Rising Of The Mage

Rising Of The Mage
Pergolakan selesai


__ADS_3

Ketika dua jenderal skeleton itu sudah dikalahkan oleh shadow, sebuah hint tiba-tiba muncul di depan wajah penduduk desa Amarta yang sedang bergelut dengan para Undead


[Keberanian yang luar biasa, pemimpin pengawal dari mage Yudi sudah berhasil membunuh dua Jenderal skeleton. kini keadaan sudah berbalik 180 derajat. All statistik dari para Undead menurun drastis, karena kehilangan pemimpin mereka. Status Confusing di derita oleh para Undead]


Begitu menerima pemberitahuan itu Goobu segera berteriak lantang.


"Inilah saatnya, inilah kesempatan kita untuk memenangkan pertarungan ini. Semuanya Serang mereka dengan segenap kekuatan yang kalian miliki."


"Ya mari kita Serang!" sambut seorang Manusia


"Jangan kasih kendor," teriak yang lainnya.


"Kemari kalian para Undead biarkan aku membuat kalian mati," ucap seorang Buto.


Itulah beberapa teriakan balasan untuk menanggapi sorakan penyemangat dari Raja Goblin. Hasilnya para Undead itu jumlahnya kian menipis.


Efek kehilangan dari pemimpin mereka membuat para unit terkena status [Confusing] karena kehilangan kekuatan yang mendukung moral mereka dalam bertarung.


Tentu saja ini sangat menguntungkan bagi pihak desa Amarta, dengan mudahnya semua pasukan desa Amarta melibat habis para Undead tersebut


Sistem dunia pun akhirnya memberikan pernyataan

__ADS_1


[Sebuah kemenangan yang gemilang


Desa Amarta yang baru berdiri beberapa Minggu, mampu bertahan dari gempuran serangan Undead. Berkata keberhasilannya itu tempat ini dianugerahi sebuah title yaitu Lurah. Kini statis tempat ini bukanlah sebuah desa melainkan kelurahan Amarta.


All statistik penduduk desa Amarta meningkat selama 7 hari


Poduksi makanan akan meningkat sebesar 4,5%,


Hewan-hewan akan mudah ditemui di sekitaran desa


Diizinkannya untuk membangun sebuah kuil agar para penduduk terjaga moralnya.


Untuk knight dari kerajaan Girisetra mendapatkan title brave karena kontribusinya dalam mempertahankan kelurahan Amarta.


Sedangkan yang paling khusus untuk Raja Goobu akan mendapatkan title Lurah secara resmi dan untuk penasehat Lurah Amarta dianugerahi sebuah title Tactician.]


Kita berhasil!" sorak salah seseorang diikuti riuh kegembiraan dari yang lainnya.


Tempat ini berubah menjadi sebuah teriakan kegembiraan karena bisa lolos dari gempuran 10.000 Undead. Tentu saja itu tidak akan berhasil jika bukan karena shadow yang membunuh dua jenderal skeleton.


"Terima kasih, shadow!" batin Yudi

__ADS_1


"Tuan penasehat, kita berhasil mempertahankan desa Amarta." ucap Goobu.


"Iya kau benar sungguh kejadian tidak terduga, apalagi tempat kita sekarang bukan sebuah desa lagi tapi sudah menjadi kelurahan." balas Yudi


"Kau benar aku juga tidak menyangka akan dapatkan title Lurah secepat ini," ucap Goobu.


Meski percakapan antara Yudi dan Goobu berisi kegembiraan, karena berhasil bertahan dari gempuran para Undead yang dikirimkan oleh kekacauan.


Namun pandangan Yudi menjadi sendu, sebab di bekas medan pertempuran ada beberapa korban akibat pertempuran itu. Hatinya teriris karena korban tersebut disebabkan oleh keegoisan dirinya untuk membuktikan diri dihadapan Sang Kekacauan.


Tiba-tiba Shadow muncul di belakang Yudi sambil melaporkan.


"Syukurlah, kita berhasil melewati bahaya yang menghadang kita. Sekarang apa perintahmu, Tuan?" Tanya Shadow.


"Pertama, aku berterima kasih karena kau telah mengalahkan Dua Skeleton General itu. Kedua, atur pasukanmu untuk mengintai di sekeliling Kelurahan Amarta ini. Agar tidak ada monster yang menyerang ketika kita sedang memulihkan keadaan. Itu saja Perintah saat ini," Perintah Yudi.


"Sama-sama Tuan, kalau begitu aku akan melaksanakan Perintah anda. Saya permisi!"Jawab Shadow sambil menghilang meninggalkan jejak asap.


"Masalah perbaikan akan kuserahkan pada Goobu, sekarang aku harus melanjutkan rencana selanjutnya dari Planning yang sudah kubuat." Batin Yudi.


......Arc Pergulatan di Desa Amarta Selesai.......

__ADS_1


__ADS_2