Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
bagai ditelan bumi


__ADS_3

setelah memposting poto tersebut dia melihat notifikasi pesan dari naren


^^^assalamu'alaikum cha ^^^


^^^selamat sarapan,^^^


^^^apa hati ini kamu ke kantor^^^


waalaikumsalam.


hari ini aku tidak ke kantor


^^^ouh begitu yah^^^


iyah aku akan ke kantor


setelah pulang dari berkemah.


^^^apa kegiatan mu hari ini^^^


aku akan mengecek email dan


nanti siang akan ke kantor ayah


mengantarkan makan siang untuk ayah.


^^^ouh kau pergi bersama siapa^^^


bersama bunda


^^^ouh begitu yah^^^


^^^naren membalas postingan^^^


^^^melihat bunga bisa diibaratkan itu^^^


^^^adalah proses kehidupan kita^^^


^^^dari mulai ditanam dan dia menjadi^^^


^^^daun, dan bermekaran menjadi bunga^^^


^^^setelah itu dia akan layu. kita juga ^^^


^^^dari mulai dikandung, menjadi bayi, ^^^


^^^berusaha untuk sukses, lalu kita akan^^^


^^^mati. ^^^


tepat sekali, di dunia ini


apa apa yang kita miliki


hanya sementara. dan


itu semua hanya titipan.


^^^itulah kita tidak boleh sombong^^^


^^^bahkan aku belajar dari seseorang ^^^


^^^bahwa seburuk apapun orang^^^


^^^menghinanya dia tetep tegar. ^^^


siapa seseorang itu.


^^^orang dari masalaluku nanti ku ^^^


^^^ceritakan^^^


ouh begitu ku tunggu

__ADS_1


^^^yasudah aku mau berangkat ^^^


^^^bekerja dulu^^^


baiklah hati hati.


percakapan pun berakhir.


"siapa orang dari masalah itu, apakah aku, apa dia akan menceritakan tentang prilaku nya dulu dengan sejujur jujurnya" ucap acha" sudah lah lebih baik aku mengecek email dan mengerjakan semuanya" ucap acha lalu dia membuka laptopnya dan mulai mengerjakan pekerjaanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sedangkan saat ini naren dia akan bekerja dan saling berkirim pesan dengan acha. setelah saling berkirim pesan itu kini naren mulai memasuki mobilnya dan dia mulai melakukannya.


"apa dia akan menerima aku, setelah aku menceritakan kisah masalaluku, kehidupanku yang kelam, aku yang sangat nakal dulu, bahkan aku belum meminta maaf pada wanita itu, diakan dia sekarang dia seakan ditelan bumi, bahkan orang di kampungnya tak ada yang tau dia pergi kemana, dengan teganya aku menghinanya tanpa tau seperti apa dia diperlakukan oleh keluarganya" ucap naren dia terus melakukan mobilnya hingga sampailah dia kini di kantor.


"sudahlah lebih baik aku pokus pada pekerjaanku toh orang ornagku masih mencarinya" ucap naren.


naren mulai melakukan pekerjaannya dikantor, pekerjaannya sangat sibuk dan dia juga ingin menyelesaikan secepatnya.


kini jam makan siang sudah tiba naren mulai menghentikan pekerjaanya dan dia mengirim pesan kembali pada acha


cha apa kau sudah sampai


dikantor ayahmu.


naren menunggu agak lama balasan dari acha lalu tiba tiba hpnya berbunyi tanda pesan masuk pesan tersebut dari acha.


^^^aku sedang dijalan^^^


ouh begitu hati hati.


^^^iyah terimakasih, jangan lupa makan^^^


tentu, kau yang jangan lupa makan


ini aku juga akan makan.


^^^yasudah selamat makan^^^


^^^ ayah^^^


baiklah, sampai jumpa lagi


^^^iyah^^^


percakapan pun berakhir. kini naren mulai menuju ruangan aditya.


naren pun masuk begitu saja kedalam ruangan aditya.


"aditya" ucap naren


aditya seketika kaget dan dia langsung melihat pada naren.


"akh bos ada apa" ucap aditya "kebiasaan nih boss sellau datang gak ketuk pintu aku kan kaget" ucap aditya dalam hati


"ayo kita makan siang" ucap naren


"ouh baiklah pak mari" ucap aditya sambil membereskan berkas yang tadi dia pengang.


kini merka berjalan keluar menuju kantin.


"aditya dari hari jumat aku akan pulang lebih awal, dan tidak seperti sabtu biasanya aku tidak akan kerja pada hati sabtu" ucap naren


"ouh begitu baiklah boss, memangnya boss mau kemana" ucap aditya


"aku ada acara aku mau berkemah 3 hari" ucap naren


"aku gak diajak boss" ucap aditya


"heyy jangan macam macam" ucap naren


"aku tidak macam macam boss aku kan nanya aku tak di ajak, aku kan juga pengen healing boss" ucap aditya

__ADS_1


"hust, aku juga di ajak oleh acha, itu acara keluarga besarnya" ucap naren


"ouh gitu yah boss, tapi kan boss bisa aja ajak aku" ucap aditya


"kamu kalau mau ikut bilang aja sama acha, kamu gak malu sama keluarga besar acha" ucap naren


"ngak lah kan aku tuh bawahannya bos, secara boss calon keluarga mereka" ucap aditya


"jangan ngawur, acha aja belum Terima aku sepenuhnya" ucap naren


"ekh iyah yah, kasian banget sih boss, tapi boss kalau dia belum menerima boss mana mungkin dia ajak boss ke acara keluarganya" ucap aditya


"gak usah mikir macem macem aditya ayo makan" ucap naren yang kini mereka sudah tiba di kantin.


"huum yaudah deh boss" ucap aditya


merekapun mulai memesan makanannya.


kini mereka selesai makan siang, dan naren kemabali menuju ruangannya. sebelum memasuki ruangannya dia bicara dulu pada aditya


"ingat aditya, jumat nanti jangan sampai ada acara rapat, aku ingin pulang setelah jam makan siang" ucap naren


"siap boss nanti bisa saya atasi" ucap aditya


"baguslah kalau begitu aku akan menuju ruangan ku" ucap naren


naren pun mulai masuk ruangannya saat dia duduk tiba tiba hpnya berbunyi. tanda ada yang menelpon.


"siapa yang menelpon yah, loh ini kan nomor orang orang yang aku suruh mencari wanita itu" ucap naren


hallo


iyah hallo boss


ada apa kalian menelpon


ada kabar boss.


sudah dua tahun dan kau baru ada kabar kemana saja kerjamu.


maaf boss dua tahun ini saya mencari ke seluruh wilayah Indonesia namun tak menemukannya.


lalu sekarang apa kau menemukannya.


belum boss tapi saya saat mencari disini mendapatkan informasi.


informasi apa cepat katakan.


ternyata saya mencari jauh jauh dan orangnya ada disini, dulu dia mengontrak di daerah xxxxx.


lalu apa sekarang aku menemukannya.


tidak boss, karena ternyata orang itu sudah dibawa oleh orang kaya.


kenapa dibawa oleh orang kaya.


ntahlah boss saya tidak tau saya hanya dapat informasi bahwa dia pamit karena akan ikut pada orang kaya.


apa dia jadi pembantu, dan siapa orang kaya itu.


kemungkinan begitu boss.


cepat cari informasi itu semua. aku ingin dalam waktu dekat ini kau sudah menemukan dia dimana.


baik boss saya akan berusaha lagi setelah ini mohon agar boss memberikan saya waktu.


bahkan aku sudah memeberikanmu waktu 2 tahun dan aku bahkan diam saja, sekarang semoga kau cepat menemukan dia tentunya tidak dalam jangka setahun.


baik boss kalau begitu saya tutup telponnya saya akan mengali informasi lain tentang orang itu.


baiklah aku juga harus bekerja.


telpon pun terputus kini naren mulai merenung.

__ADS_1


"selama ini dia berada di kota ini tapi aku bahkan tak menemukannya, bagaimana mungkin, apa karena aku telalu sibuk pada pekerjaan ku, da sekarang apa dia tak ada seakan ditelan bumi, aku berharap dia segera ketemu dan aku akan meminta padanya, aku akan membawa acha juga untuk memperlihatkan dia" ucap naren


__ADS_2