
...***...
Satu Minggu telah berlalu dan kondisi memang aman?. Apakah memang seperti itu yang sedang terjadi?.
Tidak, jauh dari apa yang mereka pikirkan itu adalah aman, ada sebuah tempat makanan unik dan aneh yang telah merencanakan sesuatu yang sangat jahat. Siapa lagi kalau bukan Uzumaki Araumi dan Masato Jin yang telah merencanakan ini dengan sangat baik.
"Aku rasa ini akan sangat membantu raja naga air untuk bangkit kembali." Uzumaki Araumi tentunya masih ingat dengan tugas paling penting dari Raja Naga Api sebelum tertidur karena tenaganya telah tersedot kuat oleh segel jarum api.
"Tapi kita masih mencari jumlah tumbal dalam jumlah yang sangat banyak. Kita benar-benar harus mencari tumbal dengan jumlah yang sangat banyak." Masato Jin tentunya memahami apa yang dikatakan oleh temannya itu.
"Apakah kita perlu menumbalkan semua manusia di kota ini agar raja naga air bisa bangkit kembali?." Uzumaki Araumi sangat heran, berapa banyak tumbal yang diperkirakan untuk membangkitkan Raja Naga Air?. Kenapa begitu lama sekali mereka bergerak hingga ia tidak tahan lagi..
"Ahaha. Aku rasa kau tidak perlu melakukan itu." Masato Jin hanya bisa tertawa aneh saja. Ia hampir mengenal siapa Uzumaki Araumi yang sangat suka mengeluh. "Kita hanya membutuhkan waktu saja, aku yakin saat ini raja naga air sangat senang karena tenaga yang ia miliki akan kembali secara perlahan-lahan." Ia berusaha menguatkan temannya itu agar tidak terlalu menyerah dengan apa yang akan mereka lakukan nantinya.
"Lalu bagaimana dengan ratu naga api yang saat ini mungkin masih memburu kita?. Apa yang akan kita lakukan jika mereka mengetahui apa yang sedang kita lakukan saat ini?." Uzumaki Araumi kembali bertanya karena ia sangat cemas jika rencana mereka kali ini kembali gagal karena Ratu Naga Api.
"Sebisa mungkin kita harus tetap waspada, jangan sampai rencana yang telah kita rancang ini gagal hanya karena kita tidak dapat mengalahkan mereka nantinya." Masato Jin tidak mau mengalami kegagalan yang sangat merugikan. Ia tidak akan ditangkap dengan mudahnya oleh Ratu Naga Api pada pertemuan beri, jika memang mereka dipertemukan. "Kekuatan wanita itu sangat ganas, aku masih ingat bagaimana ketika ia membakar tubuhku dengan api keabadian yang ia mainkan saat itu." Hatinya sangat sakit jika ingat tentang itu. Rasanya hancur sudah harapannya yang mengatakan jika suku air adalah suku yang sangat kuat.
"Aku masih ingat bagaimana dengan apa yang dia lakukan pada saat itu. Aku sangat dendam padanya karena dia yang telah membuat tubuhku sakit." Uzumaki Araumi berkata seperti itu sambil menahan perasaan sakit yang ada di dalam dadanya saat itu. Dendam yang tidak akan mudah dilupakan begitu saja, kecuali orang itu memang melampiaskan pada orang yang tepat.
__ADS_1
Sepertinya di dalam perasaan dendam yang mereka rasakan saat itu, mereka akan mengambil tindakan yang sangat waspada. Mereka tidak akan membiarkan Ratu Naga Api menggagalkan rencana yang telah mereka rencanakan untuk membangkitkan kembali Raja Naga Air, serta mencari wadah Raja Naga Air untuk reinkarnasi.
Apakah yang akan mereka lakukan setelah ini?. Temukan jawabannya.
***
Sementara itu Ratu Naga Api atau Ryuu Amane saat ini sedang berada di Kuil Tenkuu No Seiden. Kebetulan saat ini hari minggu, dan ia bisa bertemu dan berlama-lama dengan Raja Naga Api. Raja Naga Api sangat senang jika hari minggu datang, karena ia bisa bersama dengan Ratunya sepanjang hari.
"Apakah karena hari ini hari minggu, di era ini libur?." Raja Naga Api sangat penasaran dengan keadaan yang sekarang.
"Ya, seperti itulah." Jawab Ratu Naga Api seadanya. Ia juga bingung mau menjelaskan seperti apa pada Raja Naga Api.
"Um." Ratu Naga Api tersenyum lembut membalas tatapan suaminya yang sangat menawan. "Jika rajaku bertanya adanya perbedaan, maka aku jawab sangat banyak perbedaannya. Dan ada juga kesamaannya yang mungkin kebiasaan dahulu yang masih ada di era sekarang." Ratu Naga Api terlihat sedikit sedih, ingatannya dihari sakit pada masa itu.
"Benarkah?. Apakah ratuku mau menceritakannya?." Raja Naga Api sangat tertarik dengan apa yang dilalui oleh istrinya di masa ini selama ini tidak ada.
"Jadi rajaku mau mendengarkan bagaimana kisah itu?." Ratu Naga Api menyandarkan kepalanya di bahu Raja Naga Api.
"Tentu saja aku mau mendengarkannya. Aku ingin ratuku menceritakan apa yang telah terjadi pada saat itu." Sebagai seorang laki-laki yang sangat mencintai istrinya, ia akan mendengarkan apapun cerita dari istrinya. Entah itu cerita yang sangat menarik, ataupun cerita yang sangat membosankan sekalipun.
__ADS_1
"Baiklah, jika memang itu yang gusti ratu inginkan." Ratu Naga Api sangat senang hati akan menceritakannya pada Raja Naga Api. Ia juga sangat ingin bercerita banyak atas apa yang telah dilaluinya tanpa adanya suaminya saat itu.
Di saat yang bersamaan, Akihara Masamume, Mizuaki Sayax, dan Mizuno Sora saat ini sangat penasaran dengan apa yang dibicarakan Ratu Naga Api dan Raja Naga Api. Seakan-akan tidak ada habisnya mereka bercerita kala itu. Mereka sangat romantis, bahkan saat ini mereka yang berada di sana seperti sedang menumpang saja. Atau lebih tepatnya tidak dianggap sama sekali. Sungguh sangat miris rasanya diperlakukan seperti itu oleh seseorang. Tapi yang memperlakukan mereka seperti itu adalah Raja Naga Api dan Ratu Naga Api. Mana mungkin mereka berani untuk melawan Ratu Naga Api dan Raja Naga Api kecuali mereka tidak ingin melihat betapa indahnya sinar bulan malam ini.
Tapi rasanya ada yang aneh, ada yang kurang satu orang di sana?. Siapkah dia?. Dia adalah biksu Souji Gadeja. Tidak biasanya tidak ikut dalam kumpulan mereka?. Apakah ingin mengetahui apa yang ingin dilakukan oleh Biksu Souji Gadeja?. Saat ini ia sedang fokus mengerjakan tugasnya sebagai seorang Biksu.
Ok, kembali pada Mizuaki Sayax, Mizuno Sora, dan Akihara Masamume yang sedang melihat Raja Naga Api dan Ratu Naga Api. Mereka sangat iri dengan keromantisan yang ditunjukkan oleh Raja Naga Api dan Ratu Naga Api. Mereka ingin seperti itu, tapi apa daya dalam keadaan mereka yang sekarang belum ingin memiliki pasangan.
"Kegh!. Hatiku sangat sakit. Ratu naga api seakan-akan sengaja mengumbar kemesraannya di hadapan kita." Rengek Mizuaki Sayax dengan nada yang sangat sedih.
"Um." Akihara Masamume sangat setuju. Hatinya sangat sedih, karena dari dulu selalu saja memperhatikan itu. "Tapi mereka memang pasangan yang paling romantis sih." Lanjutnya sambil mengingat dari dahulu hingga sekarang.
"He?. Sangat luar biasa sekali." Mizuno Sora dan Mizuaki Sayax tidak menduga jika memang seperti itu yang terjadi dari dahulu?.
"Rasanya aku juga ingin memiliki pasangan yang seperti itu." Rengeknya lagi dengan tatapan yang sangat iri, dan tidak adil untuknya.
Apakah yang akan diceritakan Ratu Naga Api pada Raja Naga Api?. Simak dengan baik kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejaknya pembaca tercinta. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.
Next.
__ADS_1
...***...