Sang Penjaga : Pendekar Bulan

Sang Penjaga : Pendekar Bulan
Mo Xian dan Bai Yue.


__ADS_3

Wu Jiao Xing kembali duduk di samping Mo Xian yang segera memberi selamat padanya.


"Tapi Gege, apa mulutmu tidak terlalu kejam padanya, bagaimana kalau dia menyimpan dendam padamu?"


Wu Jiao Xing menanggapinya seperti biasa dengan wajahnya yang datar. "Aku tidak peduli."


"...."


Setelah pertandingan pertama, Bai Hua naik ke atas panggung untuk mengumumkan dua nama yang akan bertanding di pertandingan kedua.


Sejak pertandingan hari kemarin, orang-orang dari dataran Embun Salju benar-benar memonopoli arena pertarungan. Tidak sedikit dari lawan mereka yang jatuh dengan kekalahan, bahkan hingga pertandingan ke sembilan di hari kedua, orang-orang dari dataran luar hanya memiliki dua orang yang keluar sebagai pemenang yaitu Wu Jiao Xing dan Hongli yang sama-sama menang di pertandingan pembuka. Hal itu menandakan kalau orang-orang Embu Salju benar-benar belajar dari kesalahan orang pertama dan tidak akan membiarkan yang lain kalah lagi, kemenangan mutlak harus jatuh di tangan mereka.


Namun, sayangnya peserta terakhir pertandingan kali ini jatuh pada nama Mo Xian. Li Zhou Ran yang duduk di bangku penonton segera menjadi khawatir, apa lagi saat nama Bai Yue diumumkan dan maju ke atas panggung.


"Bagaimana bisa Bai Yue dipasangkan dengan putraku?" ucap Li Zhou Ran tidak percaya sembari menatap kesal pada Bai Xue. Namun, Bai Xue hanya tersenyum.


Bagaimana Li Zhou Ran tidak khawatir, meskipun umur Bai Yue masih muda, Aliansi Merak sudah mencatat kehebatan dan kejeniusan anak itu yang bahkan sudah memenangkan pertandingan tahun lalu.


"Bukankah Bai Yue masuk ke kategori senior? Dia sudah memenangkan pertandingan kategori junior tahun lalu!" Li Zhou Ran berkata dengan tidak senang.


Bai Xue yang mendapati Li Zhou Ran tidak bisa menahan amarahnya membuatnya senang.


"Nyonya Li, peraturan kami menggunakan umur sebagai batasan kategori junior dan senior. Bai Yue baru berumur empat belas tahun bulan ini, meskipun dia memenangkan pertandingan tahun lalu, karena umurnya dia tidak bisa masuk ke kategori senior."


"Lagipula apa tuan muda Mo tidak cukup hebat untuk bertarung di arena? Jika nyonya Li khawatir dengan keselamatan tuan muda Mo, aku bisa membatalkan pertarungan."


Bai Xue mengatakan itu dengan nada merendahkan, seolah dia ingin memberi bantuan, tapi pada akhirnya sebelum Li Zhou Ran mengambil keputusan, gong sudah lebih dulu dibunyikan.

__ADS_1


"Hahaha." Bai Xue tertawa. "Ah salahku, aku terlambat. Sebaiknya kita menonton pertunjukan ini sampai akhir. Nyonya Li tenang saja, Bai Yue anak yang baik. Tapi aku tidak bisa memastikan apakah tuan muda Mo akan baik-baik saja."


Li Zhou Ran menggenggam kipasnya erat-erat. Jika bukan Li Huan yang menghalangi dia sudah menyapu bersih manusia kotor yang ada di depannya.


Di atas panggung, Mo Xian sudah mulai mendapatkan serangan yang agresif dari Bai Yue. Pemuda dengan mata biru safirnya itu tersenyum sinis padanya saat kedua pedang mereka bertumpu.


"Pedangmu sama dengan milik orang yang mengalahkan adikku, apa dia kakak laki-lakimu?" tanyanya.


Mo Xian menggunakan tenaga lebih untuk mendorong mundur Bai Yue.


"Itu tidak ada hubungannya denganmu," ucap Mo Xian.


Senyum Bai Xue semakin lebar.


"Ah, sepertinya dugaanku benar. Akan kubuat kau menderita atas apa yang dilakukan oleh kakak laki-lakimu."


Bai Yue melompat ke atas dan menggunakan kedua tangannya untuk memberikan serangan penuh pada Mo Xian, Mo Xian menghalanginya dengan pedang hitam miliknya, tapi kekuatan Bai Yue benar-benar tidak biasa, sangat kuat hingga menekan Mo Xian kebawah dan membuat panggung itu ambruk.


"Hentikan pertandingan ini, ini keterlaluan! Apa ...," Li Zou Ran mencoba untuk protes, tapi Bai Xue terlihat sangat tenang saat melihat panggung arena ambruk karena ulah orangnya.


"Kenapa Nyonya Li begitu cemas, ini hanya pertandingan persahabatan. Anak-anak harus dilatih agar mereka tidak menjadi anak yang manja."


Li Zhou Ran hampir menendang wajah Bai Xue dengan kakinya sampai terdengar sebuah ledakan dari bawah.


Di panggung, Mo Xian dan Bai Yue yang sebelumnya menghilang tertutup partikel salju kembali muncul ke permukaan.


"Apa yang terjadi?"

__ADS_1


"Apa Bai Yue mendapat satu poin?"


Semua penonton dibuat penasaran. Namun, mereka tidak segera mendapat jawaban saat melihat tubuh Mo Xian yang dialiri energi spiritual berwarna merah menyala sementara Bai Yue dialiri energi spiritual berwarna biru menyala.


Bai Hua yang melihat keduanya dalam kondisi yang tidak biasa juga terpana untuk sesaat.


"Oh astaga, dua anak ini sebenarnya sudah berhasil membentuk inti energi spiritual sempurna!" teriak seorang penonton.


Bai Xue yang mengetahui kondisi Bai Yue tidak terlalu terkejut, tapi saat melihat Mo Xian yang juga dialiri energi spiritual, pria itu menatap tidak percaya sebelum melihat pada Li Huan.


"Bagaimana bisa, anak itu sudah menyempurnakan inti energi spiritualnya?" ucap Bai Xue bertanya-tanya tidak percaya.


Di sisi lain Li Huan dan Li Zhou Ran menepuk jidat masing-masing. Keduanya tidak khawatir Mo Xian akan kalah di dalam pertarungan, tapi mereka khawatir orang-orang akan melihat kondisi tubuhnya yang sudah memiliki inti energi spiritual yang sempurna. Namun, keduanya juga tidak menyangka akan ada anak lain yang telah menyempurnakan energi spiritualnya.


Bagi seniman bela diri yang telah berhasil menyempurnakan inti energi spiritualnya, itu artinya orang itu telah berhasil melewati tujuh tinggatan Bumi dan membuka pintu Langit yang harus melewati tujuh tinggat sebelum gerbang Spiritual dan melewati tujuh tingkat lagi untuk naik ke level Tujuh Cahaya, Tujuh Bintang, Tujuh Bulan, Tujuh Matahari dan terakhir level Kaisar yang dianggap sebagai posisi praktisi bela diri paling kuat.


Bai Yue yang melihat tubuh Mo Xian juga dialiri energi spiritual yang melimpah melihat dengan tidak percaya hingga matanya membola.


Bai Yue selalu berpikir dirinya adalah satu-satunya jenius di benua Yuan Xing yang telah berhasil menyempurnakan inti energi spiritualnya di usia muda, yaitu di usia empat belas. Perjuangannya dalam menyempurnakan inti energi spiritual berlatih dan berkultivasi siang dan malam selama bertahun-tahun hingga pada akhirnya seminggu yang lalu dia berhasil menyempurnakan inti energi spiritualnya dan menjadi kebanggaan Tuan Bai Xue sang penguasa dataran putih.


Namun, di depan matanya sebenarnya berdiri seorang remaja yang bahkan lebih muda dua tahun darinya, dan dia sudah berhasil menyempurnakan inti energi spiritualnya. Bai Yue menatap penuh dengan kemarahan, tidak dapat menerima bahwa ada anak lain yang bisa mengunggulinya di dunia ini.


Jika Mo Xian tahu pikiran Bai Xue, mungkin Mo Xian akan memuntahkan kata-kata, dunia ini tidak sesempit pikiranmu dan orang-orang berbakat dilahirkan setiap hari!


1050 Kata.


30/31 08 20.

__ADS_1


07 Sepetember 2020.


Terima kasih sudah membaca (。・ω・。)ノ♡


__ADS_2