
...***...
Malam harinya.
Ryuu Amane Amane saat ini sedang mengamati kota Sukuranburu bagian selatan. Bahkan tatapannya sampai pada laut selatan yang kini sedang dalam penjagaan. Ia berada di atas bangunan yang tinggi sehingga ia dapat melihat semuanya, melihat bagaimana perubahan ribuan tahun yang lalu ketika ia masih hidup. Kota yang kini terlalu silau baginya akan cahaya, dan sangat berbeda dengan kehidupan lampau yang pernah ia jalani. "Apakah kau juga melihat perubahan ini rajaku?. Apakah yang akan kau lakukan jika kau melihat negeri yang pernah kau pimpin ini mengalami perubahan yang sangat pesat." Dalam hatinya bertanya-tanya seperti itu. Ia sama sekali tidak menduga akan ada perubahan yang begitu besar setelah ia bangkit kembali. "Apakah kau masih memiliki kekuasaan untuk mengambil alih negeri ini setelah sekian lama terlelap?." Ia begitu sangat khawatir dengan keadaan suaminya yang kini entah berada dimana. Hatinya sangat gelisah, tidak dapat menahan perasaannya. Namun saat ia ingat masih ada masalah yang terjadi sebelum ia khawatir tentang suaminya. Ia ingat jika saat ini ia sedang mencari keberadaan dua sosok reinkarnasi dari suku naga air. Matanya kembali menatap ke arah Laut Selatan.
"Apakah mungkin saat ini mereka berada di dalam laut selatan?. Sehingga aku sama sekali tidak bisa melacak keberadaan mereka semua?. Bahkan anak buah yang sangat aku percayai kemampuan yang mereka miliki, namun malah tidak bisa menemukan keberadaan mereka sama sekali." Dalam hatinya sangat heran dengan apa yang tejadi. "Ya, bisa saja itu yang terjadi, karena aku memang tidak bisa merasakan keberadaan mereka, jika memang mereka saat ini berada di laut selatan hanya untuk menghindari pengejaran yang akan kami lakukan." Ryuu Amane mencoba memikirkan ke arah sana. Jika ia memikirkan dengan kepalanya yang makan jernih maka itulah yang ia dapatkan.
"Baiklah, jika itu yang akan aku terjadi, sebaiknya aku memang merasa lega untuk sementara waktu. Karena tidak akan mudah bagi mereka untuk sembuh begitu saja jika tidak melakukan apa-apa selama satu bulan setidaknya." Ryuu Amane masih ingat bagaimana caranya Suku Naga Air mengobati luka mereka yang sangat parah. "Aku akan mengatakan itu pada biksu souji gedaje besok. Dengan begitu mungkin aku bisa kembali pada kehidupan sekolah ryuu amane." Perasaannya belum bisa ia pastikan akan seperti apa setelah ini. "Tapi sebelum itu aku harus pergi melihat tugu raja naga api. Aku ingin melihat bagaimana suamiku saat ini seperti apa." Di saat yang bersamaan ia mulai tersenyum membayangkan suaminya. "Tunggu saja, aku akan segera menemuimu setelah memastikan semuanya aman untuk sementara waktu." Setelah berkata seperti itu, Ryuu Amane pergi dari sana, ia tidak memaksakan dirinya untuk mencari keberadaan dua orang yang merupakan wadah reinkarnasi.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.
...***...
Sementara itu, Mizuno Sora dan Mizuaki Sayax. Saat ini mereka juga sedang mengamati di sekitar tempat mereka bernaung. Tempat tinggal baru mereka untuk tinggal serta tempat mereka bekerja. Malam ini mereka sengaja buka sampai malam, mungkin saja mereka mendapatkan informasi penting lainnya.
__ADS_1
"Yho." Salah satu pelanggan sepertinya ingin bersikap ramah pada kedua wanita yang sangat menarik baginya itu.
"Selamat datang tuan." Sapa keduanya dengan sangat ramah. "Ada yang bisa kami bantu?." Seperti itu lah jika kau menjadi seorang pelayan yang baik.
"Hoo?. Sepertinya kalian baru di sini." Ucapnya sambil mengamati wajah keduanya yang sangat asing baginya. "Atau hanya perasaanku saja yang mengatakan jika kalian adalah orang baru di sini?." Ia kembali bertanya karena wajah kedua wanita muda itu sangat asing.
"Tuan benar, kami baru mencoba peruntungan di kota ini ini." Jawab Mizuno Sora dengan ramahnya. "Kami baru datang beberapa minggu yang lalu." Lanjutnya.
"Memangnya kalian sebelumnya berasal dari mana?." Laki-laki itu kembali bertanya karena sangat penasaran sekali. "Apakah kalian berasal dari desa yang sangat jauh?." Ia mencoba menebak alasan kenapa mereka sampai pindah ke kota?. "Apakah kalian tidak takut berada di tempat asing seperti ini?. Apalagi dalam kondisi yang sekarang ini." Ia sangat heran dengan kedua wanita itu.
"Eh?." Laki-laki itu sedikit terkejut, namun setelah itu ia malah tertawa lucu. "Soalnya tidak ada yang bersikap seperti kalian, para gadis kota itu sangat berbeda. Mereka lebih terbuka." Ucapnya sedikit grogi. "Sangat jauh berbeda dengan cara kalian berpakaian, serta menyambut kedatangan seseorang." Ia sangat gugup dengan sikap ramah mereka.
"Ho?. Apakah benar seperti itu?." Mizuno Sora mengerti apa yang dikatakan oleh lelaki itu. Maksud terbuka itu adalah cara mereka berpakaian, serta bagaimana cara mereka menyambut tamu itu sangat berbeda. "Aku yakin tuan hanya berbasa-basi saja." Ia tidak akan tertipu dengan gaya bicara seperti itu.
"Sungguh!. Aku berkata yang sebenarnya. Tidak mungkin aku berkata dusta." Laki-laki itu berusaha meyakinkan kedua wanita itu, jika apa yang ia katakan memang sangat benar. Apakah ia telah salah dalam berbicara pada mereka seperti itu?.
__ADS_1
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Apakah mereka akan terus menanggapi apa yang dikatakan lelaki itu?. Simak terus ceritanya.
...***...
Di sisi lain.
Kuil Tenkuu No Seiden.
Biksu Souji Gadeja saat ini sedang mencari sesuatu yang mungkin dapat membantu mereka menemukan apa yang mereka cari selama ini?. Menemukan hal yang belum pernah ia lakukan memang terasa sangat sulit. Apalagi berhubungan dengan orang-orang di masa lalu yang memiliki kekuatan yang tidak biasa. Kekuatan mereka yang berada jauh di atasnya itu memang terasa sulit.
"Tapi aku harap ini bisa membantu ratu naga api untuk mengatasinya. Akan sangat berbahaya jika suku naga air berkeliaran, dan akan membahayakan manusia itu sendiri." Dalam hatinya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika Suku Naga Air kembali bangkit, meskipun saat ini mereka sedang terluka parah setelah bertarung dengan Ratu Naga Api. "Ada kemungkinan mereka akan bangkit, balas dendam pada ratu naga api. Aku tidak boleh lengah." Ia berjanji akan membantu Ratu Naga Api untuk menyelesaikan masalah yang ada, dan ia juga telah berjanji akan menyembunyikan identitas Ratu Naga Api dari siapapun juga.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Apakah mereka bisa melakukan hal yang mereka anggap itu adalah kebenaran bagi mereka?. Simak terus ceritanya, temukan jawabannya. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta, salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.
...***...
__ADS_1