Rising Of The Mage

Rising Of The Mage
Bab 30


__ADS_3

Mereka menyambangi sebuah toko tempat biasa Yudi datang, untuk membeli barang-barang murah dan toko itu adalah Luuin store.


"Kau yakin tempatnya ini?" tanya Goruru.


"Tempat ini adalah tempat Pamanku biasa berdagang, aku dulu tinggal di sini untuk menyamvung hidup dan mendapatkan makanan murah." Jawab Yudi.


Selepas mengucapkan itu Yudi langsung membuka pintu tanpa membunyikan bel, alhasil Luuin yang sedang beres-beres terkejut. Dia menatap ke arah orang yang datang dan dia tambah terkejut.


"Hei bisakah kau masuk dengan lebih sopan!" teriak nya sambil sesekali tersenyum.


"Maaf ya, aku datang kemari untuk membeli sesuatu bukan untuk bertamu!" Balas Yudi.


Wajah Luuin sedikit geram ketika mendengar ucapan itu, namun dia membalas, "anak muda! Sopan santun tidak hanya dilakukan saat kau bertamu, tapi sopan santun harus kau lakukan pada setiap keadaan. Termasuk saat kau sedang berjualan, karena itu adalah motto hidup kita di benua Jawadwipa." Ujar Luuin panjang lebar menjelaskan.


Goruru yang tidak mengerti hanya celingak celinguk, melihat interaksi yang dilakukan oleh Luuin dan Yudi. Sang pedagang akhirnya berniat untuk tidak meneruskan, dia pun menghampiri sambil tersenyum ramah dan menggaruk belakang kepalanya.


"Ya ampun! Kau ini baru bertemu malah melakukan hal-hal yang membuatku geram, aku sedang beres-beres di sini," ujar Luuin.


Menanggapi itu Yudi bersikap tidak peduli dan berkata, "ya itu memang harus dilakukan, karena kebersihan tempat ini akan membuat para pembeli nyaman dan datang kemari. Menjaga kebersihan Toko merupakan sikap seorang pedagang bukan?" balas Yudi


Luuin hanya mendesah ketika mendapati pernyataan tersebut, dia tidak habis pikir pada bocah yang telah diselamatkan ini. "Apa begitu caramu membalas kebaikan yang telah kulakukan padamu!" Ucap Luuin tinggi.


"Iya iya aku minta maaf. Cih kalau terdesak selalu hal itu yang kau bahas, dasar paman curang!" Gerutu Yudi.

__ADS_1


Meski keduanya hanya menghabiskan waktu beberapa lama sekitar 2 minggu, karena Yudi mengalami cidera akibat gelombang pertama baginya. Maka secara tidak langsung dalam 2 minggu itu, hubungan mereka bisa dibilang erat.


Yudi sebelum memutuskan untuk menjadi seorang Petualang, dalam 2 minggu itu dia membantu Luuin mengurus tokoh ini. Luuin juga selalu menjelaskan tentang apa apa yang harus dilakukan oleh seorang pedagang, agar dagangannya laris dan banyak pengunjung.


Kata-kata yang selalu diingat oleh Yudi dan selalu diulang olehnya antara lain adalah 'menjaga kebersihan toko dan membuat nyaman seorang konsumen, merupakan kewajiban seorang pedagang.'


Ada yang unik dari class tersebut, umumnya para pedagang mendapatkan experience dari hasil menjual item. Lalu poin status mereka juga lebih banyak di kontribusi kan untuk meningkatkan kemampuan dalam Trading Marketing dan juga Selling. Ketiga status tersebut dikenal dengan Triple Principles of Merchant.


"Jadi apa hal yang bisa kubantu?" Ucapnya


Luuin langsung menuju ke negosiasi, Yudi yang mendengar itu hanya mendesah.


"Padahal kita baru bertemu, ku pikir kita bisa berbasa basi sedikit. Tapi kau malah langsung menuju ke bisnis, dasar mata duitan!" Ujar Yudi yang sedikit protes karena Luuin langsung bertanya keperluannya.


"Aku tidak ada waktu untuk berbasa-basi dan sepertinya Goblin ini, bukan yang dulu menemanimu?" tanya Luuin sambil melihat Goruru.


"Jadi kau salah satu dari teman Hobgoblin itu!" ucap Luuin.


Goruru segera menggoyangkan tangannya sambil tersenyum pahit, "sebenarnya aku adalah bawahannya!" Sanggah Goruru. Tapi Luuin malah tersenyum, "tidak apa-apa jika kau ku ibaratkan sebagai temannya, lagipula dia merupakan satu ras denganmu. Bedanya Goblin yang kemarin datang itu, setingkat lebih tinggi darimu." Ucap Luuin.


Memang benar, para goblin terbagi menjadi dua. Satu adalah Goblin biasa yang kedua adalah Hobgoblin. Goblin biasa memiliki ukuran yang kecil sedangkan Hobgoblin sangat besar.


Dikatakan dalam legenda, perbedaan usia mereka dan juga tubuh mereka. Dikarenakan letak di mana mereka dilahirkan, para goblin yang memiliki ukuran kecil.

__ADS_1


Umumnya lahir di sebuah Gua dekat sebuah hutan, sedangkan Hobgoblin lahir di sebuah tempat yang memiliki iklim extreme. Salah satunya ada di ujung benua Jawadwipa, dimana itu merupakan tempat paling ekstrim. karena hanya ada musim dingin di sana, kerajaan disana memiliki sebuah Keraton yang dikenal dengan sebutan Keraton Es Abadi. Barulah setelah kemunculan Holocaust, para Hobgoblin kembali ke wilayah tengah Benua Jawadwipa.


Class yang bisa diambil oleh Ras Goblin dan Hobgoblin pun berbeda, umumnya para Goblin memiliki Class [pemanah] [pendekar pedang] [penahan] [pengangkut] dan juga [orang desa].


Beberapa Goblin memiliki keterampilan unik sehingga dia mendapatkan kelas [penempa], ada juga yang menjadi [Pedagang]. Lalu untuk Hobgoblin, mereka memiliki Class yang terspesialisasi untuk menyerang.


Contohnya, [petarung] [Pelontar batu] ada pula [Gada perang] dan tingkat terkuat adalah [Goblin champion]. Sedangkan untuk strata pemerintahan mereka berbentuk kerajaan, dimana setiap Goblin yang memimpin 4 kepala suku akan menjadi seorang kepala desa.


Jika jumlah kepala suku di bawah naungan miliknya bertambah maka secara otomatis, tingkat dia terus meningkat contohnya begini. Seorang kepala desa mengepalai 4 kepala suku, lalu untuk naik ke peringkat selanjutnya sang kepala desa harus memiliki 8 kepala suku di bawah naungannya.


Sehingga dia bisa menjadi seorang [Lurah], setelah itu meningkat menjadi seorang [Bupati] di mana dia memiliki 12 kepala suku di bawah naungannya. Lalu untuk selanjutnya setelah [bupati] menjadi [gubernur] terus [walikota] dan akhirnya menjadi seorang [Lord Goblin].


Itulah rincian status kebangsawanan dari para Goblin, untuk status militer dalam kerajaan mereka akan aku jelaskan di segmen yang lain.


"Meski begitu Tuan Luuin, dia adalah Tuanku dan aku sangat menaruh hormat padanya." Ujar Goruru.


Mendengar itu Luuin hanya mengangkat bahu dan tersenyum, sebab merasakan bahwa Goblin di depannya ini sangat menaruh hormat pada Hobgoblin yang dulu pernah dibentaknya karena dikira akan membahayakan Yudi.


"Baiklah aku mengerti, sekarang apa keperluan kalian?" Tanya Luuin.


Yudi segera melihat-lihat apa yang tersedia di tempat itu, dia melihat makanan, baju besi, senjata. Dia tidak belum yakin dengan apa saja yang harus dibelinya.


"Apa kau tahu bahan pokok untuk membangun sebuah desa apa saja, maksudku lihat kerajaan ini begitu luas dan megah. Kira-kira sebelum menjadi kerajaan seperti ini, apa yang mereka bangun ya?" Tanya Yudi pada Luuin.

__ADS_1


Segera Luuin memegang dagunya untuk memikirkan jawaban, setelah memutar otak miliknya. Akhirnya dia menjawab, "aku sih tidak begitu yakin, tapi untuk membangun sebuah desa atau tempat. Sepertinya kau harus membangun Rajah Perlindungan dulu." Ujar Luuin memberitahu.


"Kerajaan ini memiliki sebuah Rajah Perlindungan kuno yang diwariskan dari raja generasi pertama yaitu Mulawarman, itu tertulis dalam sebuah tugu prasasti. Di Tugu itu ada cerita bahwa dia mempersembahkan korban 20.000 ekor sapi dan benda berharga atas terciptanya kerajaan ini dan pengangkatan dirinya sebagai Raja. Selain itu juga, acara tersebut dimaksudkan untuk meminta berkah dari para dewa. Agar memberkati Kerajaan yang dipimpinnya dan sejak saat itu, ada sebuah Pelindung tidak kasat mata yang melindungi kerajaan ini bernama [Rajah Selimut Kalacakra!]" Ucap Luuin memperjelas.


__ADS_2