Rising Of The Mage

Rising Of The Mage
Let's Begin


__ADS_3

"Hei kau serius dengan ucapanmu itu, Tuan penasehat?" ucap Goobu setengah teriak


Goobu tidak menyangka akan mendapatkan kabar itu, sebab Kelurahan Amarta baru saja lolos dari kehancuran. Namun penasehat desa mereka malah ingin pergi ke Kerajaan Kutai.


"Iya aku akan pergi ke Kerajaan Kutai, sudah cukup lama aku meninggalkan rumah keduaku di sana. Kau pasti tahu kan apa yang ku maksud?" balas Yudi.


"Kalau begitu, aku juga akan pergi menemanimu. Aku juga ingin bertemu dengan ibu Sophie, hahaha aku ingin tahu bagaimana kabarnya dan tentu saja, menceritakan pengalamanku menjadi seorang Raja." balas Goobu dengan antusias.


"Tidak bisa, kau harus tetap di sini mengawasi para penduduk dalam membangun kembali Kelurahan Amarta. Kalau kau ada salam, nanti aku sampaikan." sanggah Yudi sambil menggeleng.


"Kenapa seperti itu, aku kan juga pernah ketemu dengan ibu Sophie dan tinggal di rumahnya. Lagi pula, kenapa aku tidak boleh pergi dari Kelurahan Amarta. Bukankah masih ada para pemimpin lain, yang bisa mengawasi pembangunan ulang Kelurahan Amarta ini." ucap Goobu beralasan untuk tetap bisa ikut ke Kerajaan Kutai.

__ADS_1


Yudi mendesah karena sudah tahu bakalan seperti ini, jika Dia pamit untuk pergi ke Kerajaan Kutai namun dia mencoba untuk membuat Goobu mengerti.


"Ucapanmu memang benar, tapi kau adalah pemimpin utama di Kelurahan ini. Memangnya siapa yang akan kau rekomendasikan untuk menggantikan posisimu itu?" tanya Yudi


"Hehehe hahaha tentu saja, aku akan memilih Goruru yang menggantikan posisiku. Dia cukup lihai, ya setidaknya hanya untuk satu atau beberapa hari bolehkan bolehkan? Aku benar-benar ingin menghilangkan beban pikir- maksudku benar-benar ingin pergi ke Kerajaan Kutai untuk bertemu dengan ibu Sophie." ucap Goobu panjang lebar sambil memelas.


'Kalau dipikir-pikir benar juga sih, kasihan juga Goobu kalau tidak diberi kesempatan untuk merehatkan diri sejenak. Setidaknya, mengganti suasana akan membuat dirinya lebih baik dan tidak merasa terbebani.' batin Yudi


"Ya udah deh, sebaiknya anda panggil Goruru dan juga Reka. Kita akan pergi bertiga. Anda, Aku Dan Reka bagaimana?" ucap Yudi.


Yudi hanya tersenyum masam karena dilihat dari gelagatnya saja, dia sudah tahu kalau tujuan Goobu ikut dengannya. Pasti untuk merilekskan pikiran, karena selama beberapa waktu ini dia terus mengawasi perkembangan desa Amarta.

__ADS_1


Setelah 2 jam Yudi dan Goobu menjelaskan situasinya pada kedua orang yang dipanggil, Goruru segera melontarkan sanggahan.


"Kenapa aku yang malah menjadi Pengganti tuan Gobu? "ucap Goruru.


"Oh ayolah Goruru, ini hanya sementara. Setidaknya sampai aku kembali dari kerajaan Kutai. Aku ingin kau mengganti posisiku hanya untuk kali ini, tolong aku." pinta Goobu dengan wajah memelas.


Berlainan dengan Goruru yang memasang wajah kecut, di sebelahnya Reka hanya menguap.


"Iya, tidak ada orang yang cocok untuk menggantikan posisi Raja selain dirimu." ucapnya


"Sialan kau, bukannya bantu aku untuk menolak ini malah mendukungnya. Kalau boleh jujur sih, aku lebih baik pergi ke Kerajaan Kutai bersama dengan Penasehat Desa Yudi." ucap Goruru dengan sungut

__ADS_1


Keduanya pun terlibat adu bacot yang cukup seru, sedangkan Yudi yang memiliki ide untuk pergi ke Kerajaan Kutai demi menemui Ibu Sophie dan pulang ke rumah keduanya hanya bisa mendesah.


'Kalau tahu seperti ini yang akan terjadi, lebih baik aku pergi diam-diam saja.' batinnya


__ADS_2