
...***...
Raja Naga Api tersenyum kecil setelah mendengar beberapa kisah Pertarungan istrinya. Ia mengetahui istrinya adalah wanita yang sangat kuat. Tentunya ia sangat ingat dengan kejadian itu. Namun saat itu mereka tidak menyadari jika Ratu Naga Api datang.
"Sepertinya rajaku dapat menyimak dengan baik kisah itu." Ratu Naga Api tersenyum kecil melihat ke arah suaminya. Namun bagi Biksu Souji Gadeja, Mizuaki Sayax dan Mizuno Sora itu adalah senyuman kematian. Senyuman yang membuat mereka tidak dapat melihat keindahan bulan malam ini.
Sedangkan Raja Naga Api Sangat terpesona dengan penampilan Ratu Naga Api. Jantungnya berdetak dengan kencang. Entah kenapa pada saat itu ia seperti seorang remaja yang sedang jatuh cinta. Tanpa sadar kakinya bergerak dengan sendirinya, mendekati istrinya. Serta memeluk istrinya dengan sayang dan perasaan rindu. Mereka semua yang melihat itu tentunya sangat terkejut dan tidak menduga sama sekali.
"Apapun yang kau pakai tetap terlihat sangat cantik." Raja Naga Api Mencium kening Ratu Naga Api walaupun bibirnya ditutupi oleh cadar merah itu.
"Um." Ratu Naga Api hanya terdiam sambil menganggukkan kepalanya. Jantungnya Sedang berpacu kencang Setelah mendapatkan Pelukan dari suaminya. "Eh?." Ratu Naga Api sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Raja Naga Api yang menggendongnya dengan sangat Mesranya. Begitu juga dengan mereka yang Melihat itu. sangat terkejut, apakah itu adalah sikap romantis yang dimiliki oleh Raja Naga Api pada istrinya?.
"A-a-apa yang rajaku lakukan?." Wajah Ratu Naga Api Semakin memerah dengan apa yang dilakukan Raja Naga Api.
"Mari kita berbicara dengan santai, hanya berdua saja." Ya, Raja Naga Api hanya ingin berbicara dengan istri yang sangat ia cintai. "Sudah sangat lama kita tidak berbicara dengan santai."
"Um, baiklah." Ratu Naga Api memeluk leher Raja Naga Api dengan mesranya.
Raja Naga Api hendak meninggalkan tempat, namun ia teringat dengan sesuatu. "Kalian dilarang untuk mengintip. Jika kalian ketahuan mengintip, maka aku tidak akan segan-segan untuk membakar kalian hidup-hidup." Itulah ancaman yang keluar dari Raja Naga Api. Setelah itu Raja Naga Api Pergi meninggalkan tempat, membawa Ratu Naga Api entah kemana.
__ADS_1
"Menyeramkan sekali." Dalam hati mereka sangat tidak menduga itu, apakah Raja Naga Api baru saja mengancam mereka semua?. Tapi ancaman Mereka sangat mengerikan sekali.
"Tadi itu adalah ancaman dari raja naga api?." Mizuaki Sayax ingin memastikan apakah yang dikatakan Raja Naga Api itu tadi benar atau tidak.
"Aku sangat yakin mendengarnya. Telingaku masih berfungsi dengan sangat baik." Mizuno Sora tidak salah. Telinganya masih dalam keadaan normal, tanpa adanya penyakit yang berarti.
"Tadi itu memang raja naga api." Biksu Souji Gadeja, ia bahkan tidak percaya jika Raja Naga Api mengancam mereka seperti itu.
"Raja naga api mengancam untuk pertama kalinya." Bukan hanya Biksu Souji Gadeja saja, namun Akihara Masamume juga sangat terkejut dengan apa yang ia dengar. Dahulu ia sama sekali tidak pernah melihat raja naga api akan mengancam orang lain atas nama cinta, atau ia lupa dengan kejadian yang seperti itu?.
Di sisi lain, Ada banyak orang yang datang ke sebuah tempat. Tempat itu sangat strategis, tempat pasar penjualan barang sederhana. Dan tempat itu menjual makanan yang biasanya dimakan oleh pedagang. Namun ada sisi lain yang sama sekali tidak diketahui di balik indahnya tempat itu. Tempat yang menawarkan hal yang indah pula, sama seperti seperti tempah itu. Sangat indah, sambil menawarkan hal yang berbeda dari tempat yang lainnya.
"Saya memesan yang spesial." Ucap seorang wanita cantik dengan senyuman yang manis.
"Baiklah. Aku harap jangan lama-lama. Aku tidak sabar ingin mendapatkan pesanan spesial itu." Jantungnya berdetak dengan kencangnya, ia tidak bisa membayangkan hal spesial apa yang akan ia dapatkan nantinya.
"Tentu saja nona." Balasnya dengan sangat ramah. "Sambil menunggu nona boleh minum ini dahulu." Ia menyajikan segelas minuman manis untuk wanita cantik itu.
"Terima kasih." Ia mengambil minuman itu dengan santainya, perasannya sangat lega karena pelayan itu menanggapi apa yang ia katakan.
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi dulu." Dengan senyuman ramah ia meninggalkan wanita itu.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Pelayanan spesial seperti apa yang akan didapatkan oleh wanita cantik itu?. Simak terus ceritanya.
***
Kembali ke Kuil Tenkuu No Seiden.
Raja Naga Api sangat mengagumi kecantikan Ratu Naga Api. Sangat cantik luar bisa, hingga ia bersumpah tidak akan berpaling dari wanita manapun selain istrinya.
"Ratu ku sangat cantik, bahkan lebih cantik dari apapun di dunia ini." Ia benar-benar memuji kecantikan istrinya dengan perasaan cinta dan kasih sayang yang ia miliki.
"Aku akan cantik, karena memiliki suami yang sangat luar biasa." Ratu Naga Api tersipu malu mendengarkan pujian suaminya. Tangannya membuka cadar merah yang menutupi sebagian dari wajah suaminya. "Wajah yang sangat aku rindukan dalam mimpiku." Ratu Naga Api menangkup wajah suaminya dengan penuh kelembutan.
"Ratuku bisa melihat wajah ini dengan sepuas hati." Raja Naga Api sangat senang mendengarkan ucapan itu.
"Tentu saja aku akan melihat wajah rajaku, kekasihku dengan sepuasnya. Hanya aku saja yang boleh melihat wajah menawan ini." Setelah berkata seperti itu, Ratu Naga Api memeluk suaminya. Rasa rindu yang ada di dalam hatinya saat ini sedang membuncah. Setelah sekian lama ia tidak bertemu dengan orang yang paling ia cintai, tentunya perasaan itu meledak begitu saja.
"Baiklah jika memang seperti itu yang gusti ratu naga api inginkan." Raja Naga api memeluk sayang istri yang sangat ia rindukan. Baginya ini adalah takdir yang sangat luar biasa, ia tidak menduga, jika setelah sekian lama tidak bertemu dengan orang yang paling ia cintai, Perasaan yang ia rasakan membuatnya ingin tetap berada di samping istrinya sepanjang waktu. Walaupun istri yang sangat ia cintai memiliki peran yang sangat berbeda dari yang sebelumnya. Kembali menjadi anak muda?. Dalam tubuh seorang anak remaja?. Bahkan ia tidak ingat akan bangkit seperti apa jika diberi kesempatan untuk hidup.
__ADS_1
"Terima kasih telah hidup kembali untukku. Rajaku, kekasih yang sangat aku cintai." Ratu Naga Api berkata dengan lembut, hatinya sangat lega karena ia bisa bertemu dengan Raja Naga Api setelah Sekian lama.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?, Apakah akan ada hal yang sangat luar biasa terjadi nantinya?. Bagaimana lanjutan dari kisah mereka?. Hanya waktu yang akan menjawab semuanya. Simak terus ceritanya ya.