Sang Penjaga : Pendekar Bulan

Sang Penjaga : Pendekar Bulan
Mantra.


__ADS_3

Bao Yu masuk ke dalam ruang belajar miliknya dan mengambil sebuah buku sebelum duduk menghadap meja. Membuka kembali apa yang sedang dia baca sebelumnya, Bao Yu mendengar murid-muridnya di halaman tertawa dan berdebat.


Menatap dari jendela, sekarang Wu Jiao Xing yang memegang Mo Xian dengan ketiaknya sedang berdebat dengan Bai Ruo. Menggelengkan kepalanya, Bao Yu tersenyum menatap tingkah laku muridnya. Mengenang kembali saat pertama kali dia mengangkat mereka sebagai murid.


Awalnya Bao Yu hanya tertarik pada anak yang bernama Mo Xian, tapi karena Mo Xian menolak tawarannya ada rasa kecewa besar di dalam dadanya dan keinginan yang tidak mau mengalah untuk menjadikan anak itu sebagai muridnya.


Bao Yu tidak menyangka keputusannya untuk mengambil lima murid sekaligus ternyata membawa hal baik. Tidak hanya dua anak yang diberkati surga, tapi tiga murid yang lain juga memiliki semangat yang luar biasa untuk belajar dan maju. Kecepatan mereka bahkan melebihi murid-murid sekte Bai Lian.


Tidak hanya memiliki semangat belajar yang baik, kepribadian mereka juga membuat kehidupan Bao Yu yang selama ini banyak digunakan untuk bermeditasi dan diabaikan saat mengajar pendidikan moral, perlahan-lahan lebih hidup. Perasaan itu membawa ingatannya ke masa mudanya yang penuh semangat dan rapuh, bahkan hembusan napas bisa mengubah arah tujuannya.


Menatap kembali murid-muridnya dia bersumpah bahwa dia akan membawa muridnya menapaki jalan yang lebih baik dari dirinya dan tidak akan membiarkan mereka jatuh ke jalan yang salah. Membimbing mereka dan menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.


Jatuh ke dalam lamunan, Bao Yu mendengar suara ketukan dan menyuruh orang yang mengetuk pintu untuk masuk. Mo Xian membuka pintu.


"Guru, Guru memanggilku?"


Bao Yu mengangguk. "Kemarilah, duduklah."


Menutup bukunya, Bao Yu menatap Mo Xian dan bertanya, "Bai Yue bilang kau memiliki sesuatu yang ingin ditanyakan, apa itu?"


Mo Xian memahami maksud gurunya dan menganggukan kepalanya, dia kemudian mengeluarkan botol giok kecil ke atas meja.


"Apa ini hantu yang kalian segel di Desa Mati?"


Mo Xian kembali mengangguk.


"Lalu kenapa kau membawanya kembali dan tidak membinasakannya, aku dengar dari Bai Yue hantu itu adalah jenis Roh jahat tingkat tiga yang mencoba untuk mengambil darah dua nona Chen."


Mo Xian kembali menganggukan kepalanya.


"Guru, ada hal lain juga yang ingin aku perlihatkan."


Mo Xian kemudian melebarkan kertas mantra yang dia dapat di atas meja.


"Mantra ini, apa Guru tahu sesuatu tentangnya?" tanya Mo Xian.


Bao Yu memperhatikan mantra itu dengan seksama, tapi setelah dilihat beberapa kali alisnya kian bertaut dan wajahnya semakin tidak sedap dipandang.


"Ini mantra yang cukup rumit, orang yang membuatnya mencoba menarik energi gelap dan menjadikannya kekuatan. Apa kau juga mendapatkan ini dari Desa Mati?"


Mo Xian mengangguk. "Ini ... Milik tuan Kong, ah, maksudku ini milik hantu itu."


Bao Yu mengelus jenggotnya, kembali memperhatikan mantra di atas kertas. "Apa ada hal lain yang kalian temukan di sana?"

__ADS_1


"Murid bertemu dengan Nyonya Hu, mungkinkah Guru juga mengenalnya?"


Bao Yu mengangguk. "Apa dia melakukan sesuatu pada kalian."


Mo Xian menggelengkan kepalanya. "Tidak, Guru. Nyonya Hu adalah pribadi baik dia yang memberi tahuku tentang mantra itu adalah milik hantu yang menempati tubuh tuan Kong. Guru ... Nyonya Hu juga mengatakan ada orang asing yang telah menyebar mantra itu di kalangan hantu untuk mereka gunakan." Mo Xian menghentikan kalimatnya, menatap Gurunya.


"Guru ... Apa mungkin Guru bisa menanyakan pada hantu ini tentang siapa yang memberikan mantra ini padanya?"


Bao Yu menarik napas panjang dan menghembuskannya, mengelus jenggot putihnya yang panjang.


"Itu mungkin bisa dilakukan, tapi jawaban yang diberikan tidak akan seratus persen tepat."


Mo Xian terkesiap. "Kenapa Guru?"


"Roh jahat ini,"—Bao Yu mengambil botol giok yang disegel dengan mantra—"sudah masuk ke tingkat tiga, Xiao Xian pasti sudah tahu jenis ini sulit untuk dihadapi, tidak hanya dia telah memiliki kembali akalnya saat menjadi manusia, dia juga menjadi lebih kejam dan licik. Akan sulit mengorek informasi darinya, kata-kata yang dikeluarkan oleh Roh jahat biasanya tidak jelas dan membuat orang tersesat."


"Lalu, apa yang harus kita lakukan, Guru?"


"Aku akan mencoba yang aku bisa untuk mengambil informasi, tapi untuk apa Xiao Xian menanyakan ini?"


Mo Xian menatap gurunya, sesaat keheningan tercipta dan menyelimuti ruangan itu. Pikirannya berkecamuk tentang hal-hal yang terjadi belakangan ini, dia menanyakan tentang hal itu karena dia pikir mungkin gurunya bisa mengambil informasi dari roh jahat itu, dan Mo Xian hanya ingin membantu kedua orang tuanya mencari tahu siapa yang menyebarkan mantra itu.


"Mantra ini ... murid belum pernah melihatnya sebelumnya, dan nyonya Hu juga mengatakan kalau mantra ini tersebar di kalangan hantu tapi tidak ada yang jelas dari mana asal mantra ini," jawab Mo Xian pada akhirnya karena dia tidak bisa mengatakan kalau ada mantra yang sama yang telah menyerangnya di masa lalu.


"Itu lumrah jika Xiao Xian tidak mengenali mantra ini, bahkan aku juga baru pertama kali melihat mantra ini."


Mo Xian terkesiap. "Lalu, bagaimana Guru bisa mengatakan kalau mantra ini menarik energi gelap?"


Bao Yu mengambil kertas mantra yang tergeletak di atas meja.


"Xiao Xian ... mantra yang dibuat oleh orang yang hebat akan memiliki pola yang berbeda juga kegunaan yang berbeda. Mantra itu kemudian ajarkan kepada murid-muridnya jika orang itu memiliki murid. Namun, terkadang orang hebat pun bisa kalah oleh muridnya sendiri yang bisa melihat adanya kelemahan pada mantra itu, bahkan murid itu bisa memperbaiki mantra itu dan menyempurnakannya. Xiao Xian mengerti apa maksudku?"


Mo Xian terdian sejenak, tapi kemudian dia mengangguk.


"Saat aku memperhatikan mantra ini, aku harap aku salah, tapi mantra ini berasal dari orang-orang tersesat yang mengambil jalan kegelapan atau Xiao Xian bisa mengatakan ini bersal dari sekte iblis."


Mata Mo Xian melebar. "Sekte iblis?"


Bao Yu mengangguk. Dia kemudian mengambil kuas dan selembar kertas, menggambar pola yang lain di kertas itu.


"Xiao Xian bisa melihat dua mantra ini sebenarnya hampir sama, bukan?"


Mo Xian kemudian melihat kedua kertas itu, memperhatikannya dengan seksama. Terlihat sama, tapi jelas berbeda karena ada tambahan lain yang ada di mantra yang dia temukan, bahkan ada pola yang dihilangkan dari mantra itu.

__ADS_1


"Ini adalah mantra pemanggil roh yang dibuat oleh seorang master pembudidaya ilmu iblis."


Bao Yu kemudian mengambil kertas lain dan menggambar sebuah mantra yang familiar bagi Mo Xian.


"Ini juga mantra pemanggil roh yang dibuat oleh master Pembudidaya Abadi jalur putih. Xiao Xian sudah tahu tentang mantra ini, tapi jika kita bedakan dari kegunaan ketiga mantra ini, apa Xiao Xian bisa tahu?"


Mo Xian menatap gurunya dan menggelengkan kepalanya.


Bao Yu tersenyum, mengelus jenggotnya yang panjang.


"Ketiga mantra ini sama-sama digunakan untuk memanggil roh. Orang-orang dari jalur putih selalu menggunakan mantra ini,"—Bao Yu menunjuk mantra ketiga—"saat melakukan ritual penyegelan roh agar roh itu bisa bebas dan terlepas dari dunia fana serta keinginan dunia."


"Lalu mantra ini, digunakan oleh orang-orang jalur iblis untuk memanggil roh untuk menjadikanya sebagai anak buah yang bisa dikendalikan, karena itu terdapat pola ini di sini." Bai Yue menunjuk mantra kedua. "Pola ini, merupakan pola kunci agar roh yang dipanggil tidak bisa melawan si pemanggil dan menuruti perintahnya."


"Namun, jika Xiao Xian bisa menyimpulkan sebenarnya mana yang lebih baik dari dua mantra ini?"


Mo Xian kembali termenung, memikirkan dua mantra yang ditunjuk oleh gurunya. Dia memikirkan kembali pada penggunaan kedua mantra itu. Mo Xian sudah pernah mempraktikan mantra pemanggil roh jalur putih dan bisa mengatakan mantra itu cukup efektif saat digunakan untuk memanggil roh jahat tingkat satu dan dua, tapi jika itu digunakan untuk tingkat tiga akan membutuhkan banyak mantra dan sedikitnya empat orang yang harus melakukan pemanggilan roh dengan mewakili empat mata angin.


Namun, saat mendengar penjelasan gurunya tentang mantra milik orang-orang jalur iblis, tiba-tiba dia merasa tertarik dan mengingat sesuatu.


"Guru ... Apa mantra yang Guru ajarkan sebelumnya adalah gabungan dari mantra jalur putih dan jalur iblis? Karena itu mantra yang kugunakan bisa membuat hantu tuan Kong tidak bisa bergerak bahkan tidak melawan saat aku menyuruhnya masuk ke dalam botol?"


Bao Yu tersenyum. "Xiao Xian benar. Aku menggabungkan keduanya. Kedua mantra ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Xiao Xian sudah tahu jika mantra pemanggil roh milik orang jalur putih hanya bisa digunakan untuk memanggil roh, selanjutnya pembebasan roh dan penyegelan roh akan menjadi tugas seorang kultivator."


"Sedangkan mantra pemanggilan roh milik orang jalur iblis memiliki kelebihan dapat memerintah roh dan bahkan roh tidak bisa melawannya. Namun, mantra ini memiliki kekurangan yaitu membutuhkan energi spiritual yang lebih banyak dari mantra pemanggil roh milik orang-orang jalur putih. Mantra ini tidak memiliki keseimbangan, karena itu terkadang si pemakai akan terluka parah jika mantra ini gagal, bahkan ada kalanya hubungan si pemanggil dan yang dipanggil memiliki ikatan benang hidup."


"Benang hidup?" Mo Xian bertanya penasaran, dia belum pernah mendengarnya.


Bao Yu mengangguk. "Itu artinya saat roh itu mengalami masalah maka si pemanggil juga akan mendapatkan masalah seperti terluka di bagian dalam. Bahkan, itu juga akan berpengaruh pada energi spiritual miliknya."


Mo Xian terkesiap mendengarkan penjelasan gurunya. Dia berpikir gurunya benar-benar orang yang memiliki banyak ilmu pengetahuan, dia beruntung bisa mendapatkan kesempatan menjadi muridnya.


"Lalu, bagaimna dengan mantra yang dibuat oleh Guru?"


Tersenyum, Bao Yu menjawab. "Mantra yang aku buat bukan hanya gabungan dari dua mantra dari golongan yang berbeda, aku memperbaikinya agar mantra itu seimbang. Karena itu, mantra itu tidak akan membuat benang hidup antra pemanggil dan yang dipanggil. Mantra yang aku buat juga hanya bisa digunakan untuk menangkap dan menyegel roh jahat, jika Xiao Xian berpikir apa ini bisa digunakan untuk mengendalikan roh jahat sebagai anak buah, itu sama sekali tidak akan berhasil."


Mo Xian mengangguk, semakin memahami apa yang sedang disampaikan Bao Yu.


"Lalu, bagaimana dengan mantra ini?" Mo Xian menunjuk mantra yang dia temukan.


Bao Yu menarik napas panjang dan menutup matanya, mengelus jenggotnya dia terlihat sedang berpikir keras hingga sedikit mengangkat kepalanya. Sesaat kemudian Bao Yu membuka matanya dan berkata, "Ini mantra yang benar-benar rumit, walaupun aku mengatakan bahwa orang yang membuat mantra ini sedang mencoba menarik energi gelap. Pola mantra ini jelas digunakan untuk memanggil roh jahat, tapi kau bilang ini disebarkan di kalangan hantu. Saat ini aku belum bisa mengambil keputusan, aku akan mempelajarinya lebih dulu."


Mo Xian menghela napas, ternyata mantra ini benar-benar mantra yang misterius.

__ADS_1


"Tapi, Xiao Xian juga benar. Kita bisa mencoba bertanya pada roh ini tentang siapa yang memberinya mantra ini dan apa keguaannya bagi golongan hantu."


__ADS_2