
...***...
Di depan gedung bangunan tua itu.
Ryuu Amane, Biksu Souji Gedaje, dan Akihara Masamune tidak menyangka mereka akan mendengarkan bahwa mereka juga mencari Uzumaki Araumi?.
"Untuk apa kalian mencari uzumaki araumi?. Kalian ini siapa?." Akihara Masamune memberikan dua pertanyaan sekaligus.
"Tentunya kami memiliki dendam yang harus kami lepaskan padanya." Mizuaki Sayax dengan marahnya berkata seperti itu.
"Sepertinya kalian berasal dari suku mizu. Apakah kalian masih menyimpan dendam pada suku naga air?." Ryuu Amane menebak apa yang ingin mereka lakukan.
"Eh?." Sedangkan mereka semua terkejut dengan apa yang diucapkan Ryuu Amane.
"Bagaimana kau mengetahui itu?" Mizuaki Sayax heran dengan itu.
"Simbol yang ada di kepala kalian sangat melambangkan siapa kalian." Ryuu Amane hanya tersenyum kecil.
"Memang benar sih." Keduanya tidak membantah sama sekali.
"Tapi bagaimana kau bisa mengetahuinya?. Memangnya kau ini siapa?." Mizuno Sora kali ini yang bertanya.
"Aku sangat kenal dengan suku mizu. Karena aku adalah ratu naga api." Ryuu Amane menunjukkan sedikit sapaan pada mereka dengan mengeluarkan api ditangannya.
"Jadi seperti itu?." Sekarang mereka mengerti kenapa anak remaja itu mengetahui siapa mereka.
"Kalau begitu, kenapa kita tidak bekerja sama untuk menangkap uzumaki araumi." Mizuno Sora menawarkan kerjasama dengan mereka semua.
"Baiklah. Mari kita lakukan bersama." Ryuu Amane sangat setuju. "Tapi sepertinya bangunan ini memang memiliki sebuah penghalang yang tidak bisa kita hancurkan begitu saja." Ryuu Amane memperhatikan bagaimana bentuk penghalang itu melalui matanya saat ini.
"Kalau begitu mari kita hancurkan." Biksu Souji Gedaje yang dari tadi memperhatikan, akhirnya bersuara. Ia sangat bersemangat karena ia akan menggunakan tenaga dalamnya dengan baik.
__ADS_1
"Aku mulai bersemangat." Akihara Masamune juga terlihat sangat bersemangat.
Apakah yang akan mereka lakukan?. Apakah mereka bisa menghancurkan penghalang gaib itu?. Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Di dalam gedung tua itu, Uzumaki Araumi sedang berusaha memulihkan tenaga dalamnya. Namun ia masih saja mengalami kesulitan karena luka yang ia alami belum sembuh dengan Sempurna. Uzumaki Araumi masih berusaha untuk mengembalikan kekuatannya. Ia merasakan adanya ancaman bahaya yang akan terjadi padanya.
"Siapa yang mencoba masuk ke daerah ini?." Dalam hatinya merasa tidak tenang sama sekali.
Kembali di luar gedung.
Mereka semua telah mengerahkan tenaga dalam mereka untuk menghancurkan penghalang gaib itu.
"sial!. Ternyata kekuatan penghalang gaib ini kuat juga." Akihara Masamune sangat kesal.
Ryuu Amane juga jenuh karena mereka belum berhasil menghancurkan pagar gaib itu?. Saat itu juga mengeluarkan pedang Api Penghancur jiwa. Tentunya mereka semua sangat terkesan melihat Pedang Api yang sangat membara.
"Dia memang naga api. Tidak salah lagi, dia adalah naga api.." Dalam hati Mizuno Sora kini percaya dengan apa yang ia lihat Sekarang.
Sementara itu Ryuu Amane Sedang mencoba memainkan jurus andalannya. "Tebasan api kematian." Itulah nama jurus Pedang yang ia mainkan. Sungguh gerakan yang sangat cantik di dalam kobaran api yang sangat membara.
"Baru kali ini aku menyaksikan sendiri bagaimana jurus tebasan api kematian milik ratu naga api." Dalam hati Biksu Souji Gedaje terpana melihat kekuatan yang dikeluarkan oleh Ratu naga api. "Ini akan menjadi sejarah terhebat yang pernah aku lihat di era modern ini." Tentunya itu adalah hal yang sangat langka baginya.
tidak membutuhkan waktu yang cukup lama Ryuu Amane berhasil menghancurkan penghalang gaib itu. Tentunya mereka semua sangat senang dengan itu.
"Mari kita masuk ke dalam." Ryuu Amane mempersilahkan mereka semur untuk masuk ke dalam.
Mereka bergegas masuk ke dalam, mereka tidak akan membuang-buang waktu lagi. Tujuan mereka adalah mencari keberadaan Uzumaki Araumi.
Sementara itu, di saat yang bersamaan ada seorang laki-laki yang memasuki bangunan tua itu. Sosok yang sangat misterius juga ikut masuk bersama mereka, dan mengambil jalur yang berbeda dengan mereka.
"Apakah kita akan mencari uzumaki araumi bersamaan atau berpencar ?." Mizuno Sora yang bertanya.
__ADS_1
"Sebaiknya kita berpencar saja. Supaya lebih cepat menemukan keberadaannya.
"Aku rasa itu adalah ide yang baik." Biksu Souji Gedaje setuju.
"Baiklah. Kita berpencar. Tapi ingat jangan sampai lengah, sepertinya gedung ini memiliki jebakan yang tidak kita ketahui seperti apa." Ryuu Amane memberikan peringatan pada mereka semua.
"Tentu saja gusti ratu." Mereka memberi hormat pada Ryuu Amane.
Setelah itu mereka benar-benar berpisah mencari kesemua tempat bangunan tua yang sangat besar itu. Apakah mereka bisa menemukan keberadaan Uzumaki Araumi?. Hanya waktu yang akan menjawab semuanya.
Di bawah alam sadar Uzumaki Araumi saat ini yang masih berusaha memulihkan tenaga dalam yang ia miliki.
"Teruslah berusaha untuk memulihkan tenaga dalam mu." Ada seseorang yang memberikan arahan padanya.
Uzumaki Araumi mendengarkan arahan itu dengan sangat baik. Sehingga kegelisahan yang ia rasakan pada saat itu sedikit berkurang.
"Ya, terus seperti itu." Suara itu kembali terdengar.
Sementara itu dialam nyata, Pemuda misterius yang masuk tanpa diketahui oleh mereka, pemuda itu telah menemukan keberadaan Uzumaki Araumi. Bahkan ia menyalurkan tenaga dalam yang ia miliki untuk mempercepat masa Penyembuhan Uzumaki Araumi.
"Aku harus bisa menyembuhkannya." Dalam hatinya telah menguatkan tekadnya. Ia yang waktu itu menerima semua kekuatan yang telah dilepaskan oleh Raja Naga Air. "Kau juga harus berusaha juga. Jika dari kau sendiri yang tidak mau bangkit aku juga tidak bisa membantumu." Dalam hatinya sangat berharap jika apa yang ia lakukan tidak sia-sia.
Di sisi lainnya.
Biksu Souji Gedaje saat ini sedang memeriksa gedung tingkat satu. Ia memeriksa semua ruangan di saha dengan hati-hati, karena ia takut akan mendapatkan serangan dadakan yang sama sekali tidak ia duga sebelumnya. "Gedung ini terlihat sangat menyeramkan." Dalam hatinya sedikit gugup karena memasuki gedung tua yang sudah lama tidak terpakai lagi. "Aku harap itu hanyalah sebuah gosip saja." Dalam hatinya sangat berharap jika ia tidak mengalami kesulitan nantinya. Satu Persatu ia periksa ruangan itu. Matanya meneliti dengan baik. Apakah di dalam ruangan yang ia buka, ia melihat keberadaan Uzumaki Araumi. "Aku harap dia tidak menyerang ku secara Sembunyi-sembunyi." Di dalam hatinya Semakin waspada dan telah siap dalam mode bertarung jika diperlukan nantinya.
Di tingkat dua.
Mizuno Sora sedang memeriksa apakah di salah satu ruangan itu, ia melihat keberadaan Uzumaki Araumi atau tidak.
Apakah mereka bisa menemukan keberadaan Uzumaki Araumi?. Apakah yang akan mereka lakukan jika bertemu dengan wanita yang merupakan reinkarnasi dari Naga Air?. Jangan lupa dukungannya. Temukan jawabannya.
__ADS_1
...***...