisah ini terjadi. Jangan lupa dukungannya ya?. Next halaman.
...**...
__ADS_1