
...***...
Dua hari telah berlalu, sepertinya keadaan untuk saat ini masih aman. Ratu Naga Api atau Ryuu Amane telah memastikan itu semua, jika semuanya benar-benar aman dan sukma naga air itu berada di dalam laut selatan untuk sementara waktu.
Saat ini mereka sedang berada di kuil Tenkuu No Seiden. Tentunya mereka ingin membahas tentang apa yang telah mereka lakukan selanjutnya. Mereka masih harus waspada dengan serangan dadakan dari mereka yang mungkin masih belum puas untuk mencari tumbal untuk membangkitkan Raja mereka agar dapat kembali menguasai dunia ini?.
"Aku telah melakukan penelusuran ke semua tempat yang berada di kota sukuranburu selatan. Aku yakin mereka telah kembali ke laut selatan." Dengan sangat penuh keyakinan ia berkata seperti itu. Ryuu Amane merasa lega dengan kenyataan itu. "Lalu bagaimana dengan kalian?. Apakah kalian melihat ada tanda-tanda dari mereka?." Kali ini ia bertanya pada mereka semua.
"Hamba sangat setuju dengan apa yang gusti ratu katakan." Akihara Masamune sangat setuju. "Hamba telah melakukan pemantauan, dan hamba telah meyakinkan bahwa itu memang sangat benar." Lanjutnya. "Hamba telah menelusuri semua tempat, namun memang tidak ada tanda-tanda jika dua sukma naga air berada di luar laut selatan." Akihara Masamune terlihat sangat senang. "Memang ada kemungkinan jika mereka telah kembali ke laut selatan, supaya kita tidak mengejarnya." Akihara Masamume yakin dengan itu.
"Kami juga telah melakukan pemantauan di tempat kawasan sempit, namun hasilnya tetap sama. Semuanya aman, tidak ada tanda-tanda jika mereka berada di sana." Mizuaki Sayax juga mengatakan apa yang telah ia pantau. "Beberapa kali kami melakukannya, hasilnya tetap sama." Ia terlihat sangat senang, jika memang kawasan itu aman.
"Saya telah memastikannya beberapa kali, namun tetap sama. Kami tidak menemukan keberadaan mereka." Mizuno Sora juga telah melakukannya berkali-kali, bahwa ia tidak menemukan tanda-tanda keberadaan dua sukma Naga Air yang sedang mereka cari pada saat itu.
"Hamba juga telah melakukan pemantauan, hamba rasa semuanya memang baik-baik saja." Biksu Souji Gedaje juga ikutan melaporkan apa yang telah ia lakukan. "Sudah sangat dipastikan, jika mereka memang kembali ke laut selatan." Lanjutnya dengan sangat yakin.
"Aku ucapkan terima kasih pada kalian, karena kalian telah berusaha untuk mengamankan keadaan di sekitar." Ryuu Amane sangat senang dengan apa yang telah dilakukan oleh mereka semua. "Dengan begitu sementara waktu kita akan aman." Lanjutnya lagi. "Aku juga akan memikirkan cara agar menyegel mereka selama-lamanya di laut selatan. Jangan sampai mereka kembali ke permukaan." Ryuu Amane berjanji akan melakukan itu.
__ADS_1
"Tapi hamba harap gusti ratu tidak melakukan cara yang sama lagi dengan mengorbankan diri gusti ratu untuk menjadi segel itu sendiri." Akihara Masamune sangat cemas.
"Aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama tatsu. Jadi kau tenang saja." Ryuu Amane hanya tersenyum kecil saja. Memang agak sulit untuk melakukan sesuatu tanpa adanya resiko yang akan ia tanggung nantinya.
"Kami semua akan membantu gusti ratu. Jadi jangan sungkan untuk mengatakan pada kami apa saja yang gusti ratu butuhkan." Mizuaki Sayax terlihat sangat antusias sekali.
"Ya, demi membalas budi baik yang gusti ratu berikan pada suku mizu, kami akan melakukan apapun yang gusti ratu minta nantinya." Mizuno juga sangat antusias sekali.
"Terima kasih aku ucapkan pada kalian." Ryuu Amane atau Ratu Naga Api sangat senang mendengarnya. "Kalian memang sangat baik." Lanjutnya. "Jika suatu hari nanti masalah ini telah selesai, mungkin aku akan melihat keadaan suku mizu yang masih alami." Ratu Naga Api sangat ingin melihat desa yang belum terjamah oleh teknologi. Mereka sangat mempertahankan keaslian desa mereka yang didapatkan dari warisan nenek moyang mereka zaman dahulu.
"Dengan senang hati kami akan membawa gusti ratu ke sana." Mizuaki Sayax sangat senang mendengarnya.
Bagaimana kisah selanjutnya?. Temukan jawabannya. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta.
...***...
Sementara itu, Masumi Kenzo dan Wakabayashi Ken sedang melakukan pemantauan. Saat ini mereka juga sedang memastikan tidak ada kabar buruk yang beredar tentang jatuhnya korban yang hilang, atau hal buruk lainnya. Mereka sedang terjun lapangan, ingin melihat secara langsung bagaimana seseorang yang dirasuki oleh Sukma Suku Naga Air. Meskipun pada kenyataannya mereka berdua sangat takut dengan itu.
__ADS_1
"Sepertinya keadaannya memang baik-baik saja pak." Wakabayashi Ken melihat ke berbagai arah. "Dalam seminggu ini rasanya memang tidak ada kabar orang hilang pak." Lanjutnya. "Saya telah memastikannya ke kantor. Sejauh ini masih aman, dan masyarakat belum ada yang mengeluh pak." Wakabayashi Ken sebagai kepala kepolisian yang berada di kantor selatan kota Sukuranburu selatan telah memastikannya.
"Kau yakin dengan laporan, serta apa yang dikatakan oleh anggotamu kan?." Bukannya ia tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Wakabayashi Ken, ia hanya waspada saja. "Pastikan jika mereka benar-benar melaporkan semuanya dengan sangat baik." Masumi Kenzo hanya tidak ingin mengecewakan masyarakat Kota Sukuranburu selatan.
"Tentu saja pak. Sebelum saya menemui bapak saya telah memastikannya dengan sangat baik." Jawabnya dengan sangat tegas. "Mungkin saja biksu pemarah itu melakukannya dengan sangat baik." Wakabayashi Ken teringat dengan apa yang dikatakan oleh Biksu Souji Gadeja.
"Biksu pemarah itu." Entah kenapa tiba-tiba saja ia merasa sangat kesal dengan sikap Biksu Souji Gadeja yang tidak ada ramah-tamahnya.
"Ahaha!. Kita harus mencari cara dan alasan yang tepat jika kita ingin menemuinya pak." Wakabayashi Ken sangat miris dan tidak enak hati jika bertemu dengan Biksu Souji Gadeja. Pasti akan terjadi keributan.
"Aku harus memaksa dia agar mengatakan apa yang terjadi sebenarnya." Masumi Kenzo terlihat sangat murka. "Apa sebenarnya yang salah pada biksu itu?. Dendam apa yang dia miliki padaku sehingga dia selalu saja marah padaku?." Sangat heran, ia tidak menduga jika ada seseorang yang berani memarahinya?. Berani berdebat dengan dirinya?. "Lihat saja nanti!. Akan aku buat dia tidak berani melawanku lagi!." Dalam hatinya mencoba menguatkan dirinya untuk melawan Biksu Souji Gadeja yang sepertinya tidak ingin dijatuhkan begitu saja?.
"Sangat menyeramkan sekali." Dalam hati Wakabayashi Ken merasa tidak enak.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Apakah mereka benar-benar akan menemui Biksu Souji Gadeja?. Lalu bagaimana tanggapan darinya nantinya jika mereka bertemu?. Simak terus ceritanya, temukan jawabannya.
Next halaman.
__ADS_1
...***...