
Sinta mendekatkan dirinya sembari mengelus bahu menantu cantiknya itu, "Nggak apa-apa sayang kalo pun memang belum dikasih itu nggak masalah kok" balas Sinta meyakinkan Sonya.
Syifa tersenyum, "Sonya denger gue.. lo, nggak usah khawatir.. kita semua.. nggak akan marah kok" ucap Syifa memberika test peck itu kepada Sonya setelah mengambilnya dari tangan Wanda.
"Ekm.. baiklah.. kita pergi sekarang" kata Sonya yang dibalas anggukan oleh Syifa dan lainnya, semua pun menatap kepergian Surya juga Sonya, dengan penuh kebahagiaan berharap hal tersebut jadi kenyataan.
Dengan memberanikan diri Sonya mengambil benda tersebut dari tangan Syifa, yang tak lain test peck itu, awalnya Sonya agak ragu tapi karena semua support dari keluarga akhirnya ia pun menyetujuinya.
Sonya pergi menuju kamarnya bersama Surya jujur saja menantu juga sekaligus istri cantik dari abang Surya itu merasa agak gundah. Takutnya membuat semua keluarga yang ada dibawah kecewa.
Pasutri itu sudah berada pas didepan kamar mandi, Surya tersenyum, "Sayang.. kamu nggak usah cemas nggak pa-apa kok" ujar Surya sembari menenangkan istri cantiknya itu didalam pelukannya.
Sonya mengembuskan nafas kasarnya, "Ekm.. yang.. kalo semisal kita belum diberi? apa.. kamu bakalan ceraikan aku?" lirih Sonya menundukkan kepalanya. Surya mendengar itu mengeratkan pelukannya pada istrinya cantik yang masih didalam pelukannya.
Surya tersenyum, "Nggak sayang.. apa pun hasilnya.. aku akan selalu ada untukmu, selamanya hingga ajal memisahkan kita berdua" balas Surya mengangguk.
Sonya melepas pelukan suaminya, "Janji yah? awas aja kalo boong" ujar Sonya memberi pingky promise kepada suaminya, lelaki tampan itu hanya tersenyum membalas pintah istrinya.
"Janji.. aku janji sayang.. bakal setia sama kamu seorang" kata Surya menekankan ucapnnya agar istrinya lebih yakin lagi akan dirinya. "Baiklah.. aku masuk sekarang ya!!" seru Sonya tersenyum.
__ADS_1
Surya melihat perlakuan istrinya itu yang terlihat agak aneh layaknya anak kecil hanya mengangguk, "Apa mau.. sekalian aku temenin?" tanya Surya yang langsung dibalas gelengan kepala sama istrinya.
Sonya akhirnya masuk kamar mandi setelah drama panjang itu berlalu dengan mendapat keyakinan dari suaminya. Dengan penuh kesabaran, suaminya pun menunggu istrinya keluar dan beberapa saat setelah itu Sonya keluar dengan membawa hasil test peck ditangannya yang sudah dibaluti oleh tissu.
Surya tersenyum, "Sayang.. gimana hasilnya?" imbuh Surya menuntun Sonya keluar dari kamar mandi.
Sonya mengangkat kedua bahunya, "Sayang.. aku belum cek hasilnya.. karena aku tak tahu cara pakai ini gimana.. jadi biarkan mami sama bunda aja yang cek" balas Sonya yang segera diangguki Surya.
Pasutri itu pun kembali turun, terlihat wajah semua keluarga begitu resah gelisah menunggu hasil test pack. Surya masih menuntun istrinya itu hingga sampai dihadapan semua keluarganya.
Sinta tersenyum, "Sayang.. gimana hasilnya!" seru Sinta menatap serius kedua pasutri tersebut yang sudah ada dihadapannya.
"Mi.. Sonya belum tahu bagaimana cara pakenya jadi biar mami sama bunda aja yang cek" kata Sonya lalu memberi testpack tersebut kepada Sinta. Sinta yang melihat itu hanya tersenyum mengangguk.
"Baiklah.. biar mami.. dan bunda, yang lihat hasilnya" balas Sinta tersenyum menatap menantu cantiknya.
Sinta dan Wanda yang sedari tadi sudah tak sabaran, akhirnya langsung membuka hasil test pack itu dan alangkah dibuat terkejutnya mereka setelah hasil testpacknya menunjukkan dua garis yang berarti Positife dengan kata lain Sonya beneran hamil.
Sontak Sinta dan Wanda berlompat kegirangan setelah melihat hasil testpack itu positife, semua yang melihatnya ikutan bergembira bersama dengan rasa penuh kegembiraan yang artinya sebentar lagi mereka akan menimang anak sekaligus cucu.
__ADS_1
"Sayang.. kamu hamil" balas Sinta masih berlombat penuh kegembiraan bersama Wanda dan lainnya.
"Alhamdulilah terima kasih ya Allah" ucap Surya akan pemberian tuhan akan hari ini. Sonya mendengar itu ikutan bahagia namun karena badannya yang kurang feat jadi tak bisa berbuat apa-apa kecuali memeluk tersenyum memeluk suami tampannya itu.
Surya tersenyum, "Terima kasih sayang untuk hari ini, aku.. sungguh sangat bahagia" imbuh Surya sembari mencium kening istri cantiknya.
"Yeah.. bentar lagi.. Syifa bakal punya ponakan dong" ujar Syifa masih girang disusul yang lainnya. Sanjaya melihat kejadian itu hanya ikut tersenyum bahagia.
"Sayang.. terima kasih ya karena sebentar lagi mami papi bakal punya cucu" balas Sanjaya memukul pelan bahu putera sulungnya juga istrinya tersebut.
"Iya papi" balas mereka barengan.
"Selamat bang.. Nya.." ujar Sarah Doni barengan.
Pasutri itu tersenyum, "Iya.. makasih" imhuh mereka barengan tidak ingin kalah.
Sonya dan Winda mendekati pasangan tersebut lalu memeluknya begitu erat, "Sayang.. jaga baik-baik ya, rawatlah dia sebaik mungkin" ujar Wanda tersenyum.
"Pokoknya,, sehat terus ya sayang.. calon cucu mami juga.." ujar Sinta mengelus lembut perut menantunya itu. Sonya yang merasa geli akan perutnya dieluselus pun berusaha menahan kegeliannya akan hari ini.
__ADS_1