Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
menceritakan semuanya


__ADS_3

kini mereka duduk dipohon yang tumbang.


"aku ceritakan yah, aku baru bercerita sampai aku adalah anak yang suka berbuat onar di sekolah, dan juga aku sering membully seorang wanita" ucap naren menjeda ucapannya


"seorang wanita kenapa" ucap acha


"karena dia tidak punya teman dan teman ku pernah meledek ku karena aku tidak membully nya, aku di angap menyukainya, yah walau aku memang suka dengan sikapnya yang selalu merendah" ucap naren dia menjeda kembali ucapannya


"karena hal sepele seperti itu kau sampai membully" ucap acha


"yah, tapi sesungguhnya itu bukan dari hatiku, bahkan aku tidak ingin berlaku seperti itu, kadang saat dia pulang dulu aku sering membuntuti nya diam diam, karena temanku sering berencana ingin melukainya" ucap naren


"kau aneh kenapa kau membully nya tapi kau juga menolongnya" ucap acha


"karena aku tidak ingin dia semakin terluka" ucap naren


"akh aku jadi terbawa suasana" ucap acha dalam hati lalu menyeka air matanya "yasudah lanjutkan ceritamu" ucap acha


"meski berat aku menceritakan tentang kisah itu, tapi aku ingin jujur, karena aku takut kau salah paham nanti bila kau dengar dari orang lain" ucap naren


"ouh tak apa sudah ayo ceritakan kembali tentang dirimu" ucap acha


"baik saat sma aku suka sekali gunung, dan setelah kelulusan aku tau tempat ini aku bermain bersama teman teman sma ku kesini, dan aku jalan jalan, dan saat itulah aku menemukan tempat ini, dan aku perna berjanji ingin membawa orang yang ku cinta kesini menatap sunrise dan juga sunset"ucap maren menjeda ceritanya ingin melihat respon acha


"dan ternyata kau membawa aku, tapi tidak melihat sunrise ataupun sanset" ucap acha

__ADS_1


"yah itu karena kau adalah orang yang aku cintai, lebih tepatnya sekarang bukan aku yang membawamu tapi orang yang kucintai yang membawaku, nanti aku akan membawamu melihat sunset" ucap naren


"ikh ngegombal, lah kapan aku bawa kamu" ucap acha


"kan kamu mau bawa aku ketempat sepi ini lah tempatnya" ucap naren


"udah lanjut aja ceritanya" ucap acha


"setelah lulus sma aku kembalilah kekota, satu bulan berlalu tiba tiba aku mendapat musibah, lebih tepatnya orang tuaku" ucap naren terpotong


"hah musibah apa" ucap acha


"sabar ini aku cerita " ucap narwn


"hehe maaf ayo lanjutkan aku penasaran" ucap acha


"hah minta panas, terus mama gak kenapa napa kan" ucap acha


"iyah minyak panas, tubuh mamah melepuh saat itu, dan kau tau banyak yang membully mamah bahkan sampai usaha makanan mamah dibully, mereka bilang ini jualan milik si cacat, bahkan mamah sempat terpuruk selama tiga bulan dia tidak membuka usahanya, mamah hampir putus asa dan dia berencana ingin bunuh diri, tapi berkat suport dari mamah dan aku mamah kembali bangkit dan dia mau di oprasi untuk memulihkan tubuhnya, kau ingat kau membantu mamah di supermarket, itu karena yang aku ceritakan, mamah kalau mengingat kembali hal itu dia suka menangis dan kadang histeris, untung kau menolong mamah, jadi dia baik baik saja, dan kau tau setelah kejadian itu aku sadar apakah ini karma karena aku sering membully wanita itu habis habisan, apakah dia merasakan hal yang sama seperti yang mamahku rasakan saat aku membully nya, dua minggu aku merenungi itu, setelah dua minggu itu aku langsung ke kampung nenenkku aku mencari tempat tinggalnya untuk minta maaf, tapi saat aku tau rumahnya dia tak ada dan orang tuanya pun tidak menanggapi kemana dia aku tanya tetangganya ternyata dia di usir keluarganya, aku semakin merasa bersalah aku ingin meminta maaf langsung dan menemui dia, bahkan aku sempat ingin menikahi dia kalau aku bertemu dengannya" ucap naren


"lalu sekarang saat bertemu aku, dan suatu saat kau menemui wanita itu siapa namanya" ucap acha pura pura tidak tau


"namnya sehacha, sama sepertimu" ucap naren


"apa kau akan menikahinya" ucap acha

__ADS_1


"tidak sekarang aku sudah mencintaimu seutuhnya, aku tidak akan menikahi nya lagian namamu dan namnya sama kau bisa jadi penyembuh rasa bersalahku, dan kau tau selama 2 tahun ini aku mencari di tapi tidak pernah ku temukan, dan 3 hari lalu anak buahku mengabari bahwa dia menemukan jejaknya, terakhir kali dia terlihat di kontrakannya, dan dia dibawa oleh orang kaya, dan semoga dia cepat ketemu aku ingin minta maaf padanya dan juga membawamu bertemu dirinya"ucap naren


"kenapa kau ingin membawaku" ucap acha


"karena aku ingin memperkenalaknmu padanya, dan juga meminta restu aku akan menikahimu, dan maaf juga rencanaku menikahinya gagal karena aku lebih dulu menemuimu" ucap naren


"ouh begitu" ucap acha "kalau kau tau wanita itu adalah aku apa responmu, dan aku sudah tau rencanamu yang sesungguhnya, sekarang aku tau lelaki yang selalu menjagaku pulang sekolah" ucap acha dalam hati dan termenung


"iyah begitu kau mau kan, kau harus mau" ucap naren


"aku belum menerimamu, kau sudah punya rencana seperti itu aneh kau" ucap acha


"karena ku sudah yakin padamu, makannya aku bicara begitu padamu" ucap naren


"kenapa kau begitu yakin padaku" ucap acha


"yah yakin saja sulit untuk di ungkapkan" ucap naren


"sudah ayo lanjutkan ceritamu lagi apa selanjutnya kehidupanmu setelah itu sampai kau bisa sukses" ucap acha


"okey aku lanjutkan, setelah lulus SMA aku melanjutkan kuliahku, aku disuruh oleh ayahku untuk kuliah dibidang manajemen bisnis, tapi aku tak mau aku ingin kuliah jurusan dokter tau kesehatan, tapi ayahku menolak keras dia harus ku ke manajemen bisnis, aku kukuh dengan pendirian ku, sampai ayahku bilang sudah kalau kau mau kuliah kedokteran biayai sendiri kuliahmu, ayah tidak akan mengurusi biayanya kehidupanmu, dari situ aku mulai berpikir aku usaha apa, disitu aku hanya punya uang 1 jt pemberian ibuku dan 500 rb pemberian nenek, sat itu aku langsung pergi dari rumah membawa uang itu aku bilang pada ayahku, ayah apapun keadaannya jangan mencariku selamat satu tahun jangan pikirkan aku selamat satu tahun aku akan buktikan aku masuk kuliah jurusan dokter, dan juga akan memiliki setidaknya satu perusahaan atau usaha yang memiliki karyawan. kau tau dengan uang satu juta itu aku menjual sayuran di pasar, dan aku juga menjadi tour travel, semua aku lakukan dan kerjaan selama dua bulan aku berhasil mempunyai ruku sembako semuanya begitu cepat dan mudah setelah sukses usahaku di ruku aku berikan pada pekerjaan, dan aku membangun sebuah kontrakan jumlahnya ada lima itu dalam waktu 5 bulan dalma tujuh bulan aku punya itu semuanya berkembang begitu saja, sampai saat dimana 1 bulan sebelum waktu satu tahun itu aku membangun sebuah hotel dan tepat satu tahun itu aku mempunyai sebuah hotel, dan semuanya sampai sekarang berkembang begitu pesan hingga aku memiliki perusahaan di pisang perhotelan dan juga lainnya"ucap naren


"hebat sekali kamu, dan sekarnag kau sedang kuliah" ucap acha


"yah aku memang dari keluar rumah aku cari beasiswa dan aku kuliah kedokteran setelah satu tahun aku pulang kerumah orang tuaku begitu tekejut dengan itu semua" ucap naren

__ADS_1


"tentu saja akupun terkejut ternyata kau kuliah kedokteran" ucap acha


"yah itu memang rahasia


__ADS_2