Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
kebelet nikah


__ADS_3

setelah mereka menyelesaikan makannya kini mereka sedang bersantai di ruang keluarga.


"ma, itu nanti barang belanjaan buat seserahan mau acha yang rangkai gak" ucap acha


"boleh nak" ucap bu qiana


"yaudah berati nanti acha kerumah mama satu bulan lagi, kan ka Arga juga tunangannya 1 bulan lagi" ucap acha


"terserah kamu aja cha" ucap bu qiana


"huum yaudah, ma kalau gitu acha mau pulang dulu aja yah" ucap acha


"huum yaudah hati hati yah kamu ma" ucap bu qiana


"dadah Nara" ucap acha


"kakak makasih yah udah mau dekorin kamar Nara kamar Nara jadi bagus banget, Nara jadi betah dikamar" ucap Nara


"sama sama Nara, bagus deh kalau kamu jadi betah dikamar jadi kamu makin rajin belajar yah" ucap acha


"iyah kaka" ucap Nara


"yaudah kaka mau pulang dulu, assalamu'alaikum ma" ucap acha yang mencium tangan bu qiana


"waalaikumsalam" ucap bu qiana


"dah kaka" ucap acha


acha pun kini dia berjalan keluar dari rumah tersebut dan menuju arkiran disana sudah ada bodyguard nya yang berjejer akan mengawal acha, 3 orang geng motor mereka membawa motor masing masing dan 2 orang yang sangar mereka menaiki mobil.


"eumm penjaga, boleh tolong bawakan mobilku, aku rasanya lelah dan tidak ingin mengemudi" ucap acha


"baiklah nona biar saya saja, kebetulan saya datang menaiki mobil dengan penjaga 1, sedangkan yang lain membawa motor" ucap penjaga 2


"baiklah kalau begitu ayo naik" ucap acha


"mari nona" ucap nya lalu membukakan mobil tersebut untuk acha masuk


"terimakasih" ucap acha


"sama sama nona" ucap penjaga 2


mobil pun mulai melaju menuju rumah pak Ryan.


karena telalu lelah acha pun tidur di dalam mobilnya.


dan kini mobil tersebut sudah sampai di kediaman pak Ryan. bodyguard yang tak tega membangunkan acha pun dia mulai menelpon ansa, karena kebetulan ansa memang ada di rumah pak Ryan dan sengaja menunggu acha.


"hallo tuan kami sudah sampai dikediaman nona acha, tapi nona acha saat ini sedang tidur" ucap penjaga 2 ditelpon


"baiklah aku akan keluar dan mengangkat acha ke kamarnya" ucap ansa.


ansa yang saat ini sedang duduk di ruang keluarga, diapun akan keluar untuk menggendong acha.


"ansa mau kemana" ucap bu shena


"ansa mau mengangkat acha yang tertidur di mobil" ucap ansa

__ADS_1


"apa sudah pulang" ucap bu shena


"sudah tante sekarang dia ada di depan" ucap ansa


"ouh baguslah" ucap bu shena


"yasudah tenten ansa kedepan" ucap ansa


"yah silahkan" ucap bu shena


andapun melanjutkan perjalannya menuju depan rumah. kini acha pun sudah sampai di depan rumah dan menuju mobilnya. para bodyguard pun langsung menundukan pandangannya.


dia langsung membuka mobil acha dan mengangkat acha.


"terimakasih kalian sudah menjaga acha hari ini, kalian boleh menunggu di post satpam sana, setiap acha tak kemana mana disana sudah tersedia makan yang kalian butuhkan" ucap ansa dingin.


sekarang dia mulai masuk kerumah kembali.


"tante disebelah mana kmar acha" ucap ansa


"kamarnya di dekat kamar tante di depan pintu kamar terdapat nama seh acha" ucap bu shena


"baiklah tante ansa mengantarkan acha dulu ke kamrnya" ucap ansa


"yah pergilah" ucap bu shena


ansa pun melanjutkan jalannya menuju tangga dan mulai masuk kekamar acha dia menyimpan acha diranjang lalu menyelimuti nya. dan sekarang di kembali turun ke ruang keluarga.


"om tante, tidak apa kan penjaga yang menjaga acha ansa suruh di post satpam" ucap ansa


"kau ini tentu tak apa, kan itu penjaga acha, nanti tante akan menyuruh pelayan mengirimkan lebih banyak makanan di pos satpam untuk kedepannya" ucap bu shena


"terimakasih om tante" ucap ansa


"kami yang harusnya berterimakasih padamu karena sudah memberikan penjaga, bahkan sebelum om menyuruhmu" ucap pak Ryan


"sudah seharusnya om, ini adalah tugas keluarga" ucap ansa


"yah kami beruntung kau adalah kakak yang baik untuk adik adikmu, segeralah mencari jodoh" ucap bu shena


"haha bunda secepatnya yah, karena ansa belum mendapatkan yang pas untuk ansa"ucap ansa


" padahal dikantotmu banyak wanita cantik"ucap pak Ryan


"tidak ada yang menarik dimataku om" ucap ansa


"ayah mungkin ansa punya kriteria yang berbeda dalam memilih istri" ucap bu shena


"nah benar tante" ucap ansa


"omm prediksi dalam waktu dekat kau akan mendapatkan jodoh, dan bahkan sepertinya kau akan menikah mendahului Arga dan nela" ucap pak Ryan


"yah tergantung jodohnya aj omm, kalau ada anda juga mau sesegera mungkin" ucap ansa


"hahah, nanti dia malah kebelet nikah" ucap bu shena


"ngak dong tan" ucap ansa

__ADS_1


merekapun terus melanjutkan obrolannya.


hingga tak terasa sudah satu jam mereka mengobrol.


sedangkan saat ini acha yang sedang terlelap dalam tidurnya mulai terbangun. dia mulai mengerjapkan matanya.


"loh kok aku ada ddikamar perasaan aku di mobil, aneh banget sihh" ucap acha


diapun mulai duduk di ranjangnya.


"siapa yang mindahin aku yah, yaudah lah aku cuci muka dulu aja baru abis itu ke ruang keluarga, tanyain kenapa aku bisa di kamar"ucap acha lalu ke kamar mandi.


setelah mencuci mukannya diapun mulai keluar dari kamarnya dan segera menuju ruang keluarga.


" loh kak ansa ada disini" ucap acha


"Iyah dong disini, kakak nunggu acha" ucap ansa


"wah wah putri bunda nyenyak sekali tidurnya cape yah dari tadi abis belanja" ucap bu shena


"hehe Iyah bun, ngomong ngomong kok acha ada di kamar aja sih bukannya tadi di mobil" ucap acha


"kan kakak yang ngendong kamu, emang gak kerasa" ucap ansa


"hahah pantes kaya terbang tadi pas acha tidur" ucap acha


"Iyah lah kalo kamu dari tadi di mobil aja mungkin kamu dah pegel pegel apa lagi leher kamu pegel pegel" ucap ansa


"heheh makasih yah kakak the best deh" ucap acha


"Iyah lah kakak gitu" ucap ansa


"kalo the best cariin jodoh ama kamu dong" ucap pak Ryan


"Iyah Iyah nanti acha cariin kaya ada deh kandidat buat kakak" ucap acha


"nah bagus tuh" ucap bu shena


"haha bener bun" ucap pak Ryan


"ekh kakak mau apa ke acha" ucap acha


"kakak mau bilang nah bodyguard kamu kan bakal stay nunguin kamu tuh, kalo disini mereka diemnya di perusahaan, kalo dikantor kamu mau kamu sediain tempat atau jadi bodyguard bayangan" ucap ansa


"kayanya acha kasih ruangan aja deh kasian kalo mereka harus panas panasan" ucap acha


"mereka gak bakal panas panasan kok kalaupun jadi penjaga bayangan, karena mereka kan pinter cari tempat" ucap ansa


"ouh gitu, gak papa kebetulan dikantor acha ada kok ruang kosong buat mereka" ucap acha


"ouh gitu yaudah besok kamu aja mereka masuk aja okeyy" ucap ansa


"baik kak" ucap acha


"yaudah itu doang kok yang mau kakak bilang" ucap ansa


"hum yaudah" ucap acha

__ADS_1


__ADS_2