
Bao Yu membuka matanya saat dia mencoba bermeditasi, tapi pikirannya sama sekali tidak bisa tenang.
Ada perasaan aneh sejak ia memasuki desa ini, tapi dia tidak bisa memastikannya. Bahkan binatang penjaga yang ia kirim untuk memeriksa desa ini kembali dan melaporkan bahwa tidak ada aura jahat di desa ini. Namun, desa ini sangat janggal.
Desa yang sangat makmur dengan kekayaan hasil bumi yang melimpah, bagaimana penduduknya bisa terlihat begitu menyedihkan dan miskin. Bao Yu kemudian mengambil sebuah kertas dan menggambar mantra sembelum membakarnya dan menyebarkan abunya di udara. Menunggu sementara waktu, abu yang berterbangan di udara dan menyebar ke seluruh penjuru desa dengan ajaib kembali menjadi utuh di tangan Bao Yu.
Dahi Bai Yu berkerut, dugaannya benar desa ini telah dikendalikan oleh kekuatan kegelapan yang cukup besar. Namun, yang membuatnya terkejut adalah semua ini ada hubungannya dengan roh jahat yang disegel Mo Xian di desa mati.
Menghela napas, Bao Yu kemudian mengeluarkan botol giok yang berisi roh jahat itu dan meletakannya di lantai. Menggambar pola dengan jari yang sebelumnya dia tusuk dengan jarum.
Sosok di dalam botol tertawa saat menyadari bahwa dirinya telah dibebaskan dari belenggu dan diperbolehkan untuk berbicara.
"Hahahaha, orang tua sialan. Lepaskan aku, aku tidak pernah membuat masalah dengan Pembudidaya Abadi kenapa kalian terus mengurungku seperti ini? Lepaskan aku!"
Bao Yu mendengarkan suaranya, tapi wujudnya tidak bisa dilihat. "Tapi kau hampir menyelakai putri Nyonya Chen dan kau juga tidak ingin menjawab dari mana kau mendapatkan mantra itu, bagaimana aku bisa melepaskanmu?"
Roh jahat itu berteriak marah. "Itu bukan urusan kalian para Pembdidaya Abadi. Membunuh mereka tidak akan menjadi kerugian untuk kalian, kenapa kalian selalu ikut campur dengan urusan orang lain!"
"Itu karena sudah tugas kami untuk membantu dan melindungi umat manusia."
"Pei!" Roh itu mungkin meludah. "Sok suci! Kalian sama saja seperti kaum pekerja yang mendambakan uang setiap kali orang menggunakan jasa kalian. Membantu dan melindungi umat, pantatku! Yang ada di otak kalian hanyalah uang! uang! dan uang!"
Bao Yu menghela napas, mengelus jenggotnya yang panjang. Dia sudah beberapa kali berkomunikasi dengan roh jahat ini dan akan selalu berakhir seperti ini.
Roh Jahat itu sangat pandai berbicara dan mampu menjawab semua pertanyaannya, dan menyamarkan kebenaran darinya. Benar-benar roh yang sangat sulit untuk diatasi. Jika saja, Bao Yu tidak membutuhkan informasi tentang mantra itu dari roh jahat, dia pasti sudah memilih untuk memusnahkannya, mengingat kejahatan apa yang telah dilakukan oleh roh jahat itu.
Namun, semakin sering dia berbicara dengan roh itu, semakin banyak informasi samar yang bisa dia dapatkan seperti Bao Yu yang menyadari bahwa hantu itu sepertinya sangat terobsesi dengan uang.
"Pembudidaya Abadi sialan! Pekerjaan kalian benar-benar sangat menguntungkan. Menemani orang saja kalian sudah mendapatkan satu kantung penuh koin emas. Namun, kalian sepertinya tidak pernah puas dan selalu mencampuri urusan orang lain. Bedebah sialan! Lepaskan aku! Lepaskan aku!"
Bao Yu mengangguk, mengelus jenggotnya dia tersenyum, mendengar suara roh jahat itu yang terus saja menuntut untuk dilepaskan.
"Baiklah, aku akan melepaskanmu."
"..."
__ADS_1
Kata-kata Bao Yu membuat roh jahat itu bungkam untuk beberapa saat.
"Apa?" tanya roh itu seolah tidak mendengar perkataan Bao yu.
"Aku akan melepaskanmu."
"..."
Roh jahat itu diam sejenak sebelum dia tertawa terbahak-bahak.
"Apa kepalamu terbentur sesuatu di suatu tempat, Pria Tua?"
Roh jahat itu masih tertawa terbahak-bahak.
"Bukankah kau memintaku untuk melepaskanmu, apa kau berubah pikiran sekarang? Jika kau berubah pikiran, aku akan kembali mengambil hak berbicaramu dan membuang botol ini ke gudang milikku."
Mendengarnya, roh itu berhenti tertawa.
"Tidak, tidak! Jangan lakukan itu. Aku ingin keluar! Aku ingin keluar!" kata roh jahat itu cepat, dia tidak boleh membuang-buang kesempatan untuk bisa bebas.
"Syarat apa?"
"Aku ingin tahu namamu dan ingin janjimu untuk meninggalkan dunia manusia, dan pergi ke alam baka. Bagaimana?"
Roh itu terdiam untuk beberapa waktu seloah menandakan bahwa dia tengah memikirkan pertimbangan atas dua syarat itu.
"Kau sudah berkeliaran di dunia manusia untuk waktu yang cukup lama, dan tujuanmu sepertinya sudah tidak bisa diwujudkan. Jadi menyerahlah dan aku akan membebaskanmu."
"Omong kosong! Tujuanku akan terwujud bagaimanapun caranya! Aku akan mendapatkannya!"
Bao Yu menganggukan kepalanya. "Kau begitu keras kepala. Kalau begitu tinggallah di dalam botol sampai murid-muridku cukup kuat untuk membakar jiwamu dan kau tidak akan mendapatkan kesempatan untuk hidup kembali."
"..."
"Pria Tua sialan! Kenapa kalian menyusahkanku! Dosa apa yang telah kuperbuat pada kalian! Aku bahkan tidak mengenal kalian, kenapa kalian membuatku seperti ini! Lepaskan aku!"
__ADS_1
Bao Yu bersikap tenang, dia kemudian berkata. "Lepaskan semua yang telah tertinggal di dunia dan kau akan merasa tenang. Keinginanmu mungkin akan terwujud di kehidupanmu selanjutnya. Keras kepala hanya akan membawamu ke dalam penyesalan tiada akhir. Aku memberimu kesempatan untuk bebas dengan dua syarat tadi atau selamanya kau akan tinggal di dalam botol."
Roh jahat itu kembali diam. Hening untuk waktu yang lama, Bao Yu menunggu dengan sabar sambil mengupas ubi, memakannya sambil minum teh.
Setelah sekian waktu yang dibutuhkan, roh itu menjawabnya.
"Apa di kehidupan selanjutnya ada kemungkinan tujuanku di dunia ini bisa terwujud?"
Bao Yu tersenyum tipis dan menganggukan kepalanya.
"Aku tidak bisa menjaminnya, tapi mungkin tekad yang kau bawa dari kehidupan saat ini akan membawa dampak pada kehidupan selanjutnya. Berdoalah."
Hening kembali untuk waktu yang lama sampai Bao Yu merasa kenyang karena minum teh dan ubi rebus berlubang yang disuguhkan istri kepala desa.
"Baiklah, aku akan meninggalkan dunia manusia."
Bao Yu tersenyum, mengangguk puas.
"Lalu siapa namamu?"
——————
"Guru benar-benar menipunya?" tanya Mo Xian tidak percaya, bahkan empat murid yang lain sampai berkedip saat mendengar ceritanya.
Seorang Bao Yu baru saja menipu hantu! Itu bahkan membuat rahang mereka terjatuh.
Membebaskan roh jahat dari dunia fana membutuhkan ritual dan doa. Namun, Bao Yu membohongi roh itu hanya dengan beberapa kalimat pelarian dan membuat roh itu percaya seolah Bao Yu benar-benar akan membebaskannya, tapi pada dasarnya Bao Yu hanya membuka segelnya dan melihat bagaimana roh itu masuk ke dalam perangkap untuk mengungkap tabir.
Sekarang bisa dilihat hasilnya roh itu merasuki tubuh anak kepala desa dan kembali tersegel.
Namun, Bao Yu sepertinya sangat puas dengan hasil kerjanya, tersenyum dan menganggukan kepalanya dengan bangga.
"Kekerasan tidak bisa dilawan dengan kekerasan. Itu benar dan cukup mengejutkan bahwa aku ternyata juga bisa menipu."
"..."
__ADS_1