
Mo Xian kembali ke dalam kereta bersama Li Zhou Ran yang kesal. Setelah kembali Li Zhou Ran terus mengomel dan memastikan Mo Xian menganggukan kepalanya untuk setiap kalimat yang dia muntah-kan.
Mo Xian sendiri masih tidak mengerti kenapa Li Zhou Ran begitu membenci orang yang bernama Wang Xueshi. Li Zhou Ran hanya mengatakan orang itu adalah penjahat anak, tapi tidak menjelaskannya secara detail.
Mendengarkan Li Zhou Ran hingga selesai mengomel, Mo Xian kembali beranjak keluar dari kereta setelah mendapat izin.
Di luar, Mo Xian tidak melihat Li Huan, sebaliknya dia melihat Wu Jiao Xing duduk sendiri di tempat kusir.
Mo Xian mendekatinya dan melihat antrian yang harus mereka tunggu masih panjang.
"Dimana paman?" tanya Mo Xian saat duduk di samping Wu Jiao Xing.
Wu Jiao Xing menoleh dan menatapnya sekilas sebelum kembali melihat ke dataran salju di depan.
"Tuan Li Huan membawanya pergi."
"Kemana?"
"Menghajar seseorang."
Mo Xian terkesiap, ayah angkatnya tidak pernah menghajar orang sebelumnya. Setidaknya Mo Xian belum melihatnya sendiri selain binatang raksasa waktu itu.
"Siapa?"
"Tuan Wang Xueshi."
"Kenapa?"
Wu Jiao Xing menatap sekitar, terutama kereta yang ada di belakangnya. Memastikan Li Zhou Ran tidak mendengarnya, dia mendekatkan tubuhnya ke sisi Mo Xian dan berbisik, "Nyonya Li akan marah jika tuan Li Huan tidak membuat tuan Wang Xueshi babak belur."
Mo Xian ikut berbisik, masih tidak mengerti. "Kenapa?"
Dahi Wu Jiao Xing berkerut. "Kau sudah diomeli habis-habisan oleh nyonya Li , apa kau masih tidak mengerti?"
Mo Xian menggelengkan kepalanya, bagaimana dia bisa mengerti dengan kecepatan berbicara Li Zhou Ran saat mengomel, beberapa suku kata bahkan sering terdengar tidak jelas dan berulang-ulang.
Wu Jiao Xing berdecak. "Aku beri tahu, Tuan Wang Xueshi itu sudah dikenal banyak orang sebagai master pengobatan yang ajaib di seluruh benua Yuan Xing. Tapi orangnya sedikit gila karena dia suka menculik anak di jalanan."
"Menculik anak?"
"Mm, itu julukannya, tapi itu sebenarnya tidak bisa dibilang menculik anak karena Tuan Wang Xueshi sudah meminta izin pada orang tua mereka."
"Lalu?"
"Itu karena Tuan Wang Xueshi melakukannya dengan cara yang salah."
"Bagaimana?"
"Kudengar Tuan Wang Xueshi memiliki penglihatan yang sangat bagus tentang bakat anak. Saat dia melihat anak yang berbakat, dia akan meminta izin pada orang tua sang anak, tapi jika orang tua mereka menolak, Tuan Wang Xueshi akan mulai menginap di depan rumah mereka sampai mendapatkan anak itu sebagai muridnya. Kadang-kadang itu bisa sampai satu bulan sebelum orang tua mereka menyerah dengan semua bujuk rayu dan tipuan Tuan Wang Xueshi agar menyerahkan anak mereka."
Garis-garis hitam muncul di wajah Mo Xian, Wang Xueshi ini orang yang sangat keras kepala.
__ADS_1
"Lalu, bukankah mereka yang pada akhirnya menjadi murid Tuan Wang Xueshi akan menjadi orang-orang hebat?"
Wu Jiao Xing memutar matanya. "Ya, aku tidak terlalu jelas tentang hal itu. Tapi, kakak senior Zhao Jin mengatakan kalau Tuan Wang Xueshi lebih suka berburu anak untuk dijadikan murid, setelah mendapatkannya, anak-anak itu akan ditinggalkan pada Shixiong mereka untuk belajar dan Tuan Wang Xueshi akan pergi untuk berburu anak yang lain," jelasnya.
"Karena itulah, nyonya Li tidak ingin kau sampai jatuh menjadi murid Tuan Wang Xueshi, seberapa hebatnya dia, Tuan Wang Xueshi tidak benar-benar mengajari murid-muridnya."
Mo Xian mengangguk, sekarang dia mengerti kenapa Li Zhou Ran sangat marah saat melihat Wang Xueshi.
"Apa ayah dan ibu sudah mengenal Tuan Wang Xueshi sejak lama?"
Wu Jiao Xing mengangguk.
"Tuan Li Huan dan Tuan Wang Xueshi adalah kakak dan adik seperguruan."
Mata Mo Xian membola, "Mereka kakak adik seperguruan? Apa itu artinya Tuan Wang Xueshi adalah anggota Aliansi Merak?" tanyanya sedikit heran karena ini adalah pertama kalinya dia melihat Wang Xueshi.
Wu Jiao Xing mendesah. "Itu dulu saat mereka di bawah guru yang sama. Saat Tuan Wang Xueshi menemukan bakatnya di dalam matanya, dia lebih suka berburu anak-anak untuk dibawa ke sekte Yuan Ming Dao dan dilatih oleh murid-murid tertuanya. Kakak senior Zhao Jin mengatakan Tuan Wang Xueshi adalah salah satu kandidat terbaik untuk Aliansi Merak, tapi karena sifatnya, dia memilih keluar dari Aliansi Merak."
Mo Xian menghela napas.
"Apa hubungan mereka di masa lalu baik?"
Wu Jiao Xing mengangguk.
"Mm, mereka berhubungan baik, bahkan sampai sekarang. Hanya saja senior Zhao Jin bilang sikap mereka memang seperti itu saat bertemu. Jadi kau tidak perlu memikirkannya. Kau akan lihat bagaiman gigihnya Tuan Wang Xueshi untuk membuatmu jatuh ke dalam pelukannya."
Entah kenapa tubuh Mo Xian menggigil saat mendengar itu, entah karena udara dingin atau dari perkataan Wu Jiao Xing, Mo Xian tidak bisa memastikan sampai keesokan paginya saat Mo Xian bangun dari tidur dan melihat sendiri bagaimana Wang Xueshi benar-benar menaati perkataannya untuk tidur di depan pintu kereta keluarga Li.
"Selamat pagi, Tuan Muda Mo."
Mo Xian tidak tahu bagaimana harus bereaksi selain bibirnya yang berkedut. Mo Xian melihat ke dalam kereta, ayah dan ibunya masih tertidur.
"Tuan, apa yang sedang kau lakukan di sini?" tanya Mo Xian tanpa berani keluar dari kereta.
Wang Xueshi tersenyum. "Jadilah muridku dan akan kubuat Tuan Muda Mo menjadi ahli pengobatan yang hebat, orang tua hebat ini tidak akan mengingkari janji."
Bibir Mo Xian berkedut, kata-kata Wu Jiao Xing benar. Orang ini sebenarnya suka merayu dan membual tentang dirinya sendiri.
"Ratusan muridku telah menjadi orang-orang sukses dalam bidang pengobatan. Nama mereka terkenal di mana-mana. Jika kau menjadi muridku, kau tidak perlu lagi memikirkan soal uang, hidupmu akan bergelimang harta, akan kuajari kau cara membuat ramuan-ramuan ajaib yang ...,"
"Terus saja membual!"
Mo Xian melihat ke belakang, Li Zhou Ran berdiri tepat di belakangnya, menatap tajam pada Wang Xueshi.
Wang Xueshi tersenyum kecut. "Haa, selamat pagi, Jiejie."
Tidak ada keramahan di wajah Li Zhou Ran yang menggelap dengan kasar wanita itu mengambil sepatunya dan melemparnya tepat di wajah Wang Xueshi.
"Pergi, cari anak orang lain! Jangan ganggu putraku, tanpa keterampilanmu pun putraku tidak akan kekurangan uang bahkan jika anak dan keturunannya sampai ke garis ke tujuh! Dan jangan kau lupa kalau wanita yang hebat ini juga ahli dalam ilmu pengobatan dan ramuan ajaib!"
Li Zhou Ran kembali melempar sepatunya. Wang Xueshi dengan gesit berhasil menghindarinya, wajahnya berubah menjadi sedih.
__ADS_1
"Jiejie, putramu benar-benar berbakat, biarkan aku ...,"
Li Zhou Ran dengan dingin menutup pintu setelah menarik Mo Xian ke dalam kereta.
Li Huan yang sejak tadi sudah terbangun masih malas untuk mengurusi Wang Xueshi, pria itu menggeliat dan menyembunyikan wajahnya ke dalam bantal.
"Apa dia masih ada di luar?" tanyanya dengan suara mengantuk.
Li Zhou Ran menampar punggung Li Huan dengan keras. "Beraninya kau tidur lagi. Cepat usir adik tidak tahu malu mu itu dari depan pintuku!"
Li Huan mengusap punggungnya sebelum beranjak duduk dan dengan wajah yang masih mengantuk, menarik Mo Xian untuk tidur kembali.
"Anak nakal, kenapa kau harus bangun pagi-pagi sekali. Kita tidak sedang berada di rumah, latihan diliburkan. Lihat, sekarang kau membuat ibu singa mengamuk di pagi hari."
Mendengarnya, Mo Xian ingin tertawa, tapi dia menahannya dan bersembunyi di pelukan Li Huan, hanya bisa tertawa kecil. Sebaliknya Li Zhou Ran yang mendengar itu menjadi marah dan mengambil bantal untuk memukuli suaminya dan Mo Xian.
"Siapa yang kau sebut ibu singa!"
"Hahahaha." Li Huan tertawa terbahak-bahak.
Mo Xian juga sudah tidak bisa menahan tawanya dan ikut tertawa, membuat wajah Li Zhou Ran kian memerah dan memukuli mereka lebih banyak lagi dengan bantal.
"Hei, kalian berdua menertawakanku! Bagaimana ayah dan anak bisa sama saja seperti ini. Kemari, tunjukan wajah kalian agar ibu singa ini bisa memukulnya!"
Pagi-pagi sekali hanya kereta keluarga Li yang sudah membuat keributan seolah mereka berada di rumah mereka sendiri.
Zhao Jin yang mendengarnya tertawa.
"Apa biasanya mereka selalu seberisik ini?" tanya Zhao Jin.
Wu Jiao Xing yang sudah tinggal bersama Mo Xian selama enam tahun menghela napas. "Mm, jika Kakak senior tinggal bersama mereka Kakak senior akan sering mendengar hal seperti ini."
Wang Xueshi yang sedang membersihkan wajahnya tersenyum.
"Mereka keluarga yang sangat harmonis."
"Karena itu Tuan Wang seharusnya sudah sadar jika itu mustahil untuk menjadikan Tuan Muda Mo sebagai murid," ucap Zhao Jin.
Wang Xueshi tersenyum hambar. "Mungkin, tapi mereka berdua juga tidak cukup untuk Mo Xian. Anak itu perlu bimbingan lebih dari orang yang hebat. Bakatnya sedikit istimewa, aku tidak pernah melihat yang seperti itu sebelumnya."
"Apa itu seperti bakat yang dimiliki Tuan Wang, bakat yang tidak ada duanya?" tanya Zhao Jin.
"Mm, mata yang bisa melihat benih bakat di dalam diri seseorang, mungkin hanya aku satu-satunya. Dan benih bakat yang dimiliki Mo Xian …."
29 Agustus 2020.
05 September 2020.
Terima kasih sudah membaca
(๑・ω-)~♥”
__ADS_1