Sang Ketua Osis

Sang Ketua Osis
Para Wanita Cantik


__ADS_3

ketiga gadis itu, segera turun dari kamar Sonya pergi ke ruang, dimana akad nikah tadi, di ucapan. Mereka berjalan beriringan, pastinya Sonya di bagian tengah, Syifa disebelah kanan, sedangkan Sarah sebelah kiri, menggandeng tangan Sonya.


Terlihat, semua mata para tamu, telah mengembang langsung tertujuh, kepada mereka bertiga. Tak suara, mereka kini langsung mendudukan Sonya disamping Surya.


Semua mata para tamu pun tertunjuh kagum melihat Syifa tak terkecual Dias yang sudah sedari tadi sadar akan kehadiran gadis cantik itu. Khusus hari ini, Syifa memang memakai make up tapi tidak setebal Sonya begitu pula dan Sinta, Sarah dll.


Syifa melihat kehadiran Dias, berada pada para saksi ikut mendudkan dirinya disamping Dias, yang terlihat lebih tampan. Gadis tersebut juga melakukan hal-hal persis Dias yang terlihat kagum atas dirinya sendiri.


"Ihhh.. sepertinya Syifa udah terpikat deh sama Dias" bisik batin Syifa menatap Dias disebelahnya, sedang lelaki itu masih belum juga mengedipkan matanya.


"Syif.. hari ini lo cantik parah tahu nggak sampe,, gue pangling.. lihat wajah lo,, saking cantiknya lo, hari ini" ujar batin Dias ikut memujj kecantikan gadis itu.


Begitu pun dengan Surya melihat Sonya yang berada tepat disebelahnya yang sekarang sudah jadi istrinya dia juga ikutan menatap wajah gadis yang telah halal untuknya tanpa berkedip, disusul Sonya, juga berulah seperti yang dilakukan sang suaminya terhadapnya.


"Sumpah.. bang Surya,, eh salah,, suami gue ganteng buanget" bisik bantin Sonya menatap Surya.


"Nggak salah gue, memilih lo Nya untuk jadi istri gue secara lo emang cantik banget" sahut batin Surya.

__ADS_1


Ditempat lain juga terlihat Kevin yang sepertinya lagi menatap kecantikan Sarah begitu beda hari ini Kevin memang sudah mulai menyukai Sarah setelah waktu itu teman-temannya menjodohkannya dengan Sarah.


"Sarah.. rupanya,, lo juga,,, begitu cantik parah" jawab batin Kevin menatap kearah Kevin sedang Sarah pun membalas tatapan Kevin dengan senyumannya.


"Lo.. Dia kok liatin gue gitu amat ya? apa jang-jangan dia udah suka lagi sama gue?" tutur batin Sarah, saat melihat Kevin terus-terusan menatapnya.


Dimas dan David hanya sibuk memainkan ponselnya setelah acara begitu sakral itu, terselesaikan. Dimass seperti biasa masih mencuri-curi pandangan melihat Syifa diam-diam karena memang ia masih menyukai Syifa sampai di detik ini.


******


Cuppp


Wajah Sonya berubah memerah setlah tingkah Surya yang selesai mencium keningnya beralih mencumbu bibir merona milik istrinya dihadapan semua orang.


Tamu yang melihat itu, hanya menganggapnya wajar, toh emang mereka sudah sah dan lagian sudah halal untuk melakukannya sekarang.


"Cieee" sahut mereka semua yang melihatnya.

__ADS_1


"Sikat cuyyy" kata Kevin memandangi aksi mereka.


"Azek azekk jozzz" kata Dias ikutan angkat bicara.


"Wah.. beruntungnya gue lihat yang live apalagi yang ngelakuin itu sahabat gue sendiri, hahha" ucap Sarah cengegesan membuat semuanya tertawa.


"Inget para jomblo dong bang,, kacian, pasti atit lihat adegan ini" ujar David menimpali tak terima suasana yang menurutnya begitu hottt.


Setelah sekian lama Surya juga Sonya menghentikan aktivitasnya, yang berhasil ngebuat jiwa para jomblo, merasa sakit seperti perkataan David barusan :V


******


Keluarga Sanjaya, Brayen tampak begitu sibuknya, ia masih sibuk menjamu tamu, yang terus-terus datang memberikan selamat atas pernikahan anak-anaknya, hingga malam pun tiba, dan kini rumah Sonya sudah terlihat sepih tinggal ada Dimas dkk juga Syifa dkk.


"Ehhem" deheman Syifa dkk, berhasil membuat ke2 mempelai ikut terkejut akan kehadiran mereka.


"Batuk, ibu aji?" tanya Surya ngasal membuat semua orang ikut tertawa mendengar ucapannya.

__ADS_1


__ADS_2