Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
membuat bekal


__ADS_3

keesokan harinya.


saat ini acha dengan runitas paginya dia yang sudah selsai solat subuh dan diapun turun untuk memasak pagi ini, dia berencana akan membawa bekal supaya naren tak mengirim makan, dan dia punya alasan untuk menolaknya, dia memang sedikit malu karena sellu dikirim makanan sedangkan diantar punya hubungan apapun dengan naren.


kini dia sudah menuju dapur. didapur para pembantu sedang memasak.


"ekh nona, apa nona mau memasak untuk sarapan silahkan nona" ucap pelayan


"hehe Iyah bi acha mau masak, tapi acha masaknya buat bekal kalau buat sarapan sama bibi aja yah" ucap acha


"ouh begitu baiklah, tentu non itu memang tugas kami, lalu adakah yang perlu bibi bantu, nona mau diambilkan bahan makan apa" ucap pelayanan


"tidak bi, acha bisa ambil sendiri mungkin kalau ada yang acha butuhkan akan langsung meminta ke bibi" ucap acha


"baiklah non kalau begitu bibi lanjutkan memasak yah non" ucap pelayan


"silahkan bi" ucap acha


acha pun menuju kulkas dan mengambil bahan makanan, dia mulai mengambil dada ayam, dan juga sayur sawi beserta bakso, setelah itu dia simpan terlebih dahulu bahan itu di meja, dan kini dia beralih ke tempat bumbu, di mengambil tepung crespy dan juga bahan seperti bawang putih, bawang merah penyedap rasa dan lainnya, dia mengambil wadah juga lalu mulai mencuci sayuran nya, setelah itu dia mulai memotong motong sayur, dan bakso, lalu dia memotong ayam kecil kecil. hari ini dia akan memasak chicken saus gochujang dan tumis sawi hijau bakso, saat sedang mulai membumbui dia teringat bahwa semalam dia bertemu dengan ka Arga.


"bi" ucap acha


"iyah non ada yang bisa bibi bantu" ucap bi inah


"ini bi semalam acha melihat ada kak Arga apa sekarang kak Arga sudah pulang, soalnya saat tadi solat subuh di masjid acha tidak terlalu memperhatikan orang sekitar" ucap acha


"ouh tuan Arga, dia masih ada nyonya setelah solat subuh dia mengobrol di ruang kerja tuan" ucap bi inah


"masih ada ternyata, terimakasih bi sudah memberi tahu" ucap acha


"sama sama non" ucap bi inah


acha pun melanjutkan masaknya, pertama dia menumis dulu sayur sambil dia membuat adonan tepung dan memasukan ayam ke dalam adonan satu persatu setelah selesai diapun mengangkat sayur tersebut kedalam wadah, lalu menganti wajan baru dan mulai mengoreng ayam tersebut, setelah semua ayam tergireng diapun mulai membumbui ayam tersebut dengan saus gochujang dan bumbu lainnya. kini semua sudah selsai dia tinggal memasukan makan tersebut kedalam kotak bekal, tapi dia tak tau dimana kotak bekal tersebut disimpan.


"bi inah" ucapnya pada bi inah yang sedang menata makanan


"iyah kenapa nona ada yang bisa bibi bantu" ucap bi inah


"kotak bekal dimana yah bi" ucap acha


"kotak bekal di simpan di sebelah dan nona, sebentar biar bibi ambilkan" ucap bi inah


"tidak perlu bi biar acha yang ambil bibi lanjutkan saja menata makanannya" ucap acha


"baiklah akalu begitu non" ucap bi inah


acha menuju tempat yang bi inah tunjuk, lalu membuka laci tersebut, dan ternyata disana banyak tempat bakal dengan berbagai bentuk, acha memilih mengambil tempat kontak yang memiliki dua tumpuk dan mengambil satu tempat lagi untuk menyimpan buah.


dia menuju meja tempat dia menyimpan makan tadi, lalu saat dia akan memindahkan makanan tiba tiba seorang pelayan berbicara dan membuatnya menghentikan pergerakan nya.

__ADS_1


"nona, sebaiknya jangan dulu disimpan kedalam kotak bekal karena masih panas" ucap pelayan


"loh kenapa bi" ucap acha yang tidak jadi menata makanannya kedalam kotak bekal


"itu tidak baik nona, dan akan membuat makannya menjadi kurang enak alangkah baiknya dibiarkan dingin terlebih dahulu" ucap pelayan


"tapi bi acha akan mandi dan bersiap kekantor, kalo menunggu lama acha akan kesiangan menuju kantor" ucap acha


"kan nona bisa menyuruh bibi" ucap pelayan


"tapi kan bibi sedang melakukan pekerjaan" ucap acha


"tapi kan tidak apa nona sudha tugas bibi membantu nona" ucap pelayan


"baiklah kalau begitu, bibi disini untuk tempat makanan yah, dan tempat yang ini tolong bibi masukan buah anggur dan kiwi, nasinya banyak yah bi soalny acha akan makan bersama sekertaris acha" ucap acha


"baiklah nanti akan bibi lakukan setelah makannanya dingin" ucap pelayan


"bi terimakasih yah, maaf acha merepotkan" ucap acha


"tidak apa nona, nona tidak usah sungkan kami bekerja di sini jadi sudah sepantasnya melakukan apa yang majikan kami suruh" ucap pelayan


"akh terimakasih bi, kalau begitu acha mau bersiap dulu" ucap acha


"sama sama nona, silahkan" ucap pelayan


saat dia akan turun tiba tiba ada pean dari naren


^^^selamat pagi semangat kerjaan nya^^^


pagi, makasih


^^^jangan lupa sarapan ya^^^


iyah ini juga mau


^^^yaudah, nanti kalau berangka^^^


^^^hati hati yah^^^


iyah pasti


percakapan berakhir lalu diapun turun dan menuju meja makan untuk sarapan.


setelah sampai di meja makan diapun duduk dan menyapa semua orang


"selamat pagi semuanya" ucap acha bersemangat


"pagi nak" ucap bu shena

__ADS_1


"pagi, kau semangat sekali" ucap Arga


"iya dong dia semngat kan semalam sudah kencan" ucap pak ryan mengoda acha


"ayah mah malah ngomongin kencan lagi" ucapnya cemberut


"loh loh kok cemburut lagi anak ibu" ucap bu shena


"tuh bun digoda ama ayah kan jadinya gitu" ucap acha


"gak papa dong kan emang bener udah kencan semalem" ucap bu shena


"ikh bunda kok malah ngikut begitu" ucap acha merajuk


"udah de jangan merajuk, besok kamu jangan kerja yah" ucap Arga


"kenapa jangan kerja" ucap acha


"besok kamu ukur baju buat acara lamaran kakak, atau kamu mau ajak naren baut ukur baju juga gak papa" ucap Arga


"ikh apaan sih, btw ngukur bajunya barengan ama semua keluarga" ucap acha


"iyah semuanya sayang, om tante, kakek buyut sepupu kamu juga bakalan pada ada" ucap bu shena


"ouh gitu bagus dong, acha kemaren belum sempet kenalan juga sama sepupu sepupu acha jadi bisa kenalan deh besok" ucap acha


"humm nah bagus bisa kenalan" ucap bu shena


"iyah bun" ucap acha


"dan kamu juga harus bantuin mama beli seserahan buat nela, yah walaupun sebagian udah nela pilih kemarin, tapi mam katanya mau beliin khusu buat nela, dan kebetulan karena buat suprise jadi kan jangan tau tuh nela, nah ukuran nela sama sama kamu, jadi kamu yang jadi contohnya, okeyy" ucap Arga


"ouh gitu siap deh kak kalau gitu" ucap acha


"nah makannya besok kan gak kerja sekarang beresin tuh semua kerjaan, dan kayanya bakal sampai sore loh kamu pulangnya" ucap Arga


"yaudah gak papa kan ini semua juga buat kaka, ama nela, pastinya acha harus bantu" ucap acha


"nah tuh kamu ngerti" ucap Arga


"udah udah ayo makan nanti kalian keburu kesiangan berangkat ke kantor" ucap bu shena


"iyah bun" ucap acha


merekapun mulai memakan makanan tersebut


pesan author.


guys makasih banyak yah ternyata ada yang baca karya aku, makasih udah suport dengan cara like dan komen apalagi yang pada ngasih hadiah dan vote, makasih sebesar besarnya banget dari aku.

__ADS_1


__ADS_2