Rising Of The Mage

Rising Of The Mage
Gema Pertempuran 3


__ADS_3

"Aku suka dengan keyakinan itu. Kemarilah, akan kuladeni dirimu!" Ucap Great Skeleton.


"Kalau begitu, aku tidak akan sungkan." Balas Sosok bertudung.


Pedang besar milik sosok itu mengayun kuat, bermaksud menyayat dada si Great Skeleton. Namun monster kerangka itu menangkis dengan senjatanya.


Tapi Sosok bertudung tidak kehilangan akal. Dia mundur ke belakang untuk menjaga jarak, lalu sekejap kemudian menerjang dengan posisi pedang terhunus.


Monster Great Skeleton menggeser tubuhnya agar tidak terkena serangan tersebut. Lalu dia ayunkan pedang miliknya untuk membelah dua sosok bertudung itu.


Tapi sosok bertudung dengan lihai memutar tubuhnya sehingga pedang Great Skeleton, menghantam tanah dengan kuat sehingga menimbulkan debu.


Segera setelah itu, Sosok bertudung bergerak cepat dan menggunakan Skill miliknya.


"Dance of Blade Demon!"


Aura ungu menyelimuti pedang besar sosok bertudung. Setelah itu, gerakannya menjadi lincah dan menebas beberapa kali Great Skeleton.


Akibat serangan itu HP bar yang tadinya Satu setengah dari tiga Bar karena melawan Buta Cakil dan Widura. Langsung berubah menjadi seperempat bar lagi, membuktikan kalau Serangan sosok itu sangat kuat.


'Bagaimana bisa?' Batin Buto Cakil terkejut.


'Dia dengan mudahnya mengurangi HP bar Great Skeleton dengan satu Skill, padagal kami harus bekerjasama untuk mengurangi HP Bar miliknya hingga menjadi satu setengah. Berapa level sosok ini?' Batin Widura tidak menyangka


Dua sosok berbeda Wangsa itu jelas tercengang, dengan apa yang sudah dilakukan oleh Sosok bertudung itu. Rasa kagum pada sosok itu terpatri di hati mereka.

__ADS_1


Sementara itu, Great Skeleton yang Melihat sisa HP bar miliknya tinggal seperempat karena serangan lawannya geram bukan kepalang. Tidak pernah dia duga, kalau Hit Point miliknya bisa dikuras dengan signifikan.


"Sialan! Berani sekali kau mengurangi Hit Point milikku dengan cepat." Ucapnya seraya melayangkan dengan ganas pedang miliknya dan dapat ditangkis oleh sosok bertudung.


Ditengah posisinya yang sedang bertahan sosok itu menjawab.


"Heh! Lucu sekali, bukankah dirimu berkata akan meladeniku? Kenapa kau malah mengeluh? Apa itu artinya kau terkejut dengan kekuatanku?" Ucap sosok bertudung memprovokasi.


"Tutup mulutmu makhluk fana! Aku adalah perwujudan kegelapan yang tidak akan kalah dari kalian!" Geram Great Skeleton.


"Kalau begitu, jangan mengeluh dan hadapi aku dengan berani!" Balas sosok bertudung.


Tiba-tiba lubang mata Great Skeleton mengeluarkan sinar merah, mulutnya yang hanya tengkorak bergetak berkali-kali.


"Sekarang hadapi seranganku ini, Demon Blade Art : Death Slash. Matilah!" Serunya


Great Skeleton Ayunkan pedang dan aura merah darah itu melaju untuk menebas Sosok bertudung.


"Bahaya!" Seru Buto Cakil.


"Sial itu tidak akan sempat." Teriak Widura.


Namun mata mereka melebar, karena sosok yang tertebas tidak mengeluarkan darah melainkan berubah menjadi bongkahan kayu. Ternyata itu adalah sebuah teknik perubahan.


'Itu Aji Malih Rupa!' Batin Buto Cakil

__ADS_1


'Siapa sosok ini sebenarnya?'Batin Widura.


Aji Malih Rupa adalah kemampuan sihir untuk membuat Samaran diri dengan sebuah benda sebagai katalis. Yang luar biasa dari Ajian ini adalah samaran diri tersebut juga bisa menyerang dan membunuh.


Trik untuk menghilangkannya, kau harus memberikan serangan fatal pada samaran diri sang pengguna.


Ding!


[Aji Malih Rupa


Tingkat Kemahiran : [Beginner 1 : 35%]


Konsumsi Mp : 150


Sebuah Sihir yang memungkinkan pengguna menciptakan bayangan dirinya dengan sebuah benda sebagai katalis. Cocok digunakan untuk membuat serangan tipuan.


Kekuatan bayangan akan meningkat sesuai tingkat kemahiran.


Belum ada kekuatan khusus pada samaran.


Kelas yang cocok : tidak dibatasi.]


Ding!


[Bayangan diri yang Dibuat Pasukan anda hancur!]

__ADS_1


"Oh ini menjadi semakin menarik," ucap Yudi yang mengamati dari kejauhan.


__ADS_2