RATU NAGA API

RATU NAGA API
CHAPTER 53


__ADS_3

...***...


Ryuu Amanae on.


Dalam kilasan ini bukan hanya fokus pada diriku saja. Dan kisah lainnya ikut hadir untuk menambah bumbu yang mungkin akan memeriahkan suasana kisah ini. Bagaimana kisahnya?. Simak terus ceritanya.


Malam yang sepi di saat semua orang ketakutan untuk keluar malam, saat itu ada seorang wanita muda yang terlihat sedang berjalan sendirian. Di saat yang bersamaan, Sukma Naga Air yang belum juga menemukan wadah yang cocok untuk ia melakukan reinkarnasi, ia masuk ke dalam tubuh itu.


Deg!!!.


Wanita itu sangat terkejut, saat ia melihat sekitarnya telah berubah menjadi lautan yang sangat luas berkabut. Ia tidak mengerti kenapa tiba-tiba saja ia berada di tempat aneh ini?. "Rasanya aku tadi berjalan di tempat yang benar. Tapi kenapa malah menjadi lautan yang aneh?." Ia melihat sekitar, dan ke bawah. Ia telah memastikan dirinya bahwa saat ini ia sedang berdiri di atas air laut yang berkabut. Selain itu suasana di sekitar sedikit aneh, juga gelap. Tidak ada cahaya sedikitpun di sana, ataupun lampu yang menerangi tempat itu. Tapi entah kenapa ia sangat menyukai tempat tempat itu. "Bagaimana kalau aku berjalan di sekitar sini, melihat apa yang terjadi sebenarnya?." Wanita itu berjalan dengan pelan, karena ia takut, jika ia akan jatuh ke dalam laut. "Eh?. Ini benaran bisa berjalan di atas air?." Entah kenapa ia merasa senang. "Sejak kapan aku memiliki kemampuan bisa berjalan di atas air seperti ini?." Ada gejolak perasaan senang yang ia rasakan pada saat itu.


"Kau adalah wadahku. Jika kau mendengarkan aku, maka jawablah." Sukma Naga Air itu berbicara dengannya. Ada sosok naga Air yang sangat besar di hadapannya saat ini.


"Wadah?. Apa itu wadah?." Wanita cantik itu sepertinya sangat terpesona dengan bentuk naga Air yang ada di hadapannya saat ini. "Kau ini bicara apa?. Wadah apa yang kau katakan?." Tidak ada perasaan takut di dalam dirinya saat ini kecuali perasaan senang yang ia rasakan saat melihat naga Air itu.


"Hum?." Sukma Naga Air itu tampak berpikir. "Ada yang ganjal dari wanita ini." Dalam hati Sukma Naga Air memperhatikan bagaimana wanita itu saat ini. "Sepertinya kau tidak tenggelam. Kau masih mengambang dan berdiri dengan baik." Ucapnya dengan sedikit aneh.


"Apakah ini air asli?." Wanita itu malah bertanya pada Sukma Naga Air mengenai air yang ia pijak saat ini.


"Ya, itu adalah air asli. Itu namanya air keseimbangan." Jawab Sukma Naga Air dengan sangat senang.


Sepertinya kilasannya masuk ke dalam masalah yang lainnya. Seperti yang aku katakan, bahwa ini akan melibatkan banyak masalah, banyak orang yang akan terlibat di dalamnya. Apakah mereka tidak menyadari jika ini terlalu lama hanya untuk mengatakan sukma naga air telah beraksi?.


"Air keseimbangan?." Wanita cantik itu mengulang perkataan Sukma Naga Air. "Apakah kau bisa mengatakannya padaku?." Tanpa perasaan takut, wanita cantik itu malah ingin meminta penjelasan dari Sukma Naga Air. "Rasanya aku ingin mendengarkan penjelasan tentang air keseimbangan yang kau katakan itu." Raut wajahnya sangat jelas menggambarkan, bahwa dirinya itu sangat tertarik dengan hal-hal baru yang ia rasakan.


"Baiklah, jika itu yang kau inginkan. Maka dengarkan baik-baik apa yang akan aku katakan padamu." Sukma Naga Air itu terlihat sangat senang. Ia tidak menduganya, jika ada manusia yang memiliki hasrat tidak takut akan hal-hal yang sangat gaib dan tidak biasa. "Jika kau memiliki kecocokan denganku, maka kau tidak akan jatuh ke dalam air itu. Kau tidak akan mati dengan mudahnya, bahkan kau akan memiliki kekuatan abadi." Sukma Naga Air menjelaskan pada wanita cantik mengenai Air keseimbangan itu.


"Benarkah?. Apakah itu benar?." Wanita cantik itu semakin bersemangat mendengarnya. "Rasanya aku ingin memiliki air keseimbangan itu." Lanjutnya lagi dengan perasaan yang sangat senang luar biasa.


"Ya, kau adalah wadahku. Kau akan memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Tentunya kau bisa memiliki kekuatan itu dengan sesuka hati tanpa ada yang bisa menghentikannya." Sukma Naga Air sepertinya telah menjanjikan hal yang sangat menggiurkan pada wanita cantik itu.


"Kalau memang memiliki kekuatan abadi, maka berikan kekuatan abadi itu padaku!." Wanita cantik itu semakin memiliki hasrat yang sangat besar di dalam dirinya.


"Kalau begitu ikuti aku. Akan aku berikan apa yang kau inginkan." Sukma Naga Air itu mengajak wanita itu ke suatu tempat. Tempat dimana ia bisa memberikan apa yang diinginkan wanita itu di dalam hidupnya.


"Hoo, dengan senang hati aku akan menerimanya." Lihat?. Wanita itu semakin bersemangat dengan apa yang ia dengar pada saat itu. Ditambah dengan gejolak yang membara di dalam tubuhnya menjadi percikan api yang akan memberikan sesuatu yang mencengangkan pada nantinya.

__ADS_1


Seperti itulah tipu daya suku naga air untuk memikat korbannya. Mereka memikat dengan angan-angan gila yang diberi harapan yang sangat tidak wajar. Seharusnya hati manusia lebih kuat dari apapun. Tapi kenapa dia sama sekali tidak bisa menahan perasaan yang dia miliki?. Sehingga dia merasa lebih baik mengikuti apa tanya seharusnya tidak ia ikuti selama ini. Sungguh sangat kasihan sekali hati mereka yang sangat lemah itu.


Ryuu Amane berangkat hendak berangkat ke sekolah. Tapi sepertinya dua saudaranya yang lainnya sangat tidak menyukainya.


"Kau jalan kaki saja!. Aku tidak sudi satu mobil dengan mu!." Ryuu Wataru, adik laki-lakinya yang kini kelas tiga SMP.


"Kau pikir aku sudi berdekatan denganmu anak manja?. Jangan terlalu tinggi menilai dirimu sendiri." Ryuu Amane dengan santainya bedanya seperti itu.


"Kau!. Beraninya kau berkata seperti itu pada adikku!." Ryuu Asuka membentak kakaknya. Saat ini ia kelas satu SMA.


"Bahkan padamu anak kurang ajar pun aku berani!." Ryuu Amane melotot tajam ke arah adik perempuannya itu.


"Ibu!. Ayah!. Amane berani melotot dan berkata tidak baik padaku!." Ryuu Wataru mengadu pada ayah dan ibunya yang masih berada di dalam rumah.


"Amane!." Terdengar suara bentakan keras dari dalam rumah.


"Aku tidak berkata apa-apa padanya!. Hanya berkata aku berangkat duluan saja." Ryuu Amane juga mengeraskan suaranya, supaya didengar oleh kedua orang tuanya. "Mereka pandai sekali mengadu yang tidak-tidak tentangku!. Apakah itu yang ayah dan ibu ajarkan pada mereka?!." Kali ini ia sengaja berkata seperti itu pada kedua orang tuanya.


"Amane?!." Kedua orang tuanya sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ryuu Amane.


"Aku berangkat dulu. Karena jalan kaki lebih lambat dari pada diantar dengan mobil." Kembali ia mengeraskan suaranya. "Ayah, ibu, aku berangkat dulu." Lanjutnya lagi.


Ia bantingan pintu itu dengan suara yang sangat keras, membuat kedua adiknya terkejut.


"Dia itu!." Ryuu Wataru sangat kesal dengan apa yang dilakukan oleh Kakak tirinya itu.


"Dia telah berani melawanku!." Ryuu Asuka sangat tidak terima. "Sejak kapan dia berani berkata seperti itu!. Akan aku tunjukkan padanya siapa yang lebih berkuasa di rumah ini!." Ryuu Asuka benar-benar dendam pada Ryuu Amane.


"Nanti kita balas kak. Kita lihat, sejauh mana dia berani melawan kita!." Ryuu Amane telah bertekad akan membalaskan sakit hati yang ia rasakan saat ini.


Sedangkan Ryuu Amane saat ini merasakan sakit hati yang luar biasa. Karena kedua adiknya tidak pernah sama sekali menghormatinya. Ia juga tidak ingin terlahir dalam keadaan seperti itu. Kenapa mereka semua mengecap dirinya sebagai anak haram?. Apa kesalahan yang telah ia lakukan selama ini?. Kenapa mereka memperlakukan mereka dengan sangat buruk?.


Mungkin kita lupakan masalah itu sejenak, karena Ryuu Amanae terlihat sangat buruk. Bukan hanya dari diri sendiri, akan tetapi tekanan yang ia terima pada saat itu sangat membuatnya merasa sangat tertekan. Aku merasa sangat kasihan pada padanya, dalam keadaan seperti itu dia masih saja bertahan dengan apa yang ia rasakan selama ini?. Dia adalah wanita yang sangat luar biasa. Aku sangat kagum padanya, kagum sampai aku ingin menangis untuk penderitaan yang ia rasakan selama ini.


Ryuu Amane saat ini masih di jalan. Biasanya ia melewati laut selatan. Karena sekarang ada larangan, ia tidak melewatinya. Tapi di sisi lain, Ratu Naga Api yang berada di dalam tubuhnya saat ini sedang berpikir ingin menghancurkan mereka semuanya. Akan tetapi ia masih ingat dengan apa yang dikatakan oleh Akihara Masamune.


"Gusti ratu tidak boleh sembarangan menggunakan tubuh aslinya. Karena dia masih hidup, artinya reinkarnasi yang gusti ratu lakukan belum sempurna. Kecuali dia telah mati, baru gusti ratu boleh menggunakannya." Itulah yang dikatakan Akihara Masamune atau Tatsu padanya.

__ADS_1


"Kenapa memangnya aku menggunakan kekuatan ku secara berlebihan?. Itu adalah hakku!." Ratu Naga Api tidak suka dibatasi, atau diatur.


"Jika tubuhnya hancur karena gusti ratu menggunakannya. Maka gusti ratu juga akan musnah!. Apakah itu yang gusti ratu inginkan?!. Dengarkan apa yang hamba katakan!." Amarahnya sangat memuncak karena Ratu Naga Api tidak mau mendengarkan apa yang ia katakan. Sehingga ia mengguncang tubuh Ryuu Amane dengan kuat.


Duakh!. Berani sekali kau melakukan hal yang kasar padaku!." Ryuu Amane memukul kepala Akihara Masamune dengan keras.


Setidaknya itulah yang diingat Ratu Naga Api. Ia juga tidak mau membahayakan keselamatan Ryuu Amane. "Tapi setidaknya nanti setelah tenagaku benar-benar kembali, aku akan menguatkan segel itu. Supaya kalian tidak bisa keluar dari sana. Kalian akan terkurung di sana selama-lamanya. Aku tidak akan susah-susah lagi bertarung dengan kalian semua. Jika saja tubuh ini cukup kuat untuk menampung kekuatanku." Ratu Naga Api memperhatikan tangan Ryuu Amane yang sangat kurus.


"Kau ini tidak olah raga dengan baik, bahkan tidak makan dengan teratur. Bagaimana bisa kau memiliki tenaga?." Ratu Naga Api sangat kesal dengan Ryuu Amane yang sangat lemah. "Apakah kau hanya menerima nasib buruk saja?. Tidakkah kau berpikir ingin melawan?. Jangan lemah seperti itu!." Ratu Naga Api benar-benar memarahi Ryuu Amane.


"Um." Ryuu Amane seakan-akan sedang berjalan berdampingan dengan Ratu Naga Api saat ini. Wanita cantik yang sangat anggun, merah menyala menghiasi dirinya. Sehingga siapa saja yang dapat melihatnya akan terpesona. Tapi sayangnya ia hanya berbentuk sukma yang sedang menyesuaikan diri dengan Ryuu Amane untuk Reinkanasi?. Sebenarnya apa itu reinkanasi?. Apakah proses hidup seseorang dengan meminjam tubuh seseorang?. Apakah yang dialami oleh Ratu Naga Api dan Ratu Naga Api bisa disebut reinkarnasi?. Hanya waktu yang akan menjawabnya.


"Mulai harinya kau harus kuat. Kau harus bisa menerima diriku dengan baik. Supaya kau bisa menjadi wanita yang lebih kuat." Ratu Naga Api berusaha untuk menguatkan Ryuu Amane. "Jangan lemah!. Kau harus bisa mengubah dirimu dengan benar!." Ratu Naga Api menyemangati Ryuu Amane.


"Apakah saya bisa melakukannya?." Dengan ragu ia bertanya.


"Tentu saja kau bisa melakukannya!. Jika kau tidak ingin merubah dirimu sendiri!. Berani melangkah!. Tidak mungkin kau bisa membaut sejarah hebat tentang dirimu!. Jangan kau anggap takdir itu akan berpihak padamu!. Jika kau sendiri tidak ingin mengubahnya!." Itulah yang diucapkan oleh Ratu Naga Api pada saat itu. Perasaan yang bercampur aduk dengan sekarang dan masa kini.


"Um." Ryuu Amane merasakan api perubahan. Api yang mulai berkobar di dalam dirinya.


"Kau harus berani bertindak dengan berani. Kau harus bisa mengeluarkan apa yang kau rasakan." Ratu Naga Api terus menyemangati Ryuu Amane.


"Saya akan berusaha dengan baik. Saya akan melakukannya dengan baik." Ryuu Amane juga ingin berubah. Ia tidak ingin membuat dirinya lebih menderita lagi.


"Ya. Kau harus berusaha. Aku akan mendukungmu." Ratu Naga Api berjanji untuk itu.


Ryuu Amanae, dia adalah remaja yang sangat rentan pada saat itu. Aku sangat kasihan dengan kisah hidupnya yang sangat mengejutkan. Apakah dia tidak bisa melawan sedikit saja?. Bahwa dunia ini sangat kejam jika hanya diam saja menerima takdirmu?. Karena itulah aku harus membuatnya percaya pada dirinya sendiri. Bahwa dia sebenarnya adalah wanita yang sangat kuat.


"Sungguh, kota sukuranburu yang jauh berbeda sekali dengan yang aku lihat selama ini." Dalam hatinya merasa kagum. Ryuu Amane memang sengaja pergi pagi, supaya bisa menikmati pemandangan yang ia lihat selama di perjalanan.


"Apakah gusti ratu menyukainya?." Ryuu Amane suka dengan senyuman yang ditunjukkan oleh Ratu Naga Api saat ini.


"Meskipun tidak secanggih pada masa dulu, tapi bangunan di sini sangat tinggi. Rasanya aku tidak sanggup untuk melihat sampai ke atas." Ratu Naga Api benar-benar dapat merasakan perubahan itu.


"Tapi di kota bagian selatan masih ada beberapa yang masih alami. Mungkin jika gusti ratu tertarik, saya akan mengajak gusti ratu untuk ke sana." Ryuu Amane sama sekali tidak keberatan untuk melakukan itu.


Untuk menghibur dirinya aku terpaksa menjadi orang yang lebih cerewet dari yang aku bayangkan. Ini sungguh sangat memalukan sebenarnya, aku yang diam, anggun dan tidak banyak bicara. Tapi entah kenapa pada saat dengannya aku malah berbeda dengan apa yang aku rasakan selama ini. Ini perubahan yang sangat luar biasa. Sungguh tidak biasa, dan ingin aku ubah sesegera mungkin, akan aku lupakan kejadian itu.

__ADS_1


Ryuu Amanae off.


...***...


__ADS_2