
acha dan nela sudah sampai di dapur. disana ada pembantu yang akan memasak.
"bi acha sama nela mau masak" ucap acha
"silahkan nona" ucap pembantu
"bahan bahannya sebelah mana bi" ucap nela
"ini non di kulkas" ucap pembantu
"ouh bahan yang lainnya" ucap acha
"bumbu dapur, ini di laci sini" ucap pembantu
"ouh baik bi" ucap acha.
kini acha dan nela mulai mendekati ke arah kulkas dan di sana banyak bahan sayur,daging, sosis dan nuget juga yang lainya
"jadi kita mau buat apa ni cha" ucap nela
"aku masak ini aja daging ayam di buat gulai, terus nah ini kita bikin kaget balado, terus ini bikin bakwan pake sosis" ucap acha
"nah enak tuh kita bikin sayur sop juga" ucap nela
"yaudah ayo" ucap acha
"aku yang ngurusin ini bahan bahannya kamu yang ngulek bumbu okey" ucap nela
"okey" ucap acha
merekapun mulai berkutat memasak apa yang sudah mereka rencanakan, 1 jam mereka membuat masakan. kini sudah tiba waktunya solat.
"nah udah selesai cha" ucap nela
"iyah, yaudah ayo kita langsung ke mushola aja ini udah adzan tadi" ucap acha
"ayo" ucap nela
merekapun menuju mushola dan melaksanakan solat setelah selesai solat, kini mereka semua menuju meja makan untuk makan siang.
semua orang pun duduk di meja makan masing masing. acha dan nela yang menyiapkan nasi dan lauk pada piring semua orang.
"hari ini kita makan, makanan yang dibuat oleh acha dan nela" ucap ibunya pak Ryan
"wah pasti enak nih ayo kita coba" ucap suami bu lita
"kami sudah sering mencoba makanan mereka berdua dan enak ayo cobalah oleh kalian" ucap pak Ryan
semua orang pun menyendokan makanan ke mulut mereka masing masing.
"wah ini enak sekali" ucap ayah pak Ryan
"yah om benar ini sangat enak sekali" ucap suami bu lita
"iyah kenapa kalian tidak membuka resto saja" ucap ibunya pak Ryan
acha dan nela saling memandang kalau tersenyum.
"mereka sudah di tuntut jadi CEO bu jadi bagaiamana mereka membuat resto" ucap pak Ryan
"akh, yah aku sampai melupakan itu" ucap ibunya pak Ryan
"akh yah benar aku belum bilang nela akan berhenti di perusahan yang kau tempati acha" ucap suami bu lita
"kenapa om" ucap acha
__ADS_1
"seperti yang ayahmu bilang cha dia akan om jadikan sekertaris lebih dulu setelah itu akan jadikan CEO perusahaan" ucap suami bu lita
"ouh begitu baiklah, nela gak perlu ngasih surat pengunduran diri biar langsung perusahan yang mencabut nela dari perusahaan" ucap acha
"baik cha, tapi aku mau ke perusahan untuk berpamitan pada teman temanku di devisi desain dan stap OB" ucap nela
"yah tentu saja boleh la" ucap achaa
"baiklah"ucap nela
" sudah sudah ayo kita lanjutkan kembali makanan kita" ucap ibunya pak Ryan
"baiklah" ucap semua orang
semua orang pun melanjutkan makanannya. setelah selesai makan mereka semua kembali ke ruang tamu dan saat itu tibalah adik pak Ryan, merekapun mengobrol ringan.
keesokan harinya.
semua orang sudah di meja makan.
acha yang sudah memakai baju yang kemarin dia pesan begitupun dengan nela sedangkan Arga memakai jas, dan yang lainya mengunakan baju biasa.
setelah semua selesai makan. kini acha, arga, dan nela berpamitan untuk berangakat ke kantor
"kakek, nenek, ayah, bunda, om tante, kami akan pamit menuju kantor" ucap acha
"yah silahkan nak, ayah hari ini tidak akan ke kantor sedang ingin bersantai" ucap pak Ryan
"baiklah ayah" ucap acha
"kalau begitu kami berangkat" ucap Arga.
kalau mereka bertiga menyalami semua orang. dan muali keluar menaiki mobil, setelah mereka memasuki mobil.
"kakak" ucap acha
"hari ini aku amu minta traktir sama kakak seharian" ucap acha
"kenapa harus traktir kamu" ucap Arga
"karena kakak dan nela kan udah jadian" ucap acha
"terus apa hubungannya ama kamu" ucap Arga
"yah kan itu pajak pacaran" ucap acha
"ouh gitu yaudah deh kakak kasih traktir" ucap Arga
"horee makasih banyak kak" ucap acha
"dia sama kamu minta sesuatu juga" ucap Arga menatap nela
"iyah tuh baju yang dia pakai itu kan barangnya" ucap nela
"berapa harganya biar aku ganti" ucap Arga
"gak usah gak papa kok, lagian buat nela ini sahabat aku" ucap nela
"yauda kalo gak papa" ucap Arga
mobilpun melaju menuju perusahan.
setelah sampai acha dan Arga turun kalau mereka pun terpisah.
"aku mau ke bagian OB dulu mau pamit ama mereka" ucap nela
__ADS_1
"yaudah kita ke ruang ceo, nanti kalo kamu udah selesai kamu juga nyusul yah" ucap Arga
"yaudah aku duluan" ucap nela
"nela hati hati" ucap acha
"iyah" ucap nela
mereka pun menuju tujuanya masing masing.
acha mengerjakan pekerjaannya, dan sedangkan nela pamit pada semua teman temanya banyak teman teman yang merasa kecewa dan sedih karena kepergian nela. dan nela pun hanya menanggapi dengan maaf, dan bicara ini adalah keinginan orang tuanya. setelah selesai nela pun menghampiri acha menuju ruang ceo.
tok tok tok
"masuk" ucap acha
nela pun masuk ke ruangan tersebut
acha dan Arga melihat ke arah mereka
"ekh nela ayo masuk la duduk" ucap acha
"gimana udah pamitnya" ucap Arga
"udha kak" ucap nela lalu nela pun duduk di sofa
"la sini bantuin, itung itung latihan jadi sekertaris" ucap acha
"bantuin apa" ucap nela
"nih ini yang ini kamu cek apa sesuai apa ngak" ucap acha
"ouh begitu baiklah sini" ucap nela
mereka bertiga mengerjakan pekerjaan bersama sama dan saling membantu hingga kini sudah tiba saat nya jam istirahat.
"udah dulu sekarang ayo kita istirahat, kita makan siang dulu" ucap arga
" yaudah ayo" ucap acha
merekapun menghentikan aktivitas nya.
"kalian mau makan apa biar aku pesan kan" ucap Arga
"kak aku mau pecel lele sama minumnya es jeruk" ucap acha
"ouh baiklah kalau nela mau apa" ucap Arga
"aku mau pecel ayam aja kak" ucap nela
"minumnya" ucap Arga
"samain aja sama acha" ucap nela
"baiklah kalian tunggu yah makanan nya" ucap Arga
"baiklah kami menunggu disini" ucap acha
mereka menunggu beberpa saat dan Arga pun sudah kembali
"lah kakak cepet amat" ucap acha
"iyah dong gak perlu lama lama" ucap Arga
"udah jan debat ayo kita makan" ucap nela
__ADS_1
lalu merekapun makan dan setelah selesai anaknya melanjutkan pekerjaan nya sampai tiba saat nya waktu pulang.
acha pulang ke rumah pak Ryan karena dia akan membereskan barangnya untuk di bawa pulang ke rumah bu lita