RATU NAGA API

RATU NAGA API
CHAPTER 29


__ADS_3

...***...


Pukul 11.30 malam.


Ryuu Amane saat ini sedang bersiap-siap, karena malam ini mereka berjanji akan bertemu di Kuil Tenkuu No Seiden. Mereka semua akan melakukan pencarian terhadap Uzumaki Araumi. Tentunya mereka tidak akan membiarkan wanita itu melarikan diri begitu saja.


Ryuu Amane menatap pakaian yang ia gunakan saat ini. Sungguh berbeda di masa ia hidup ketika itu. "Pakaian orang sekarang jauh berbeda dengan yang dahulu." Ia memperhatikan bagaimana penampilannya saat ini. "Apakah suamiku akan mengenaliku atau tidak, jika aku bertemu dengannya nanti?." Ada kegelisahan yang ia rasakan pada saat itu. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi dari suaminya nantinya.


"Semoga saja suamiku tidak membenci penampilan ku yang sekarang." Ia hanya mencoba untuk tersenyum. Saat ini masih ada banyak hal yang harus ia lakukan, terutama untuk menyegel semua naga air. Untuk sementara waktu ia harus memilih tenaganya, yaitunya bertemu kembali dengan suaminya.


"Tunggulah sebentar. Aku pasti akan mencari wadah yang tepat untukmu bangkit." Dalam hatinya harus kuat menghadapi itu semua.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.


...***...


Di sisi lain.


Biksu Souji Gedaje dan Akihara Masamune telah menunggu kedatangan Ryuu Amane atau Ratu Naga Api. Tentunya mereka akan melakukan pencarian malam ini. Akan berbahaya jika mereka tidak segera mencari keberadaan Uzumaki Araumi.

__ADS_1


"Sebenarnya, apa yang terjadi di masa lalu?. Kenapa kalian saling bermusuhan?. Kenapa ratu naga api menyegel semua naga air di laut selatan?. Apakah kau bisa menceritakan padaku?." Biksu Souji Gedaje ingin mengetahui kebenarannya langsung dari Akihara Masamune yang merupakan orang terlibat langsung dengan kejadian masa lalu.


"Sebenarnya kedua suku naga yang ada di kota sukuranburu sebenarnya saling berhubungan dengan baik." Akihara Masamune atau Tatsu masih ingat dengan kejadian ribuan tahun yang lalu. "Tapi karena keserakahan orang-orang suku naga air, kedengkian yang mereka miliki, serta keinginan mereka yang ingin menguasai kota sukuranburu bagian selatan membuta ratu naga api dan juga raja naga api sangat murka." Akihara Masamune mencoba untuk mengingatnya dengan baik. "Apalagi kemurkaan gusti ratu semakin menjadi-jadi ketika raja naga air membuat raja naga api menjadi batu." Akihara Masamune terlihat sangat sedih.


"Lalu bagaimana ceritanya gusti ratu naga api menjadi tugu naga api?. Apakah itu tidak aneh?." Biksu Souji Gedaje masih belum mengerti kenapa Ratu Naga Api membantu seperti itu.


"Itu karena gusti ratu naga api telah mengorbankan semua kekuatan yang ia miliki untuk menggunakan segel jarum api untuk menyegel semua naga air di laut selatan. Dengan menjadikan dirinya sebagai segel itu sendiri, makanya gusti ratu naga api menjadi batu." Akihara Masamune sangat sedih saat melihat bagaimana Ratu Naga Api menjadi batu setelah menyegel semua Naga Air.


"Apakah gusti ratu akan menjadi tugu lagi, jika menyegel mereka kembali?." Lagi, Biksu Souji Gedaje bertanya.


"Itu bisa saja terjadi." Akihara Masamune menatap ke langit malam yang sedang gelap gulita. "Tapi jika ada bantuan dari raja naga api, itu tidak akan terjadi." Ia hanya tersenyum kecil saja.


"Jadi seperti itu?." Dalam hati Biksu Souji Gedaje tidak menyangka akan mendengarkan kisah itu dari pengawal pribadi Ratu Naga Api.


"Gusti ratu?!." Keduanya sangat terkejut melihat penampilan Ratu Naga Api malam ini.


"Sangat cantik sekali!." Keduanya benar-benar terpesona dengan pakaian kimono serba merah yang dikenakan oleh Ratu Naga Api. Sungguh sangat cantik dan mempesona mata.


"Heh!." Akan tetapi Ratu Naga Api sangat tidak suka dengan reaksi mereka.

__ADS_1


Apakah yang akan terjadi setelah itu?. Apakah mereka berhasil menemukan keberadaan Uzumaki Araumi?. Hanya waktu yang akan menjawab semuanya.


...***...


Di sisi lainnya.


Dua orang wanita yang berpakaian serba hitam saat ini sedang menuju sebuah tempat. Mereka terlihat sangat terburu-buru, dan juga cara mereka berlari sangat tidak biasa. Sepertinya mereka memiliki kemampuan khusus sehingga mereka berlari dengan sangat cepat.


"Sora!. Sepertinya tidak jauh dari pusat kota ada tempat bangunan tua." Mizuaki Sayax menatap fokus ke depan. Seakan-akan ia dapat melihat apa yang ada di depan sana. "Apakah kau dapat merasakan sesuatu, atau menangkap kekuatan gaib di sana?." Kali ini ia bertanya pada temanya.


"Samar-samar aku dapat merasakannya." Mizuno Sora melihat dengan lebih teliti lagi. "Tidak salah lagi. Itu adalah kekuatan dari naga air. Bau air yang sedang dinodai oleh darah." Ia dapat mencium bau air yang tidak biasa, serta kekuatan yang tidak biasa.


"Baiklah. Kita akan ke sana untuk memastikan siapa yang berada di sana." Mizuaki Sayax tentunya mengikuti apa yang dikatakan oleh temannya.


Sedangkan di dalam bangunan tua yang akan dituju oleh mereka. Uzumaki Araumi masih belum bisa menggunakan kekuatannya. Terkena jurus yang berbahaya itu membuatnya bisa bergerak sama sekali.


Di alam sukmanya saat ini. Di dalam ruangan yang penuh air, alam sukma penyembuh jiwa. Biasanya Sukma Naga air akan memulihkan tenaga dalamnya di dalam ruangan itu. Suku naga Air memiliki keistimewaan tersendiri. Mereka dapat memulihkan tenaga dalam yang mereka miliki jika berhasil memasuki alam sukma itu. Meskipun membutuhkan waktu satu bulan untuk benar-benar pulih. Jika memang seperti itu, kenapa Raja Naga Air tidak melakukan itu?. Jawabannya adalah karena segel jarum api menekan kuat tenaga dalam Raja Naga Air, itulah alasan kenapa Raja Naga Air tidak bisa masuk ke dalam alam sukma penyembuh jiwa. Dan itu juga membutuhkan tenaga yang cukup kuat, supaya benar-benar dapat memulihkan tenaga dalamnya.


"Sial!." Umpatnya sambil terus melakukan beberapa gerakan untuk menyeimbangkan kekuatannya ke seluruh tubuhnya. "Ratu naga api laknat!. Berani sekali dia melakukan itu padaku!." Dalam setiap gerakan yang ia lakukan, bayangan Ratu Naga Api tidak hilang barang sedetikpun. Hatinya semakin terasa sakit mengingat apa saja yang telah ia lalui. "Jika saja kekuatanku telah pulih dengan sempurna, aku akan kembali padamu sambil membalaskan rasa sakit hati yang aku rasakan." Ia telah berjanji akan membalas kekalahannya. "Aku harus bisa melakukannya. Jika tidak, aku tekan akan pernah bisa mengalahkan ratu naga api." Ia terus berusaha agar kejahatannya bisa pulih kembali. Ia mengabaikan rasa sakit yang mulai menjalar di sekujur tubuhnya. Sungguh sakit yang sangat luar biasa yang ia rasakan. "Akan tetapi aku harus sabar dan kuat." Itulah tekadnya saat itu.

__ADS_1


Apakah yang akan dilakukan Uzumaki Araumi untuk kembali pulih?. Bagaimana keadaan yang lainnya?. Apakah mereka bisa menghadapinya dengan baik?. Simak terus ceritanya.


...***...


__ADS_2