
Sebelumnya yang nulis mau ucapin terima kasih buat siapapun kamu yang baca cerita berkekurangan ini sampai di akhir musim satu.
Yang nulis bisa mengatakan bahwa cerita ini cukup membosankan dengan sedikitnya aksi dan kebanyakan narasi. Yah, mau gimana lagi, yang nulis udah berusaha dan udah ditimbang-timbang pake timbangan kok.
Intinya, yang nulis cuma mau ngucapin terima kasih untuk kalian yang baca.
Muah muah muah ( ˘ ³˘)♥
Sedikit penjelasan tentang cerita.
🍶 Mantra Penyambung Jiwa sebelumnya di chapter-chapter awal disebut sebagai mantra darah, kemudian di chapter Mantra, disebut sebagai mantra pemanggil Roh milik Praktisi Pembudidaya Abadi golongan Hitam.
Masih simpang siur tentang mantra ini, tapi di Musim ke dua bakal dijelasin lebih rinci, soalnya kita bakal ketemu sama yang buat mantra itu.
Siapa dia?
Golongan Hitam atau golongan Putih atau golongan orang-orang yang membuat kekacauan?
Tunggu aja, we will meet soon~~~
🍶 Kegunaan mantra. (gambar cuma pemanis dan hak cipta sepenuhnya milik si pembuat)
Udah tahu kan ya, mantra ini membuat tulang belulang / mayat menjadi manusia utuh lagi dengan stuktur kulit yang sempurna dan mereka semua pake topeng karena cara pakainya memang harus di pusat dahi.
Tulang/mayat yang jadi manusia lagi, kita sebut aja boneka biar lebih mudah disebut, boneka diisi dengan jiwa yang tersesat dan dikendalikan oleh Induk.
Induk inilah sebutan bagi orang yang menggunakan mantra Penyambung Jiwa, meski dalam praktiknya cukup merepotkan, coba bayangin karena mantra ini harus di tulis di dahi/topeng kalo bonekanya ada seratus, dia juga harus nulis seratus kali, kalo ada seribu juga harus nulis seribu kali dan seterusnya dan seterusnya, apa lagi jaman itu nggak ada mesin foto copy :v
Jadi tahu dong gimana repotnya orang-orang ini saat menyiapkan pasukan boneka mereka :v tapi hebatnya mantra ini mengikuti tingkat kultivasi si Induk, jika si Induk berada di Level Bulan, boneka mereka juga berada di Level Bulan dan boneka-boneka itu sepenuhnya tunduk pada sang Induk. Jadi bisa dibayangin kaya apa kacaunya dunia kalau si induknya itu Li Huan yang udah sampai Alam Suci.
🍶 Mantra Darah.
__ADS_1
Sementara itu, kenapa mantra darah? Karena mantra itu ditulis dengan darah, terisnpirasi dari santetnya indonesia, cuma pake darah atau barang ke dukun bisa nyakitin orang. Boneka yang dipasangi dengan mantra darah ini akan mencari si pemilik darah dan membunuh orang itu.
Kok bisa, Mo Xian kayaknya sehat wal'afiat dari lahir sampe ketemu sama Mantra Darah, gimana orang-orang itu dapet darahnya Mo Xian?
Jawabannya ada di Musim dua.
🍶 Kultivasi.
Aku nggak pandai dan belum banyak baca buku dengan tema ini sebelumnya jadi tingkat Kultivasinya aku kebanyakan juga mengikuti beberapa cerita yang pernah aku baca. Nggak kreatif? Ya mungkin seperti itu juga nggak papa, cerita ini juga masih ampas.
Level Bumi.
• Tingkat satu
• Tingkat dua
• sampai tingkat tujuh.
Inti energi spiritual sempurna.
Level Langit.
• Tingkat satu sampai tingkat tujuh.
Level Spiritual.
Level Cahaya
Level Bintang
Level Bulan.
Level Matahari.
__ADS_1
Level Kaisar.
Level Alam Suci.
Level Imortal.
Keterangan : Semua Level memiliki tujuh tingkatan untuk bisa naik ke Level berikutnya. Dan semakin tinggi Levelnya semakin sulit untuk naik.
🍶 Karakter.
Untuk Karakternya semuanya udah kenal dan cukup jelas. Cuma di sini ada satu karakter yang sampai sekarang cuma muncul di awal cerita dan di akhir cerita musim satu.
Mo Shan.
Siapa dia? Sering disebut namanya, tapi jarang tampil.
Tokoh Mo Shan ini sebenarnya aku terinspirasi sama salah satu tokoh kamen rider, HENSHIN!
Tapi bukan yang ini ☝😂 ya ...
🍶 Perencanaan Musim dua.
Mmm, Musim dua nggak bakal dilanjut di sini yah. pindah? Bukan pindah lapak kok, tetep di Novel Toon, cuma pindah ke cerita lainnya, soalnya nanti kalo yang nulis mau revisi biar jadi lebih mudah.
Masih direview, nggak tahu kapan bisa lolos.
Di Musim dua, bakal ada tokoh-tokoh baru yang muncul, terutama Male Lead buat ngelengkapin cerita.
Dan pada akhirnya meski cerita ini lebih sepi dari kuburan, membosankan dan cacat, dari typo sampai narasi yang kadang bikin orang nggak mudeng, yang nulis tetep mau nulis sampe abis walaupun kadang-kadang semangat naik turun. Hehehe.
Jadi, sampai ketemu lagi di Musim dua, terima kasih ( ˘ ³˘)♥
__ADS_1