
...***...
Kuil Tenkuu No Seiden.
Ratu Naga Api benar-benar Sangat marah, mereka tidak henti-hentinya memuji ketampanan Raja Naga Api. Dengan buru-buru ia mencari sesuatu ke ruang sebelah. Matanya dengan liarnya mencari sebuah benda yang dapat ia gunakan.
Sementara itu di ruang sebelah, Raja Naga Api benar-benar tidak nyaman dengan sikap mereka. "Kenapa dengan mereka ini?." Dalam hati Raja Naga Api Sangat heran.
"Bagaimana Kisah Cinta gusti raja agung dengan gusti ratu agung?. Apakah ada kisah yang paling mengesankan?." Mizuaki Sayax malah semakin gencar bertanya.
"Coba Ceritakan pada kami gusti-." Belum sempat Mizuno Sora melanjutkan ucapannya,
SRAKH.
Tanpa mereka ketahui, ternyata Ratu Naga Api menutupi kepala Raja Naga Api dengan menggunakan kain Merah. Tentunya itu membuat Mereka semua terkejut. Terutama Raja Naga Api, pandangannya ditutupi, begitu juga dengan wajahnya.
"Berani sekali kalian mengagumi rajaku, Kekasihku dihadapanku. Apakah kalian sudah bosan hidup?." Ratu Naga Api Mengeluarkan api di tangannya, itu menunjukkan bahwa ia sangat marah pada mereka semua.
Glugh!.
Mereka semua benar-benar menelan pil yang sangat mematikan. tentunya mereka semua dapat mengetahui dengan baik, bagaimana kemarahan Ratu Naga Api.
"Ampuni kami." Mereka segera bersujud karena takut. Siapa yang tidak takut jika diancam seperti itu oleh seseorang yang memilki kekuatan tenaga dalam yang sangat luar biasa.
"Itulah yang akan kalian dapatkan, karena kalian telah membuat ratu naga api marah." Dalam hati Biksu Souji Gadeja sebenarnya sangat takut dengan apa yang akan dilakukan Ratu Naga Api jika marah.
"Ratuku?. Kenapa wajahku ditutupi seperti ini?." Raja Naga Api sangat penasaran.
Ratu Naga Api tidak langsung menjawabnya, melainkan Menyentuh Raja Naga Api dengan penuh kasih sayang.
Cup.
Ratu Naga Api Mencium kening Raja Naga Api dengan lembut.
"Hwha!!."
__ADS_1
Mereka yang melihat itu Sangat terkejut, tidak menyangka jika Ratu Naga Api bisa bersikap seperti itu?. Apakah itu cara seorang wanita bersikap romantis Pada orang yang sangat ia cintai?.
"Kegh!. Ratu naga api sangat berani sekali memperlakukan Suaminya seperti itu." Dalam hati Mizuaki Sayax Sangat gemas melihat itu.
"Benar-benar membuatku merasa sangat iri." Dalam hati Mizuno Sora sedikit geram, iri hati melihat apa yang dilakukan Ratu Naga Api.
Sedangkan Raja Naga Api tidak mengerti sama sekali dengan apa yang terjadi, namun yang paling ia rindukan adalah sikap cemburu yang dimiliki istrinya yang seperti itu.
Apakah Ratu Naga Api akan menunjukkan berapa besar cinta yang ia tunjukkan pada mereka?. Hanya waktu yang akan menjawab semuanya.
***
Pukul 11.11 siang.
Pemerintah secara resmi telah mengumumkan bahwa keadaan Kota Sukuranburu telah aman dari teror Sukma Suku Naga Air. Semua Masyarakat telah diizinkan untuk melakukan semua aktivitas. Tentunya ini adalah angin Segar untuk mereka Semua yang masih memiliki hati nurani untuk berusaha dalam hidup ini. Berita itu adalah angin segar untuk semuanya. Termasuk Ryuu Fumiko yang sedang menunggu kabar baik itu.
"Syukurlah. Dengan demikian aku tidak perlu membahayakan amane lagi." Ia tersenyum kecil melihat berita yang sedang dibacakan itu. "Maafkan aku amane chan. Karena aku kau selama ini menanggung penderitaan yang sangat menyakitkan." Dalam hatinya merasa sangat menyesal setelah apa yang telah terjadi.
Dimana ketika ia memperlihatkan kemarahan yang ia rasakan pada anak tirinya itu. Entah kenapa, setiap ia melihat wajah anaknya yang mirip dengan orang yang paling ia benci. Itu membuat amarahnya memuncak, hingga ia sering menunjukkan kemarahannya. Saat itu Ryuu Amane berumur 6 tahun, akan tetapi dipukul dengan kuat olehnya.
Kaki Ryuu Amane kecil dipukul Kuat dengan menggunakan rotan, memukul dengan penuh kebencian yang mendalam. Bahkan ia tidak peduli, tidak mendengar suara tangis pilu anak tirinya yang meminta ampun padanya.
"Ampun ibu. Sakit."
Sayangnya Suara tangis itu tidak terdengar sama sekali olehnya sehingga ia terus memukul kaki anak tirinya tanpa perasaan iba sedikitpun.
Dan yang paling parah adalah ketika Ryuu Amane tidak sengaja menyenggol adiknya Ryuu Asuka, padahal jatuhnya itu tidak seberapa. Akan tetapi ia menghajar Ryuu Amanae dengan sangat kejam.
Ryuu Fumiko menangis sedih saat mengingat itu semua. Tidak ada perlakuan baik yang ia berikan pada anak tirinya selain rasa sakit karena dendam yang ia rasakan pada ibunya Ryuu Amanae.
"Kali ini aku tidak akan pernah melukai perasaannya, aku berjanji." Dalam hatinya memang telah berjanji tidak akan pernah membuat anaknya bersedih. Hatinya mulai menerima keberadaan anaknya, ia berjanji akan menggantikan rasa sakit yang dirasakan oleh anaknya dengan kebahagiaan. Apakah ia bisa melakukan itu?. Temukan jawabannya.
***
Sementara itu, pemerintah Sedang bernafas lega. Setelah memberikan Pengumuman itu mereka sangat senang.
__ADS_1
"Meskipun untuk saat ini keadaan aman. Namun kita harus tetap menjaga laut selatan untuk tetap menjaga keamanan kota yang sama-sama kita cintai ini." Masumi Kenzo memberikan surat edaran itu pada Wakabayashi Ken. "Bisa jadi ada perubahan yang sangat ditakuti sewaktu-waktu terjadi tanpa adanya pemberitahuan, atau tidak kita ketahui bagaimana kejadian itu nantinya." Lanjutnya Lagi.
"Selalu siap siaga pak." Wakabayashi Ken memberi hormat.
"Terima kasih atas Kerja kerasnya. Kau memang pantas menjadi polisi yang baik." Masumi Kenzo mengacungkan jempolnya.
"Tapi yang mengatasi masalah ini adalah biksu pemarah itu pak." Wakabayashi Ken merasa tidak enak hati Mendengarkan pujian dari Masumi Kenzo.
"Oh!. Lain kali jika ada kesempatan aku akan datang ke kuil tenkuu no seiden untuk mengucapkan terima kasih padanya." Dengan berat hati ia berkata seperti itu.
Wakabayashi Ken hanya tertawa aneh mendengarkan apa yang dikatakan Masumi Kenzo. Entah karena sering diusir atau diperlakukan tidak baik oleh biksu Souji Gadeja atau karena apa, Masumi Kenzo Sangat tidak suka dengan sikap Biksu Souji Gadeja.
...*** ...
Kembali ke kuil Tenkuu No Seiden.
Ratu Naga Api atau Ryuu Amanae dan Raja Naga Api berbicara dengan Biksu Souji Gadeja. Lalu bagaimana nasib Akihara Masamume, Mizuaki Sayax dan Mizuno Sora?. Mereka dilarang keras mengikuti atau menyimak pembicaraan itu.
"Jadi raja naga api sukmanya telah berhasil dibawa kembali?" Biksu Souji Gadeja sangat penasaran dengan cerita itu.
"Seperti yang kau lihat. Sukma raja naga api telah kembali." Ratu Naga Api tersenyum kecil.
"Apakah ratuku mengenalinya?. Sehingga aku dibawa ke sini?." Raja Naga Api sangat penasaran.
"Apakah raja ku mengingat jendral yang menjaga kuil di bagian selatan Kota ini?." Ratu Naga Api Sedikit mengingatkan Raja Naga Api akan seseorang.
Raja Naga Api mencoba mengingatnya, meskipun agak terasa sangat lama. karena ingatan agak sedikit terganggu dengan apa yang terjadi selama ia terkurung di dalam tugu batu.
"Jendral yang selalu rajaku percayai untuk menjaga keamanan istana, ataupun keamanan kota Sukuranburu. Jendral souji pensiero, jendral yang selalu Setia pada rajaku. Apakah raja ku masih ingat dengannya?." Ratu Naga Api kembali mencoba mengingatkan ingatan pada hari itu pada Raja Naga Api.
Raja Naga Api nampak berpikir, ia mencoba mengingatnya lagi. "Tapi apa hubungannya dengan ini?." Sebelum ia bertanya mengenai masalah itu, ia sedikit bertanya.
Bagaimana tanggapan dari Ratu Naga Api dan Biksu Souji Gadeja?. Apa hubungan mereka?. Simak terus ceritanya, Temukan jawabannya dalam kisah ini.
Next halaman.
__ADS_1
...**...