Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
yang sesungguhnya terjadi


__ADS_3

kini acha mulai memasuki kamarnya.


diapun bergegas menganti gamisnya dengan baju tidur lalu dia bergegas ke kamar mandi dan membersihkan make up yang masih menempel diwajahnya. setelah itu dia duduk di ranjangnya.


"hah.. kencan apa itu. ku kira dia akan menyewa sebuah restoran lalu hanya ada aku dan dia restorannya dihias dengan indah dan dialuni musik saat makan, terus dia ngasih kejutan yang bagus gitu, ini malah jajan angkringan. tapi gak papa sih yah itulah akibat dari banyak berharap, maafkan aku ya Alloh yang terlalu berekspektasi tinggi aku lupa kau yang menentukan segalanya. dan ada untungnya juga sih di ajak ke Akngring bisa menikmati suasana kota, yah itung itung mengistirahatkan pikiran dari pekerjaan yang begitu numpuk, huh cape yah ternyata jadi CEO aku kira jadi CEO tuh enak ternyata yah sama aja bahkan tanggung jawabnya lebih besar, kalau sampai ngelakuin salah semua orang yang jadi korban, huh malah jadi mikirin kerjaan ujung ujungnya. tapi ngomong ngomong naren tuh kaya ada yang salah deh sama hidupnya setelah 3 tahun gak ketemu, dia kan yah biasnya kalau ketemu orang yang agak beda dari segi warna kulitnya atau apalah dia tuh yah suka ngumpat gitu, atau kaya dia jealous dan jijik, tapi sekarang dia tuh yah ramah kesemua orang. atau dia cuman pura pura aja di hadapan aku nunjukin Image nya supaya terlihat bagus yah"ucap acha bermonolog sendiri.


saat sedang bermonolog sendiri hpnya berbunyi menandakan ada pesan masuk


ting.ting..


"siapa yang chatt masa naren, (lalu acha mengmbil hpnya) oh nela ada apa sih nela" ucap acha lalu dia membaca pesan dari nela


^^^haii cha gimana kencannya sukses^^^


hummm


wah sukses banget


^^^gimana naren udah ngungkapin^^^


^^^perasaanya^^^


perasaan apaan


^^^yah perasaan cinta dong^^^


jan banyak berharap deh


^^^ekh jan berkecil hati dong Cha^^^


bukan berkecil hati yah


buktinya tadi kencan aja gitu.


^^^gitu gimanaa^^^


yah gitu gak ada romantisnya


gak royal


^^^lah gak ada romantisnya giamana^^^

__ADS_1


^^^hih sejak kapan loh matre^^^


^^^ngomong gak royal^^^


yah gitu cuman jajan di


alun alun kota.


sejak kenal sama loh


^^^yah gak papa dong^^^


^^^loh kok gue^^^


iyah lah loh kan lo yang suka


nyuruh buat jual mahal.


^^^humm, emang sih, tapi gak gitu juga^^^


terus gimana


^^^asal kalau dia ngajak pacaran atau^^^


^^^hal hal buruk, lebih baik loh tolak^^^


^^^gitu tuh jual mahal^^^


ouh gitu yah guee baru tau


^^^huh lo mah^^^


hehe udah lah gue mau tidur aja


^^^yaudah sana, nanti mimpin naren^^^


ikh jangan dong


^^^justru kalo ngomong gitu jadi mimpiin^^^


udah lah

__ADS_1


acha mengakhiri mengirim pesan itu lalu dia segera berbaring dan mematikan lampu kamarnya diapun segera tidur.


pov naren


hah akhirnya aku bisa merasakan satu mobil bersamanya, setelah merasakan satu motor bersamanya. huh aku sudah tak sabar ingin sampai di resto, yah walau memang restonya cukup jauh tak apalah kan ini memang sudah aku persiapkan dari sebelumnya, agar semuanya terlihat indah dan sempurna aku ingin membuat sesuatu yang spesial dan berkesan apalagi kan ini kencan pertamaku dan dia bahkan kencan pertama kalinya hidup bagi kita berdua karena ku dengar dia tidak pernah kencan.


saat sedang di perjalanan tiba tiba ada yang menelpon ku, aku heran aku kan sudha bilang untuk tidak menganguku dan meng-handle semua pekerjaanku pada aditya tapi kenapa sekarang dia malah menelponku.


saat aku melihat ternyata itu bukan nomor aditya dan nomor orang yang tak ku kenal siapa dia yah.


saat aku mengangkat telpon dan berbicara ternyata dia adalah orang dari restoran yang ku pesan.


flashback on


hallo.


hallo dengan tuan naren saya dari restoran mekar indah.


ouh Iyah


saya ingin melaporkan mohon maaf resto kami mengalami kebakaran sehingga anda tidak dapat menempati pesanan anda untuk uang yang sudah anda berikan akan kami kembalikan, kami mohon maaf sebesar besarnya terimakasih hanya itu yang bisa kami sampaikan maaf menggangu waktu anda


hum baiklah kalau begitu.


flashback off


degg.....


mendengar penuturan dari orang resto membuatku binggung sekaligus kecewa. apa yang harus aku lakukan selanjutnya harus kemana aku membawa nya kencan, sedangkan aku dalam keadaan hampir sampai ditempat itu, yang bahkan dimana ditempat itu hanya satu satunya resto tidak ada lagi tempat resto, aku pun binggung aku memikirkan sesuatu, lalu aku teringat sebelum resto itu ada pertigaan yang dimana setelah belok kiri adalah alun alun dan disana banyak angkringan, akupun segera melakukan mobilku ke arah sana. dengan penuh pikiran dan sebagainya aku bahkan takut acha akan menolak ajakanku untuk makan di angkringan karena dia dari kalangan keluarga kaya, berbeda dengan aku yah walau keluarga ku kaya tapi aku sudah terbiasa memakan makan itu tiga tahun aku di kampung tidak ada yang namanya resto dan hanya ada makanan angkringan, tapi ternyata tebakan ku salah dia mau ku ajak kesana dan aku terkejut bahwa dia sering memakan makan ini seperti ini juga, aku senang dia tak marah dengan hal ini, namun akupun dapat membaca pikirannya bahwa dia sedikit kecewa, maafkan aku acha aku tau mungkin kau membayangkan makan romantis dengan hanya ada kita berdua dan disana ditaburi bunga beserta lilin lilin yang indah dan kita makan diiringi melodi musik, bahkan aku sudah merencanakan itu, dan yah takdir memang tidak sebaik itu pada kita tampaknya sehingga rencana ku gagal dan mungkin ini yang lebih baik dari Alloh untuk kita, untuk selanjutnya akan ku usahakan sebisa mungkin sesuai ekspektasi yang kau inginkan dan aku akan memilih 2 resto agar jika terjadi seperti ini aku punya cadangan.


setelah memilih milih semua makanan dan membeli apa yang kau suka. ku kira kau tak akan begitu lahap aku tak menyangka badanmu yang mungil itu bisa memakan lebih dari 5 macam makanan yang kau pilih dengan porsi banyak. aku tidak ingin banyak mengomentari makanmu aku takut menyinggung mu apalagi aku hanya membawamu ketempat seperti itu.


setelah semua selesai aku mengajakmu pulang dan sebelum mengantarkanmu pada orang tuamu entah kenapa hatiku hanya ingin berkata maaf maaf yang sebesar besarnya hanya itu saja tak ada lagi. aku sadar dengan kecerobohanku itu yang memilih resto cukup jauh dan hanya ada resto itu satu satunya di daerah tersebut. tadinya memilih tempat yang jauh dan satu satunya agar suasananya tenang dan damai, dan yang pasti lebih jauh karena ingin menghabiskan waktu lebih lama tapi realita nya malah ke tempat ramai juga.


maafkan kesalahan naren ini semoga tak terulang kembali.


pesan author


guys aku kadang suka mikir gini ini aku nulis novel tuh ada yang baca gak sih menarik gak sih ceritanya. kalau emang kalian ada yang baca karya author yang masih ack acakna ini tolong kalian apresiasi dengan cara like dan komen. agar author lebih semangat dalam menulis


terimakasih sampai ketemu di eps selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2