
...***...
Ratu Naga Api dan Raja Naga Api saat ini sedang duduk bersama. Mengamati apa yang ada di depan mereka saat ini, keadaan kota Sukuranburu Selatan. Perubahan sangat luar biasa yang mereka rasakan saat ini. Ratu Naga Api saat ini mengenakan pakaian ratu yang zaman dahulu agar menyamai Raja Naga Api sambil mengingat apa saja yang telah terlewatkan oleh mereka sehingga mereka tidak dapat merasakan adanya perubahan yang sangat pesat dari yang dahulu dengan yang sekarang.
Sementara itu. Akihara Masamune, Mizuaki Sayax, Mizuno Sora sedang mengintip Raja Naga Api dan Ratu Naga Api dari kejauhan karena mereka takut akan disembur oleh keduanya jika berani mengintip kemesraan Raja Naga Api dan Ratu Naga Api. Lalu bagaimana dengan Biksu Souji Gadeja yang tidak terlihat oleh mata mereka?. Tentunya itu menjadi tanda tanya bagi mereka tentang keberadaan Biksu Souji Gadeja yang tidak biasanya tidak ikut dengan hal tentang Ratu Naga Api dan Raja Naga Api yang sangat luar biasa.
"Lupakan saja dimana biksu pemarah itu berada." Mizuno Sora tidak peduli sama sekali. Saat ini ia benar-benar kagum dengan apa yang ia lihat di depannya saat ini. "Ratu naga api jauh lebih sangat cantik dengan balutan busana seperti itu." Ucapnya dengan penuh kekaguman yang sangat luar biasa.
"Ya, kau benar sora. Aku yakin karena itulah raja naga api sangat mencintai istrinya yang super cantik." Mizuaki Sayax sangat setuju dengan apa apa yang dikatakan oleh Mizuno Sora tentang kecantikan Ratu Naga Api.
"Ratu naga api memang sangat cantik luar biasa. Bahkan tidak belum ada yang menandingi kecantikan beliau hingga saat ini." Sebagai pengawal pribadi Ratu Naga Api, tentunya ia mengetahui itu. Akan tetapi pada saat ini Ratu Naga Api terlihat sangat cantik dengan busana ratu yang sangat anggun mengalahkan bunga indah manapun juga.
__ADS_1
Sementara itu, percakapan Ratu Naga Api dan Raja Naga Api ketika bersama dalam kondisi yang seperti ini. Keduanya mengamati dengan baik bagaimana hamparan Kota Sukuranburu yang sangat berbeda dari yang pernah ia pimpin kala itu.
"Ini sangat jauh dari apa yang kita harapkan, dan apa yang kita bayangkan. Ini perubahan yang sangat luar biasa." Raja Naga Api tidak tahu harus memulai mengamati dari mana. "Sepertinya masa pemerintahan yang aku pegang telah hilang begitu saja." Raja Naga Api hanya mengatakan apa yang ia rasakan pada saat itu.
"Ya, rajaku kekasihku benar. Perubahan ini terjadi ketika kita sedang terlelap di dalam dunia yang penuh kegelapan." Ada perasaan sedih yang ia rasakan pada saat itu.
Kembali ke masa itu.
"Apakah mungkin saat ini mereka berada di dalam laut selatan?. Sehingga aku sama sekali tidak bisa melacak keberadaan mereka semua?. Bahkan anak buah yang sangat aku percayai kemampuan yang mereka miliki, namun malah tidak bisa menemukan keberadaan mereka sama sekali." Dalam hatinya sangat heran dengan apa yang tejadi. "Ya, bisa saja itu yang terjadi, karena aku memang tidak bisa merasakan keberadaan mereka, jika memang mereka saat ini berada di laut selatan hanya untuk menghindari pengejaran yang akan kami lakukan." Ryuu Amane mencoba memikirkan ke arah sana. Jika ia memikirkan dengan kepalanya yang makan jernih maka itulah yang ia dapatkan.
"Baiklah, jika itu yang akan aku terjadi, sebaiknya aku memang merasa lega untuk sementara waktu. Karena tidak akan mudah bagi mereka untuk sembuh begitu saja jika tidak melakukan apa-apa selama satu bulan setidaknya." Ryuu Amane masih ingat bagaimana caranya Suku Naga Air mengobati luka mereka yang sangat parah. "Aku akan mengatakan itu pada biksu souji gedaje besok. Dengan begitu mungkin aku bisa kembali pada kehidupan sekolah ryuu amane." Perasaannya belum bisa ia pastikan akan seperti apa setelah ini. "Tapi sebelum itu aku harus pergi melihat tugu raja naga api. Aku ingin melihat bagaimana suamiku saat ini seperti apa." Di saat yang bersamaan ia mulai tersenyum membayangkan suaminya. "Tunggu saja, aku akan segera menemuimu setelah memastikan semuanya aman untuk sementara waktu." Setelah berkata seperti itu, Ryuu Amane pergi dari sana, ia tidak memaksakan dirinya untuk mencari keberadaan dua orang yang merupakan wadah reinkarnasi.
__ADS_1
Kembali ke masa ini.
Raja Naga Api terkejut dengan apa yang telah dikatakan oleh Raja Naga Api.
"Keberadaan sukma naga air sangat berbahaya. Karena itulah aku harus menghentikan mereka semua, termasuk menghentikan raja naga air yang mungkin saat ini sedang berusaha lepas dari kurungan itu." Ratu Naga Api sedikit menjelaskan alasan kenapa ia Raja Naga Air segera dimusnahkan bersama dengan anak buahnya.
"Jadi itu yang harus kita hadapi setelah apa yang terjadi?." Raja naga api sangat heran dengan sikap orang-orang suku naga air yang dari dulu ingin menguasai sebuah negara bahkan memperbudak manusia dengan sesuka hati mereka.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Bagaimana nasib mereka kedepannya?. Apakah Ratu Naga Api dan Raja Naga Api akan melakukan pertarungan besar-besaran nantinya dengan Raja Naga Air jika memang seperti itu yang akan terjadi?. Simak terus ceritanya ya pembaca tercinta. Kisah ini akan semakin menarikd dengan beberapa kejadian yang menjadikan mereka orang yang sangat tangguh dalam menghadapi masalah yang telah mereka alami. Jangan lupa tinggalkan jejak supaya author yang tidak berwujud ini semangat lanjutin ceritanya ya.
...***...
__ADS_1