
setelah menuju devisi selanjutnya.
mereka mulai memasuki devisi tersebut dan berbicara bahwa mereka datang untuk mengecek cek saja orang orang devisi humas memang paling ramah ramah dan memang sejak awal mereka tak pernah menyinggung acha.
semua baik baik saja dan tidk ada yang menjangal di devisi itu. mereka pun bergegas pergi ke devisi lainnya.
"ternyata respon mereka biasa saja yah" ucap Arga
"Iyah kak karena sejak awal mereka memang ramah pada acha" ucap acha
"baguslah ayo kita menuju devisi sana" ucap Arga
"ayo kak" ucap acha
itu adalah devisi dimana nela bekerja. mereka pun masuk dan semua menyambut mereka dengan menyapa.
"selamat pagi di devisi kami, ada yang bisa kami bantu disini dengan kehadiran tuan dan nona" ucap karyawan
"akh pagi, aku datang bersama saudara ku untuk mengecek cek setiap devisi saja" ucap Arga
"ouh baiklah tuan dan nyonya ayo silahkan masuk dan duduk di sebelah sini" ucap karyawan tadi
"terimakasih" ucap Arga dan acha mereka pun duduk
" anda butuh mengecek dokumen yang mana tuan" ucap karyawan
"aku tidak mengecek dokumen tapi maju dia orang dia orang dan membawa tugas mereka selama sebulan ini" ucap Arga
"ouh baik tuan, kalian dengar kan kata tuan Arga jadi ayo maju dia orang dia orang" ucap karyawan
"baik tuan" ucap semua karyawan di ruangan itu
du orang dia orang pun maju dan mereka semua tidak ada curiga atau apapun semunya baim dan sekarang yang terakhir maju adalah nela.
"bagaimana kerjamu nela, kau betah disini" ucap acha memeberikan pertanyaan yang sama seperti kepada yang lainnya
"tentu saja betah nona" ucap nela
"akh santai saja kenapa pangil nona seperti kepada siapa saja" ucap acha
orang yang mendengar ucapan itu kaget karena bisa bisanya seorang nona itu kenal pada nela
"tapi ini di perusahaan saya di ajarkan profesional disni nona" ucap nela
"akh baiklah" acha
"kerjamu bagus nela selama sebulan ini hebat yah" ucap Arga
"terimakasih tuan" ucap nela.
"kau boleh kembali" ucap Arga
"baik tuan" ucap nela
setelah nelabkembali ketempat nya Arga pun pamit dari devisi itu.
"kalau begitu saya akan melanjutkan kembali pengecekan saya bersama saudari saya ini terimakasih kalian sangat ramah" ucap Arga
"sama sana tuan mari saya antar keluar" ucap karyawan
__ADS_1
Arga dan acha pun keluar dan kini mereka akan menuju devisi selanjutnya
"kak devisi bagian desain itu sangat hebat yang bagus sekali dalam menyambut orang masuk" ucap acha
"yah itu memeng ciri khas mereka cha sudah biasa akan hal seperti itu" ucap Arga
"ouh pantas saja" ucap acha
sedangkan saat ini nela setelah Arga dan acha keluar dia yang sedang duduk dikerumuni orang orang.
"nela" ucap seseorang
"apa" ucap nela mengangkat kepalanya dan melihat orang mengkerumini nya
"kau tau tidak siapa nona itu" ucap karyawan
"Iyah siapa dia kenapa sepertinya dekat dengan mu" ucap karyawan
"tidak bukan siapa siapa" ucap nela
"jangan berbohong aku melihat kau tadi turun dari mobil bersama tuan Arga dan nona tadi" ucap karyawan yang melihat nela turun dari mobil Arga
"akh itu aku kebetulan menumpang dengan mereka" ucap nela
"jangan berbohong kau itu pura pura yah" ucap karyawan
"akh baiklah aku tidak akan berbohong tapi saat ini aku tidak bisa memberi jawaban besok kalian akan tau semuanya" ucap nela
"besok ada apa nela " ucap karyawan
"Iyah cepat katakan nela" ucap karyawan lain
"sudah sampai situ saja aku tidak bisa memeberi tahu yang lainnya" ucap nela
"tidak tidak kalian tunggu saja besok, ayo kembali ke tempat kalian jangan mengkerumini ku aku sangat sesak" ucap nela lalu memijit kepalanya
kembali lagi kepada acha dan Arga mereka sekarang akan ke bagian keuangan. saat pertama masuk acha dan nela disambut dengan tatapan tajam dan sinis.
lalu ada bisik bisik
"siapa lagi nih orang cewe" ucap karyawan 1
"mungkin dia karyawan baru di sini" ucap karyawan 2
"akan ku musuhi dia kalau sampai dia masuk dibagian sini" ucap karyawan 1
hemmm
Arga berdehem
lalu orang disanapun berhenti berbisik.
"aku datang kesini untuk mengecek kondisi di ruangan ini dan kinerja kalian" ucap Arga
semua orang disana terkejut dan seakan seperti maling yang tertangkap.
"baik tuaan silahkan" ucap karyawan sambil gemetar.
Arga dan acha pun mengecek satu persatu saat acha mengecek dia melihat ada yang jangal.
__ADS_1
"kak coba lihat kok ini beda yah sama yang ditulis ini" ucap acha
"lah Iyah aneh" ucap Arga lalu Arga pun mengecek dokumen ditangan nya
"makanya acha bilang juga" ucap acha
"ekh lihat ini juga kok jangal" ucap Arga.
mereka menghentikan pengecekan yang ada ditanyanya.
"disini saya melihat ada yang jangal, kenapa bisa seperti ini yah" ucap acha
"mungkin kau saja salah mengecek" ucap karyawan 1 sinis
"aku sudah teliti mengeceknya kok" ucap acha
"sudah biarkan saja, dari yang aku lihat disini banyak sekali kejanggalan dokumen ini akan aku bawa ke ruang ceo dan aku bawa kerumah untuk cek lebih lanjut, dan sikap kalian sebagai karyawan tidak ada sopan sopannya, bersiaplah kalau sampai diketahui kerugian ini kalian semua dipecat" ucap Arga lalu dia beranjak mengambil semua dokumen dan pergi keluar bersama acha
semua orang disana gemetaran memikirkan nasib yang akan mereka Terima
"bagaimana ini kalau kita dipecat" ucap karyawan 2
"tenang lah masih ada perusahaan lain yang akan menampung kita" ucap karyawan 2
acha dan Arga kembali keruangan ceo dan mereka mengecek semua dokumen itu sangat banyak sekali kejanggalan disana mereka sangat heran akan hal itu.
sekarang tak terasa sore pun menjelang dan mereka pulang kerumah.
setelah pulang kerumah mereka bersiap untuk solat terlebih dahulu. Arga berencana menginap karena banyak hal yang akan dibicarakan bersama pak Ryan
kini waktu makan malam tiba dan merekapun makan malam. setelah itu seperti biasa mereka berkumpul ruang keluarga
"nak bagaimana hari ini apa tanggapan semua orang disana" ucap bu shena
"sangat jauh berbeda bun" ucap acha
"berbeda seperti apa" ucap bu shena
"saat acha memasuki perusahaan acha disambut dengan ramah berbeda dengan sebelum nya lalu saat acha kesetiap devisi memiliki respon yang berbeda respon mereka.... ( acha menceritakan semua yang perkataan dan perlakuan yang terjadi padanya)" ucap acha
" humm begitu yah" ucap bu shena
"bunda acha kalian mau tau setelah acha dan kak Arga kelaur dari devisiku" ucap nela
"apa yang terjadi padamu nak" ucap bu shena
"Iyah apa kenapa kau tak cerita pas di mobil" ucap acha
"aku terlalu lelah untuk bercerita tadi" ucap nela
"ouh begitu ayo ceritakan apa yang terjadi" ucap acha
"mereka mengkerumuni ku dan bertanya tentang dirimu, aku pusing mendengar itu lalu aku bilang nanti juga kalian akan tau besok, semua orang memohon dan ingin tau apa yang akan terjadi besok" ucap nela
"tapi kau tidak memberitahunya kan" ucap pak Ryan
"tentu saja tidak" ucap nela
"baguslah kalau begitu" ucap bu shena
__ADS_1
"tapi ayah ada satu hal lagi yang jangal" ucap Arga
"apa itu" ucap pak Ryan