
...***...
Ryuu Amane saat ini sedang memeriksa bagian gedung bertingkat bagian paling atas. Baginya itu sangat mencurigakan. Entah kenapa ia bisa melihat hal yang tidak biasa yang ada di dalam gedung itu. Saat itu ia melihat ada anak kecil yang berada di atas gedung itu. Wajahnya terlihat sangat pucat.
"Sepertinya kau tersesat di sini anak kecil." Ryuu Amane dapat melihat itu dengan sangat jelas. "Apa yang membuatmu berada di tempat ini?." Ryuu Amane tentunya merasakan ada yang berbeda dengan anak itu.
"Apakah kau bisa melihat diriku?." Anak kecil itu balik bertanya.
"Aku bisa melihat mu dengan sangat jelas." Balas Ryuu Amane menatap anak kecil itu.
Siapakah anak kecil itu?. Apakah anak kecil itu adalah roh gentayangan?. Simak terus ceritanya.
...***...
Di lantai tiga.
Mizuno Sora sedang berusaha terus mencari keberadaan Uzumaki Araumi. Sudah agak lama juga ia berada di sana, akan tetapi ia belum juga melihat ada tanda-tanda dari orang yang ia cari. "Mungkin saja dia tidak berada di sini?." Dalam hatinya bertanya-tanya. "Kalau seperti itu sebaiknya aku mencari tempat lain saja." Ia mencari tempat lain, tidak mungkin ia hanya terpaku pada satu tempat saja. "Aku akan ke lantai atas saja, karena sayax menuju atas. "Ia masih ingat ke arah mana temannya tadi berpisah dengannya. Mizuno Sora segera keatas, mungkin saja ia bisa membantu temannya yang kemungkinan telah menemukan orang yang mereka cari.
Di lantai empat. Tempat dimana Mizuaki Sayax berada. Sama halnya dengan yang lainnya, ia juga tidak menemukan keberadaan Uzumaki Araumi. "Kemana Perginya orang boleh itu?." Dalam hatinya bertanya-tanya. "Apakah dia telah meninggalkan gedung ini?." Sangat mengherankan sekali jika orang kau cari sama sekali tidak kau temukan di dalam gedung itu. "Apakah dia memiliki kekuatan untuk menyembunyikan dirinya dalam pengejaran yang kami lakukan ?." Mizuaki Sayax sangat heran kemana perginya musuhnya itu?. "Atau jangan-jangan dia telah melarikan diri dari gedung ini?." Itu adalah kemungkinan terburuk yang ia pikirkan. "Jika memang seperti itu yang terjadi aku harus menari yang lainnya." Mizuaki Sayax segera mencari temannya, karena ia sangat cemas jika itu terjadi. "Sial!." Umpatnya dalam hati. Perasaan tidak enak telah memenuhi pikirannya yang kacau.
Begitu juga dengan Akihara Masamune yang kini entah tersesat dimana di dalam gedung itu. Entah kenapa saat ia membuka sebuah ruangan aneh, ia melihat sekumpulan roh gentayangan yang berkumpul di ruangan itu. Wajah mereka terlihat sangat menyeramkan, tidak bersahabat sama sekali. "Sial!. Kenapa aku malah salah masuk ruangan." Dengan cepat ia menutup kembali ruangan itu. Berpura-pura tidak melihat apapun di sana. "Hiyah!. Kenapa malah bertemu dengan yang tidak diharapkan sama sekali!!." Teriaknya dengan kerasnya sambil berlari meninggalkan tempat itu.
Sedangkan Biksu Souji Gedaje malah sedang berbicara dengan salah satu roh gentayangan yang berada di sana. "Apakah kau melihat seseorang yang sangat mencurigakan masuk ke dalam gedung ini?." Tentunya ia tidak ingin membuang-buang waktu dengan sia-sia hanya untuk mencari keberadaan Uzumaki Araumi. Kebetulan saat itu ia telah berada di halaman belakang gedung itu.
__ADS_1
"Banyak sekali yang masuk ke gedung ini. Memangnya kau mencari siapa?. Apakah kau ingin membasminya?." Hantu wanita itu balik bertanya.
"Aku sedang mencari keberadaan seorang wanita yang memiliki hawa naga air. Apakah kau pernah melihatnya masuk beberapa hari yang lalu?." Biksu Souji Gedaje kembali bertanya.
Hantu wanita itu tampak berpikir sejenak, apakah ia benar-benar melihat seseorang yang masuk ke gedung itu dengan aura naga air?.
"Aku yakin kau pernah melihatnya." Biksu Souji Gedaje seakan memaksa hantu wanita itu untuk mengingatnya.
"Aku pernah melihat seseorang masuk ke gedung ini beberapa hari yang lalu." Hantu wanita itu mencoba mengingatnya. "Dia dalam keadaan terluka parah. Tapi aku tidak yakin apakah wanita itu adalah orang yang kau cari. "Lanjutnya.
"Apakah kau mengetahui kemana dia masuk?." Mungkin saja hantu wanita itu mengetahuinya.
"Sayangnya aku tidak mengetahuinya sama sekali." Hantu wanita itu terlihat pasrah, ia tidak terlalu peduli pada siapa saja yang masuk ke sana.
"Apakah kau masih ingin bertanya lagi?. Jika tidak ada lagi, maka aku akan pergi dari sini." Hantu wanita itu tidak ingin berlama-lama berada di sana.
"Aku rasa tidak ada lagi. Terima kasih sekali lagi aku ucapkan." Biksu Souji Gedaje memberi hormat, saat hantu wanita itu pergi menghilang entah kemana.
"Sebaiknya aku segera mencari keberadaan manda semua." Biksu Souji Gedaje bergegas mencari mereka semua.
Kembali pada Ryuu Amane.
Saat itu ia masih berbicara dengan roh anak kecil yang ternyata tersesat di dalam gedung itu.
__ADS_1
"Jadi kau memang melihat ada seorang wanita dengan hawa naga air ke dalam gedung ini?." Ryuu Amane memastikan sekali lagi, bahwa informasi yang ia terima tidak salah.
"Wanita itu sedang memulihkan tenaga dalamnya saat ini di dalam bangunan itu." Bahkan anak itu menunjukkan dimana keberadaan wanita itu.
Ryuu Amane melihat ke arah yang ditunjukkan oleh anak itu. Ia meneliti dengan baik apa yang ada dibangunan di depannya. "Memang aku dapat merasakan ada hawa naga air di dalam gedung itu." Ryuu Amane menangkap ada hawa yang tidak biasa, dan itu sangat mengganggunya.
"Apakah kau akan ke sana?. Sepertinya itu sangat berbahaya." Anak kecil itu dapat merasakan hawa jahat dari sana.
Dan benar saja, setelah anak kecil itu berkata seperti itu pada. Ryuu Amane melihat ada seseorang yang melompat Kearahnya. Tapi masih bisa menangkis serangan itu dengan baik. Hampir saja Ryuu Amane terkena tusukan Pedang naga Air.
Duak!!!
Dua buah senjata saling beradu kekuatan tenaga dalam, sehingga menghasilkan benturan tenaga dalam yang sangat dahsyat.
"Kegh!!." Keduanya merasakan dampak dari tenaga dalam yang mereka keluarkan.
"Ini sangat tidak baik." Roh anak kecil itu langsung meninggalkan tempat itu. Tentunya ia tidak ingin menjadi korban karena pertarungan mereka.
SRAKH!!!.
Keduanya saling melepaskan sebuah tebasan yang cukup kuat, sehingga kali ini benar benar mengeluarkan kekuatan yang sangat besar. Namun setelah itu mereka malah menjauh satu sama lain. Hawa yang keluar dari benturan tenaga dalam mereka membuat asap kegelapan yang sangat tidak biasa.
Apakah yang terjadi sebenarnya?. Siapa yang telah menyerang Ryuu Amane ?. Apakah mereka akan berhasil menangkap Uzumaki Araumi?. Temukan jawabannya. Jangan lupa dukungannya pembaca tercinta.
__ADS_1
...***...