
...***...
Masih dilingkungan sekolah. Ryuu Amanae masih saja membayangkan bagaimana kehidupannya yang belakangan ingin setelah ia berhasil reinkarnasi, dan apa saja yang telah ia lewatkan. Diantaranya ada hal yang membuat ia bahagia, di satu sisinya ada juga yang membuat ia menderita. Termasuk ketiak aja memendam perasaan cintanya pada suami yang sangat ia rindukan. Meskipun ia tidak yakin apakah yang telah ia lakukan ini sudah sangat benar atau salah?.
Dalam ingatannya saat ini hanyalah Raja Naga Api. Satu-satunya laki-laki yang mampu menaklukkan hatinya juga mendapatkan jiwa dan raganya. Karena itulah ia harus menjaga perasaan itu demi satu-satunya laki-laki yang sangat ia cintai di dunia ini.
Ratu naga on.
Terkadang kita ini adalah orang yang sangat istimewa, walaupun terpisah dalam jarak dan waktu yang sangat lama, akan tetapi jika dia memang ditakdirkan untukmu maka itu semua tidak akan menjadi halangan apapun. Percayalah, suatu hari nanti kau akan menemukan apa yang cari itu memang tepat berada di depan matamu. Pada saat itu aku tidak menduga sama sekali, jika Raja Naga Api, orang yang paling aku cintai kembali padaku dalam keadaan baik-baik saja.
Sedangkan Raja Naga Api sedang menyimak apa yang hendak disampaikan istrinya pada saat itu. "Sepertinya kau telah melewati hari yang sangat menyakitkan ratuku." Ada perasaan sedih yang ia rasakan pada saat ia melihat Ryuu Amane hampir saja menangis.
Ya, siapa yang tidak menangis, setelah sekian lama tidak bertemu, tapi kami bertemu kembali dalam keadaan seperti ini. Rasanya saku sangat tidak percaya dengan apa yang terjadi, tapi saat aku memastikannya, ini sangat nyata.
"Setelah rajaku disegel, aku berupaya untuk mempelajari sebuah jurus segel yang sangat berbahaya." Ryuu Amane kembali melanjutkan ceritanya.
"Jangan katakan, jika segel itu adalah segel jarum api?." Entah kenapa ia merasakan firasat yang sangat tidak menyenangkan sama sekali dari istrinya. "Katakan padaku jika kau tidak mempelajari." Jantungnya berdetak dengan kencang, seakan-akan takut dengan apa yang akan dijawab oleh istrinya.
"Um." Ratu Naga Api menganggukkan kepalanya, pertanda apa yang ditanyakan oleh suaminya sangat benar. "Aku mempelajarinya, karena aku sangat prustasi pada saat itu." Matanya terlihat berkaca-kaca menahan tangisnya. "Orang yang sangat aku cintai diperlakukan dengan sangat buruk oleh orang lain." Sebisa mungkin ia tidak menangis. "Hatiku sangat hancur berantakan menerima kenyataan itu. Sehingga aku mempelajari jurus terlarang itu." Akhirnya air matanya jatuh juga. Hatinya sangat bergetar sakit menerima kenyataan pahit itu.
"Oh!. Ratuku." Raja Naga Api memeluk istrinya, ia berusaha untuk menenangkan perasaan sedih yang dirasakan oleh istrinya. la tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan istrinya selama ini. "Sungguh maafkan aku karena aku telah membuatmu menderita selama ini." Hatinya sangat sakit membayangkan bagaimana hari-hari yang dilewati istrinya.
Satu-satunya laki-laki yang dapat mengubah perasaan cuek yang aku rasakan selama ini. Aku yang sebenarnya sangat takut pada laki-laki. Akan tetapi saat aku menikah dengan Raja Naga Api, semuanya terasa sangat berbeda. Duniaku rasanya telah runtuh, diganti dengan kasih sayang yang sangat melimpah luar biasa. Rasanya aku tidak sanggup untuk melanjutkannya. Bagiku kau adalah segalanya bagiku, kau adalah jiwaku. Hatiku sangat sakit ketika orang yang paling aku cintai disegel seperti itu oleh Raja Naga Air. Hatiku saat itu sangat hancur, dan aku tidak akan membiarkan itu terjadi begitu saja. Aku pasti akan membalas itu pada Raja Naga Air.
__ADS_1
Raja Naga api sungguh tidak menyangka, jika istri yang sangat ia cinta mempelajari jurus berbahaya itu demi membalaskan dendam yang ia rasakan pada saat itu. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan iba dari istrinya pada saat itu.
"Sungguh maafkan aku ratuku. Aku telah membuatmu menderita dengan mempelajari jurus berbahaya itu." Begitu erat pelukannya, pertanda bahwa ia benar-benar mencemaskan keadaan istrinya.
"Pada saat itu, aku telah berhasil menyegelnya dengan sempurna." Ratu Naga Api sangat ingat dengan apa yang ia lakukan pada saat itu. "Dengan menumbalkan diri sendiri sebagai wadah segel jarum api, aku relakan semuanya demi membalas dendam atas apa yang telah mereka lakukan pada mu, raja ku.". Ratu Naga Api benar-benar menceritakan apa yang ia rasakan pada saat itu.
"Jadi ratu ku telah membahayakan diri sendiri dengan mengorbankan diri ratuku menjadi wadah segel jarum api?" Raja Naga Api hampir saja tidak percaya. Karena orang yang ia cintai telah melakukan hal yang sangat berbahaya.
Pada saat itu aku menangkap kecemasan yang ia rasakan. Apalagi ketika aku mengatakan jika aku mempelajari segel jarum api. Segel yang paling berbahaya, karena taruhannya adalah tubuhmu akan menjadi batu. Itulah kenapa Rajaku kekasihku sangat takut. Tapi pada saat itu aku sangat yakin, aku bisa melakukannya, aku harus menghentikan kejahatan Raja Naga Air. Kekejaman yang ia miliki pada saat itu sangat tidak bisa dimaafkan, sehingga aku harus bertindak.
"Um. Saat itu tidak punya pilihan lain selain melakukan itu. Juga demi melindungi suku naga api, juga suku mizu dari ganasnya serangan dan pembantaian yang mereka lakukan. Mendesak aku untuk mempelajarinya." Jawabnya dengan perasaan yang sangat gelisah tidak menentu.
"Jika memang ratuku menggunakan jurus itu untuk menekan atau menyegel suku naga air, bukankah seharusnya ratuku menjadi tugu batu?." Raja Naga Api sedang memastikan sesuatu.
Ya, harusnya memang seperti itulah yang terjadi, akan tetapi pada saat itu mereka yang berada di zaman ini telah melakukan kesalahan yang fatal. Apakah menurut mereka aku ini adalah mitos belaka?. Rasanya aku sangat tersinggung sekali, aku tidak bisa memaafkan mereka yang menganggap kisah yang telah aku lalui hanyalah sebuah dongeng belaka. Jika mengingat itu, rasanya aku sangat enggan membantu mereka semua jika tidak karena permintaan biksu Souji Gadeja.
"Orang-orang di era ini telah melakukan kesalahan yang fatal ?." Raja Naga api malah kebingungan dengan apa yang dikatakan oleh Ratu Naga api.
"Melakukan kesalahan yang sangat fatal?. Apa itu artinya ratuku?." Tentunya Raja Naga Api bertanya-tanya, karena ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya. Kenapa istri yang sangat ia cintai berkata seperti itu?.
Bahkan suami yang aku cintai saja heran mendengarkan apa yang aku katakan, sehingga ia berkata seperti itu. Kesalahan mereka adalah menghancurkan tugu ratu naga api. Tapi setidaknya aku sedikit berterima kasih pada mereka, dengan kejadian itu aku bisa hidup kembali, serta dapat menemui orang yang paling aku cintai di dunia ini.
"Setelah menyegel raja naga air dengan menggunakan segel jarum api. Tubuhku membatu." Jawabnya dengan perasaan yang tidak enak sama sekali. "Setelah ratusan tahun berlalu. Manusia di era ini menghancurkan tugu ratu naga yang merupakan segel suku naga air. Sehingga pada saat itu sukma naga air lepas, mereka telah melakukan reinkarnasi untuk melakukan lagi kejahatan yang mereka rencanakan sejak lama." Itulah penjelasan dari Ratu Naga Api pada suaminya.
__ADS_1
"Mereka melakukan itu?." Raja Naga Api sangat terkejut dengan kenyataan yang ia dapatkan.
Lihat?. Saking tidak percaya dengan apa yang aku ceritakan, Raja Naga Api masih ragu?. Bukan ragu sih sebenarnya, hanya saja dalam keadaan seperti itu memang sulit diterima begitu saja jika mereka melakukan itu tanpa mencari tahu kenapa Tugu Naga Api bisa merasa di sana.
"Um." Ratu Naga Api menganggukkan kepalanya pertanda itu sangatlah benar.
"Jadi sukma naga air telah bangkit kembali?. Namun aku masih saja tertidur?." Sangat sakit mengetahui kenyataan itu.
"Rajaku tenang saja." Ratu Naga Api mencoba menenangkan suaminya. "Raja naga air belum sepenuhnya bangkit. Karena tidak akan mudah keluar dari penjara segel jarum api. Namun ada kemungkinan dia bisa lari dari sana." Lanjutnya dengan perasaan ragu.
"Kalau begitu kita tidak boleh membiarkan itu sampai terjadi." Raja Naga Api tampak gelisah. Ia sangat khawatir jika Raja Naga Air kembali bangkit, dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka semua.
Setelah aku menceritakan apa yang terjadi pada rajaku kekasihku, ia sangat terkejut. Raja Naga Air akan reinkarnasi jika ia berhasil mendapatkan tumbal manusia dalam jumlah yang sangat banyak. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi, karena itulah aku akan membantu reinkarnasi suamiku. Agar aku bisa menghentikannya dengan sepenuhnya. Aku tidak akan membiarkannya melakukannya dengan sesuka hatinya.
"Sebelum itu, rajaku harus melakukan reinkarnasi terlebih dahulu. Supaya bisa lebih berbaur lagi." Ratu Naga Api mencium kening suami yang sangat ia cintai.
"Um. Tentu." Raja Naga Api tentunya ingin hidup kembali, berdampingan dengan istrinya layaknya manusia normal.
Aku harus mengatakan semuanya supaya Raja Naga Api mengerti dengan apa yang terjadi. Era kini dan Era dahulu sangat berbeda dari apa yang telah dibayangkan selama ini. Mereka harus berjuang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Bahkan mereka sama sekali tidak boleh menyerah dengan apa yang telah dipercayakan padanya. Apakah suatu hari nanti aku bisa mendapatkan inginkan?. Termasuk ingin membantu suami yang aku cintai reinkarnasi secepatnya?. Aku hanya ingin hidup bahagia bersama orang yang aku cintai di era ini setelah masalah itu selesai. Aku ingin menikmati hidup dengan sangat santai bersamanya suatu hari nanti. Aku sangat berharap itu akan terjadi suatu hari nanti. Bagaimana kelanjutan dari kisah ini?. Simak terus ceritanya ya.
Ryuu Amanae off.
Ryuu Amane atau Ratu naga api mengingat bagaimana ia menjelaskan pada suami yang sangat ia cintai dengan hatinya. Tapi saat ini ia sedang memikirkan bagaimana caranya membantu suaminya melakukan reinkarnasi. Apakah ia dapat melakukannya?. Apakah yang akan ia lakukan setelah reinkarnasi?. Hanya waktu yang akan menjawabnya.
__ADS_1
Next.
...***...