
...***...
Ryuu Amane on.
Kejahatan, kejahatan sebenarnya ada di dalam diri setiap manusia. Tapi tergantung manusia itu sendiri, Apakah ia dapat mengendalikan kejahatan itu atau iya sendiri akan kendalikan oleh kejahatan itu?. Kuatkanlah hatimu agar tidak mudah dikendalikan oleh kejahatan yang membara di dalam dirimu sendiri. Jika hatimu kuat maka kau bisa menentukan ke arah mana kau akan melangkah. Jangan sampai kau dikendalikan oleh kejahatan yang akan merugi nantinya. Bagaimana kisah ini bisa terjadi?. Simak dengan baik bagaimana kisah itu terjadi nantinya.
Ryuu Amane off.
Pukul 11.30 tengah malam.
Sepertinya mereka telah siap untuk melakukan penyerangan ke tempat yang aneh yang telah diselidiki oleh dua gadis Mizu.
"Kami akan pergi malam ini." Ratu Naga Api berpamitan raja naga api yang tetap tinggal di kuil.
"Berhati-hatilah ratuku." Raja Naga Api hanya pasrah saja ketika kepergian istrinya pada malam itu.
"Rajaku juga berhati-hatilah di sini. Biksu souji akan membantu rajaku, jika terjadi sesuatu nantinya." Hanya itu yang dapat dikatakan oleh ratu naga api sebelumnya pergi meninggalkan kuil.
"Maafkan aku karena aku belum bisa membantu sama sekali." Raja naga api merasa tidak enak hati, tapi ia memang tidak bisa membantu sama sekali. Itulah ia hanya bisa berada di kuil Tenkuu No Seiden. Sampai ia benar-benar menemukan wadah inkarnasi, sehingga saat ini ia benar-benar harus bersabar dengan lapang dada menerima kenyataan itu.
"Tidak apa-apa. Kami memakluminya, dan kami akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk melakukan yang terbaik." Ratu naga api hanya tidak ingin terjadi sesuatu pada suaminya jika memaksakan diri untuk bertarung berhadapan dengan orang-orang dari suku naga air. Sukmanya saat ini sangat lemah sehingga tidak bisa digunakan untuk bertarung.
"Ya. Tentu saja kami mengetahui itu. Tapi aku hanya minta kembalilah dengan aman." Hanya itu harapan dari raja naga api ketika mereka pergi dari sana.
Setelah itu mereka pergi meninggalkan kuil untuk menuju tempat yang sangat aneh.
"Um." Ratu naga api sedang berusaha untuk menguatkan dirinya pada saat itu. "Meskipun apa yang kau minta itu berat, tapi kami akan melakukannya." Dalam hatinya sangat berat untuk pergi saat itu. Apalagi Raja Naga Api memintanya kembali dalam keadaan aman?.
Apakah mereka bisa kembali dengan aman atau tidak?. Segera temukan jawaban itu, Saya tidak merasa penasaran bagaimana lanjutan kisahnya.
***
Sepertinya pasangan suami istri Ryuu masih terbangun. Mereka masih sempat berbincang-bincang membahas masalah anak mereka yang pergi pada Sabtu dan Minggu ke tempat temannya.
__ADS_1
"Apakah tidak apa-apa membiaskan amane pergi setiap sabtu dan minggu di tempat temannya?." Ryuu Amatsu sedikit khawatir tentang anaknya yang pergi 2 hari bersama temannya.
"Tidak apa-apa sayang. Biarkan amane bergaul dengan teman-temannya." Hanya itu yang dapat dikatakan oleh Ryuu Fumiko seorang ibu yang tidak ingin mengekang anaknya. "Tidak mungkin kita melarangnya terus-menerus seperti itu." Ia yakin anaknya akan baik-baik saja karena itulah ia percaya jika anaknya pergi jauh darinya. "Lagipula itu adalah hal yang sangat jarang sekali, karena selama ini kita tidak pernah melihat amane bersama teman-temannya. Bahkan kita tidak mengetahui ternyata amane masih memiliki teman meskipun dia di sekolah di-bully." Itulah yang membuat dia bingung bagaimana anaknya mendapatkan teman seperti itu?. Makan anaknya sampai menginap di tempat temannya selama dus hari apa yang mereka lakukan selama dua hari itu sehingga harus menginap?. Namun ia tidak ingin memikirkan hal-hal buruk apa yang dilakukan anaknya nantinya.
"Ya, kau benar juga sayang." Ryuu Amatsu sedikit bernafas lega setelah mendengarkan penjelasan dari istrinya itu. "Kasihan amane jika terus-menerus kita perlakukan seperti itu. Dia juga sudah besar, aku yakin dia membedakan mana yang baik dan mana yang tidak pantas ia lakukan." Tentunya iya merasakan bagaimana perasaan terkekang oleh seseorang. Pasti sangat tidak enak jika merasakan perasaan seperti itu.
"Ya, kau benar sayang." Ryuu Fumiko tersenyum kecil mendengarkan apa yang dikatakan oleh suaminya.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya simak dengan baik bagaimana kisah ini berlanjut ke depannya.
...***...
Jam telah menunjukkan pukul 12.00 malam, hantu mana yang membawanya untuk menemui Masumi Kenzo. Tentunya ia sangat heran kenapa Kepala Kepolisian kota Sukuranburu menemuinya pada saat jam seperti ini?. Hal penting apa yang akan ia bahas sehingga ia meminta janji untuk datang menemuinya?.
"Malam-malam seperti ini kau malah datang ke sini ken?. Apakah kau memiliki masalah yang sangat serius?." Masumi Kenzo sangat bingung kenapa seorang polisi malam-malam datang menemuinya?.
"Ya, tentu saja pak." Raut wajahnya terlihat sangat serius ketika menjawab pertanyaan dari Masumi Kenzo.
"Masalahnya adalah banyak orang yang hilang dengan cara yang tidak wajar pak." Rasanya ia tidak tahan ingin menceritakan apa yang setelah ia hadapi saat ini.
"Cara yang tidak wajar bagaimana?. Kau jelaskan padaku dengan lebih detail lagi." Masumi Kenzo belum juga mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Wakabayashi Ken.
"Ada beberapa laporan yang masuk pak. Mengenai anak-anak mereka yang hilang di sebuah tempat. Dan mereka memberikan nota catatan yang hampir sama. Tentunya itu membuat mereka sangat curiga, apalagi anak-anak mereka tidak bisa dihubungi." Itulah masalah aneh yang ia hadapi pada saat ini. Ia belum juga menemukan jawaban dari permasalahan yang telah membingungkan mereka semua.
"Apakah kau telah melakukan penyelidikan ini dengan teliti?." Tentunya ia mengajukan pertanyaan seperti itu.
"Kami telah melakukan penyelidikan pak, tapi kami sama sekali tidak menemukan keberadaan korban dimana, apalagi lokasi tempat hilangnya korban. Kami tidak bisa menemukannya sama sekali." Tentunya ia melakukan penyelidikan ulang dan hasilnya tetap sama. Lokasi yang dikatakan oleh anak buahnya tidak terlihat sama sekali.
"Ini sangat aneh. Apakah ini ada hubungannya dengan hal yang gaib lagi?. Atau ada hubungannya dengan tumbal?." Ia yang mendengarkan juga merasa aneh apalagi mereka yang telah melakukan penyelidikan secara langsung ke TKP. Ini masalah baru lagi yang akan terjadi di dalam masyarakat kota Sukuranburu Selatan.
"Kalau memang seperti itu kita harus datang menemui biksu pemarah itu pak. Mungkin dia akan mengetahui apa yang terjadi sebenarnya." Pada saat itu hanya itu saja yang dapat ia katakan.
"Biksu pemarah ya?." Masumi Kenzo sedikit tidak suka ketika mengingat biksu pemarah yang selalu saja mengusir mereka. "Rasanya aku tidak mau ke sana lagi karena pernah diusir dengan cara yang sangat kasar terakhir kita datang ke sana." Baginya itu sangat menyakitkan ketika ia diusir oleh seseorang. Padahal ia sedang ingin membahas masalah yang serius pada biksu pemarah itu.
__ADS_1
"Mau bagaimana lagi pak?. Kita terpaksa melakukan ini demi melindungi semua yang ada di sini. Demi keselamatan penduduk kota sukuranburu selatan pak." Hatinya memang sangat berat untuk melakukan itu, akan tetapi demi semua orang ia rela walaupun pada akhirnya ia akan diusir dengan cara yang tidak baik.
"Baiklah, aku mengerti. Besok kita akan ke sana." Ia juga merasa keberatan akan tetapi itu adalah tugas yang mungkin bisa ia lakukan untuk semua orang.
"Saya akan siapkan semuanya pak." Wakabayashi Ken bernapas lega karena Masumi Kenzo akan membantunya untuk melakukan hal yang sangat penting besoknya.
Tapi pertanyaannya adalah apakah mereka bisa melakukan itu dengan baik?. Apakah mereka nantinya tidak akan diusir oleh biksu pemarah itu?. Simak bagaimana kisah itu terjadi nantinya.
...***...
Kuil Tenkuu No Seiden.
Raja naga api pada saat itu terlihat sangat sedih, ia sudah mengamati langit malam yang sangat gelap. Suasana hatinya pada saat itu benar-benar kacau, perasaan kalau telah melanda hatinya yang sedang gelisah luar biasa.
"Andai saja aku memiliki kekutan yang sangat berguna saat ini. Aku akan membantu ratuku kekasihku untuk membinasakan mereka semua." Dalam hatinya sangat miris dengan apa yang ia rasakan saat itu. "Sayang sekali ini hanyalah sukma yang tidak bisa berbuat apa-apa. Malang sekali meskipun bisa bangkit namun tidak berguna sama sekali." Hatinya sangat sedih karena ia tidak bisa melakukan apapun untuk membantu istrinya dalam menyelesaikan masalah yang telah terjadi selama ini.
Namun sepertinya Raja Naga Api pada malam itu tidak duduk sendirian. Karena ada Biksu Souji Gadeja yang ternyata senantiasa menemaninya malam itu.
"Yang mulia raja tenaga saja." Biksu Souji Gadeja berkata seperti itu seakan-akan iya memahami apa yang dirasakan oleh raja naga api. Rasa cemas yang ia tunjukkan ketika istrinya sedang berjuang menghadapi kejahatan yang terjadi. Sementara ia hanya bisa berdiam diri saja di sini, sedangkan istrinya dan yang lainnya sedang berjuang menghadapi kejahatan yang mungkin dibawa oleh orang-orang yang memiliki hati gelap. "Hamba yakin yang mulia ratu dapat mengatasi masalah ini dengan sangat baik." Biksu Souji Gadeja sangat percaya akan hal itu sehingga ia memperlihatkan senyuman ramah untuk meyakinkan raja naga api bahwa semuanya akan baik-baik saja.
"Kenapa kau sangat yakin jika ratuku akan melakukannya dengan sangat baik?." Raja naga api ingin mendengarkan pendapat orang lain tentang istrinya. Orang lain bisa percaya begitu saja dengan keadaan istrinya yang akan baik-baik saja padahal saya sendiri sangat cemas yang sangat luar biasa.
"Hamba pernah melihat yang mulia ratu naga api bertarung dengan semua kekuatan yang ia miliki. Dan itu bisa menghentikan mereka untuk beberapa kurun waktu." Biksu Souji Gadeja hanya pernah melihat bagaimana pertarungan Ratu naga api yang sangat luar biasa. Kekuatan yang hebat tidak akan mudah dikalahkan begitu saja, itulah menurutnya kenapa Ratu naga api akan baik-baik saja malam ini.
"Ya. Kau benar. Harusnya aku lebih percaya pada ratuku." Raja naga api tentunya memahami itu. "Tapi aku tidak bisa berdiam diri saja. Aku adalah seorang raja yang seharusnya bergerak, bertindak mengatasi masalah ini." Kemungkinan baginya untuk membantu istrinya itu ada walaupun tidak dekat ini.
"Bersabarlah untuk beberapa waktu, kami pasti akan menemukan wadah yang cocok untuk yang mulia raja naga api untuk reinkarnasi nantinya." Hanya itu yang dapat ia katakan pada Raja Naga Api.
Apakah yang akan terjadi pada mereka selanjutnya?. Apakah mereka dapat mengatasi masalah itu dengan baik?.
Next.
...***...
__ADS_1