
"Setelah itu hantu Xiao Ma yang berkeliaran bertemu dengan pria berbaju hitam, aku tidak bisa melihat wajahnya karena dia memakai topeng," jelas Mo Xian.
"Dia memberikan mantra itu dan membimbing hantu Xiao Ma untuk mengendalikan warga desa, Xiao Ma tidak membunuh warga desa, mantra itu perlahan-lahan mengambil energi kehidupan warga desa dan mengurungnya, menjadi budak yang bekerja pada Xiao Ma."
"Setelah itu, pria itu pergi dan Xiao Ma menjalankan bisnisnya. Xiao Ma selalu kembali ke rumah bordil untuk menjemput istrinya, setiap tahun jumlah uang yang dikirim ke rumah bordil selalu bertambah, paman Lin dan dua orang lainnya selalu ditugaskan untuk mengantarkan koin emas itu, tapi rumah bordil selalu menolaknya. Xiao Ma marah, hingga akhirnya dia memotong lidah mereka."
Bao Yu menghela napas, dia kemudian mengelus jenggotnya. "Kita harus mencari istri Xiao Ma dan menyampaikan pesannya, ini adalah satu-satunya cara untuk membebaskan penduduk desa dari belenggu Xiao Ma."
Menarik napas panjang dan menghembuskannya, Bao Yu melanjutkan. "Xiao Xian dan Bai Yue, kalian pergi ke rumah bordil tempat istri Xiao Ma berada, sisanya di sini akan melakukan ritual penyucian bersamaku."
——————
Mo Xian dan Bai Yue berangkat menuju Bai Lian, dari ingatan paman Lin rumah bordil tempat Fai Mu Yan bekerja berada di kota Bai Lian sebelah selatan, jarak yang cukup jauh untuk ditempuh, tapi itu tidak akan memakan waktu lama karena keduanya menggunakan ilmu meringankan tubuh, melompati pohon satu ke pohon yang lain dan dari atap satu ke atap bangunan yang lain.
Mereka hanya membutuhkan waktu dua hari tanpa istirahat, mereka tahu ini situasi yang mendesak dan harus segera diselesaikan. Hanya saja, Mo Xian sedikit ragu apakah wanita itu masih berada di rumah bordil itu, bagaimanapun juga empat puluh tahun telah berlalu dan dari ingatan paman Lin, Mo Xian tidak melihat Fai Mu Yan menunjukan dirinya, hanya orang-orang pekerja rumah bordil yang selalu terlihat dan mengusir Paman Lin setiap paman Lin datang.
Mengandalkan ingatan paman Lin, Mo Xian dapat menemukan rumah bordil itu dengan mudah, tapi saat mereka meminta izin untuk masuk, mereka ditolak mentah-mentah.
Dan sejak kapan rumah bordil menolak pelanggan, bahkan gadis-gadis yang berjaga di depan pintu terlihat lebih mulia dari gadis di kuil dengan wajah polos tanpa make up, rambut yang dibiarkan tergerai dan sedikit dijepit ke belakang, pakaian warna putih yang saleh. Mereka sudah berubah menjadi kelompok gadis suci sekarang?
Wanita-wanita berpakaian putih terlihat polos tanpa riasan dan perhisan yang biasanya menunjang penampilan mereka.
Mereka benar-benar terlihat sangat sederhana dan tidak seperti Qinglou Nuzi.
"Apa tempat ini sudah ditutup?" tanya Mo Xian saat dia mendekati dua wanita yang berdiri di depan pintu gerbang bangunan rumah bordil.
Salah satu dari dua wanita yang berjaga di depan pintu tersenyum sambil menutupi mulutnya dengan lengan baju miliknya.
"Ah, dua Tuan Muda ini pasti pendatang baru, kalian ingin pergi bersenang-senang menghibur diri kalian di sini, tapi untuk saat ini kami tidak bisa melayani kalian."
"Jadi tempat ini tidak ditutup?" tanya Mo Xian sementara Bai Yue justru menjauh sejauh lima langkah di belakang Mo Xian. Mo Xian sendiri tidak mengerti kenapa Bai Yue bersikap seperti itu dan menaruh semuanya di pundak Mo Xian.
Wanita itu menggelengkan kepalanya. "Ini bulan bunga persik mengalir di sungai yang dingin, induk semang kami selalu menutup tempat ini selama satu bulan, dan dua Tuan Muda datang di saat yang tepat. Jika kalian datang lima hari yang lalu, saya akan dengan senang hati melayani dua Tuan Muda yang sangat tampan."
__ADS_1
Wanita itu menutupi senyumnya, tapi Mo Xian bisa melihat semburat merah muda di pipinya, membuat wajah Mo Xian segera menjadi gelap.
Wanita ini telah salah sangka dengan kedatangannya!
Wanita itu kemudian melihat ke samping, jalanan sepi yang dijaga oleh beberapa orang bertubuh kekar.
"Dua Tuan Muda bisa pergi ke utara, di sana ada distrik lampu merah lain walaupun tidak sebagus tempat ini, atau jika dua Tuan Muda bisa bersabar dan menunggu sampai tempat ini buka kembali di akhir bulan ...."
Mo Xian menggelengkan kepalanya, dia kemudian bertanya. "Sebelumnya Nona mengatakan bulan ini adalah bulan bunga persik mengalir di sungai yang dingin, apa maksudnya, bukankah sekarang masih musim panas?"
"Ah itu ...." Wanita itu tampak ragu, tapi dia tetap melanjutkan. "Ini sebenarnya sangat menyedihkan dan tidak pantas untuk diperbicarakan, bulan bunga persik mengalir di sungai yang dingin dibuat sendiri oleh induk semang kami, dia membuatnya sebagai peringatan kejadian mengerikan itu."
Mo Xian berkedip, saat dia melakukan itu wajah kedua wanita itu segera memerah. Anak muda ini benar-benar menggemaskan!
Salah satu dari mereka kemudian meneruskan penjelasan temannya. "Bulan ini untuk memeringati bulan dimana Nyonya Fai Mu Yan yang begitu mencintai suaminya tapi dikhianati oleh suaminya sendiri dengan cara yang paling keji, peristiwa itu terjadi di musim panas, tapi dinginnya koin emas yang mengalir di tubuh Nyonya Fai Mu Yan mampu membekukan hati seseorang. Sejak saat itu induk semang kami akan menutup tempat ini dan menolak kedatangan laki-laki, sekalipun itu adalah pejabat dan pembudidaya abadi, induk semang kami akan menolak mereka dan menutup tempat ini selama satu bulan."
Mo Xian mengangguk mengerti, mungkin ini adalah salah satu cara wanita induk semang untuk menolak semua pemberian Xiao Ma dan mencegahnya agar Xiao Ma tidak bisa masuk ke tempat ini.
"Lalu, apa artinya kami tidak bisa masuk?" Mo Xian kembali bertanya untuk kesekian kalinya. "Kami datang ke tempat ini bukan untuk urusan seperti yang duan Nona duga, kami datang ke tempat ini hanya untuk bertemu Nyonya Fai Mu Yan."
Mo Xian melirik Bai Yue dan bertanya padanya.
"Apa yang harus kita lakukan?"
Bai Yue hanya memperlihatkan wajah aku tidak tahu apa-apa.
"Sebenarnya apa yang dua Tuan Muda ingin lakukan jika bertemu dengan Nyonya Fai Mu Yan, apa itu hal yang penting?" Tiba-tiba salah satu dari wanita itu bertanya.
Mo Xian menganggukkan kepalanya. "Kami memiliki sesuatu yang sangat penting untuk disampaikan, bisakah dua Nona cantik ini menolong kami?"
Mo Xian memohon dengan wajah memelas yang selalu dia gunakan saat merayu Li Zhou Ran jika dia menginginkan sesuatu. Cara ini selalu berhasil dan dua wanita itu juga sama, mereka tidak bisa menolaknya walaupun mereka ingin.
"Baiklah, tapi hanya salah satu dari kalian yang bisa masuk."
__ADS_1
Mo Xian tersenyum senang. "Tidak apa-apa, itu sudah cukup bagi kami."
Mo Xian tidak tahu bagaimana cara dua wanita itu akan membantu mereka masuk ke dalam, caranya sama sekali tidak penting, asalkan mereka bisa masuk ke dalam dan bertemu Fai Mu Yan mereka akan melakukan apapun.
Bai Yue hampir tidak bisa berkedip dan tidak bisa memalingkan pandangannya saat melihat Mo Xian keluar dari sebuah ruangan, berpakaian layaknya gadis muda dengan hanfu warna warna putih serta rambutnya yang panjang dibirakan tergerai dengan sedikit rambut yang dikepang dan diikat kebelakang.
Sesuatu di dalam dada Bai Yue tiba-tiba berdetak setelah beberapa saat yang lalu seolah berhenti bergerak, wajahnya memanas untuk alasan yang tidak bisa dia jelaskan pada dirinya sendiri saat Mo Xian dengan lincah melompat di depannya. Dengan ceria memutar tubuhnya hingga roknya berkibar seperti bunga yang telah mekar.
"Bagaimana?" tanya Mo Xian saat melihat Bai Yue berdiam diri di tempatnya seperti patung.
Mo Xian sangat senang karena untuk pertama kalinya dia memakai pakaian wanita dan dia melihat bayangan dirinya di depan cermin terlihat begitu cantik dan memesona hingga dia lupa diri.
"Apa aku cantik?" tanya Mo Xian lagi.
Bai Yue tanpa sadar menganggukan kepalanya, melihat lesung pipi di wajah yang sangat cerah saat tersenyum itu benar-benar terlihat sangat cantik. Mo Xian seperti gadis keturunan bangsawan, penampilannya dengan pakaian sederhana seperti ini saja sudah mengalahkan penampilan Zhang Rouruan dan gadis-gadis lain yang telah dia lihat.
Namun, bagaimana bisa ....
"Bagaimana bisa Tuan Muda secantik ini saat memakai pakaian perempuan?" Suara seorang wanita yang telah berjanji akan membantu mereka mengutarakan isi pikiran Bai Yue.
Ya, bagaimana anak laki-laki yang selama ini dia anggap sebagai saingan yang wajahnya selalu sederhana dan sedikit menyebalkan karena dia lebih unggul darinya bisa secantik ini saat berdandan sebagai seorang gadis.
"Tentu saja, ini karena aku adalah seorang gadis." Mo Xian menjawab pertanyaan itu di dalam hatinya, tapi di luar dia hanya tersenyum malu.
"Jangan katakan ini pada yang lainnya," ucap Mo Xian sebelum dia dibawa pergi ke dalam rumah bordil oleh seorang wanita Qingluo Nuzi sementara Bai Yue masih terpesona dengan penampilan Mo Xian meski hanya melihat punggung ramping yang perlahan menjauh dan hilang.
"Tuan Muda juga tidak menyangka bahwa teman Tuan akan secantik itu setelah sedikit didandani?" ucap seorang wanita yang menemani Bai Yue.
Bai Yue tersadar dan menundukan kepalanya, menyembunyikan wajahnya yang memerah dan panas sebelum membuang wajah, tidak ingin menjawab.
Wanita Qinglou Nuzi tersenyum bahkan terkikik saat melihat reaksi Bai Yue dan sudah bisa menebak ada sesuatu di pikiran pemuda tampan berrambut putih pemilik mata biru safir itu.
"Apa salahnya jika Tuan menyukainya, tidak ada yang melarang Tuan untuk menyukainya, teman Tuan dan Tuan masih sangat muda, aku pikir kalian berdua pasti belum dimiliki, bukan?"
__ADS_1
Mata Bai Yue melebar, dia kemudian berbalik. "Apa yang sedang Nona bicarakan?"
Wanita Qingluo Nuzi hanya tersenyum dan mengayunkan kakinya. "Anggap saja aku tidak mengatakan apa-apa. Di dunia ini banyak hal tidak terduga bisa terjadi."