
Mutiara Yang Harus Dijaga
Selain menjamin hak-hak wanita, Islam pun menjaga kaum wanita dari segala hal yang dapat menodai kehormatannya, menjatuhkan wibawa dan merendahkan martabatnya. Bagai mutiara yang mahal harganya, Islam menempatkannya sebagai makhluk yang mulia yang harus dijaga. Atas dasar inilah kemudian sejumlah aturan ditetapkan oleh Allah subhanahu wata’ala. Dan agar berikutnya, kaum wanita dapat menjalankan peran strategisnya sebagai pendidik umat generasi mendatang.
Muhammad Thâhir ‘Asyûr rahimahullah berkata, “Agama Islam sangat memperhatikan kebaikan urusan wanita. Bagaimana tidak, karena wanita adalah setengah dari jenis manusia, pendidik pertama dalam pendidikan jiwa sebelum yang lainnya, pendidikan yang berorientasi pada akal agar ia tidak terpengaruh dengan segala pengaruh buruk, dan juga hati agar ia tidak dimasuki pengaruh setan…
Islam adalah agama syariat dan aturan. Oleh karena itu ia datang untuk memperbaiki kondisi kaum wanita, mengangkat derajatnya, agar umat Islam (dengan perannya) memiliki kesiapan untuk mencapai kemajuan dan memimpin dunia.” (alTahrîrwaalTanwîr: 2/400-401)
Di antara aturan yang khusus bagi wanita adalah aturan dalam pakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita. Aturan ini berbeda dengan kaum laki-laki. Allah memerintahkan demikian agar mereka dapat selamat dari mata-mata khianat kaum laki-laki dan tidak menjadi fitnah bagi mereka.
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnyake seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzâb [33]: 59)
Wanita pun diperintah oleh Allah untuk menjaga kehormatan mereka di hadapan laki-laki yang bukan suaminya dengan cara tidak bercampur baur dengan mereka, lebih banyak tinggal di rumah, menjaga pandangan, tidak memakai wangi-wangian saat keluar rumah, tidak merendahkan suara dan lain-lain.
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al Ahzâb [33]: 33)
Wanita
Sungguh allah telah memuliakan wanita dalam segala sisi.
Hal-hal yang tidak di titipkan kepada kaum lelaki
__ADS_1
Apakah kau tahu itu apa?
Ya…mungkin saja kau tahu…
Bahkan mungkin sudah taka sing lagi bagi mu
Sesuatu yang sangat istimewa yang terkadang banyak orang tak menyadarinya…
Bahkan…
Kaum wanita pun tak menyadarinya…apakah itu?
Apakah itu sesuatu yang dapat di beli ataukah sesuatu yang dapat diganti?
Tidak..keistimewaan ini tak dapat di beli atau pun diganti…
Tiga keistimewaan…
Mengandung
Melahirkan serta…memberi asi
Apakah itu adalah sebuah keistimewaan yang biasa saja? Tidak…sekali lagi tidak…dalam sebuah proses tersebut peran wanita sangatlah penting. Seorang anak telah memulai pembentukan sebuah karakter, sifat, prilaku yang akan melekat pada dirinya…dalam masa kandungan
Kau tahu?
__ADS_1
Kondisi serta emosional juga keadaan seorang ibu memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap bayi yang sedang di kandung…lantas apakah kau tega tak bersikap lembut kepada kaum hawa? Atau kau tega tak bersikap lembut terhadap dirimu sendiri yang kelak akan menjemput mahkota mu menjadi seorang ibu?
Kau tahu tanpa dirimu surge tidak akan di titipken pada dirimu untuk anakmu
Berbakti kepada ibu mu…ibu mu…ibu mu…serta ayah mu menjadi salah satu kunci allah membuka surge bagi dirimu
Ridho ibu mu adalah ridho allah
Kasih sayang ibu mu adalah kasih sayang allah
Dan…
Murka ibu mu adalah murka allah kepada mu
Kenapa demikian coba kau renungkan
Kurang apakah selama ini yang telah ibu dan ayah mu berikan terhadap mu?
Apakah kau tega tidak bersikap lembut terhadap dirimu sendiri dan rela berlarut-larut dalam kesedihan yang tak berujung
Sehingga…ibu dan ayah mu harus bertanggung jawab atas sikapmu dihadapan tuhan mu (allah)
Lalu sejauh mana engkau akan melukainya?
Kura-kura kau tahu kau adalah mahluk tang tak boleh menyakiti orang yang telah mencintaimu setulus hati setelah allah
__ADS_1
Lakukan lah sebaik mungkin meskipun kau penuh dengan lumpur di sekujur tempurung mu.
Kata-kata itu aku tulis di buku kecil yang sering aku bawa sebagai sebuah pengingat disaat aku lupa akan sesuatu yang berharga dan juga penting.