
semua orang merasa bahagia dengan kabar tersebut, terutama kakek dan nenek pak Ryan.
"cucu buyut ku kau datang kembali sini peluk kakek" ucap kakek Wijaya
nela pun menghampiri kakek Wijaya dengan diam dan tatapan kosong dia masih dalam keterkejutannya bagaiamana bisa semua ini terjadi jadi.
saat dia dipeluk oleh kakek Wijaya pikirannya berkecamuk
"pantas saja orang tuaku tak menanyakan kabar dari ku 1 tahun terakhir ini karena aku bukan anak kandung mereka" ucap nela dalam hati
"Terimakasih nak acha, anda kau tak bertemu Ryan dan diangkat anak olehnya mungkin kami tidak akan bertemu dengan anak lita, kau juga kemarilah peluk kakek" ucap kakek Wijaya.
acha pun berjalan dan ikut bergabung untuk memeluk kakek Wijaya bersama nela.
"Ryan acha adalah pembawa keberuntungan untuk kita, anak lita yang tak pernah bisa temukan selama 18 tahun akhirnya bisa ditemukan berkat dia, dengan itu ayah akan memeberikan perusahaan cabang di Amerika untuknya ketika dia menikah" ucap ayah pak Ryan
"iyah ayah Ryan juga merasa begitu, Ryan sangat bersyukur dipertemukan dengan acha Ryan sangat menyayanginya, urusan ayah mau memberikan apapun pada acha itu terserah ayah" ucap pak Ryan
"apa anakmu sudah mempunyai calon suami, atau bahkan pacar" ucap ayah pak Ryan
"seperti nya belum ayah karena dia kurang berinteraksi sebelumnya, dan dia kekantor juga baru dia hari ini" ucap pak Ryan
"ouh dia belum mendapatkan calon, lalu apakah kau berencana menjodohkannya dengan rekan kerjamu" ucap ayah pak ryan
"tidak ayah, Ryan tidak pernah berencana untuk menjodohkan acha sama sekali, lagi pula Ryan takut kalau Ryan menjodohkan nya sekarang waktu Ryan dengan acha semakin singkat saja ayah" ucap pak Ryan
"jadi kau akan membiarkan dia menemukan jodohnya agar kau bisa berlama lama dulu menyayangi nya" ucap ayah pak Ryan
"benar ayah dan juga aku berharap saat dia menikah nanti suaminya mau untuk tinggal dirumah kami"ucap pak Ryan
" seperti itu rupanya baiklah lain kali datanglah kerumah bersama acha sudah lama kau tak berkunjung ke rumah" ucap ayah pak Ryan
"baik ayah, Ryan akan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke rumah ayah" ucap pak Ryan
setelah acha dn nela berpelukan kini acha dan nela menghampiri bu shena dan bu lita
"bunda" ucap acha sedangkan nela hanya diam dan tak berucap
"kemari sayang, ini perkenalkan ini adalah ibunya ayah"ucap bu shena
" iyah bun" ucap acha
"panggil nenek yah" ucap ibunya pak Ryan
"baik nek" ucap acha
__ADS_1
"setelah ini apa kalian akan langsung pulang nak" ucap Ibu pak Ryan
"aku terserah suamiku saja ma" ucap bu shena
"ouh baiklah, kalian kapn mampir kerumah bawa acha dan nela juga yah kalau kalian kerumah" ucap ibunya pak Ryan
"ntahlah bun, tentu kami akan bawa cha dan nela" ucap bu shena
"nak cucu nenek apakah kau sudah mempunyai calon suami atau pacar" ucap ibunya pak Ryan
"belum keduanya nek" ucap acha
"kalau kau sudah punya pacar langsung bawa kerumah nenek yah jangan bawa kerumah bunda terlebih dahulu" ucap ibunya pak Ryan
"kenapa kerumah nenek" ucap acha
"biar nenek yang nilai apakah pacarmu nanti tulus atau tidak mencintaimu" ucap ibunya pak Ryan
"baiklah nek akan acha usahakan" ucap acha
" dan bagaimana dengan nela kau sudah punya pacar" ucap ibunya pk Ryan
"eumm belum" ucap nela
"tampaknya kau sudah punya orang yang kau suka dan dia juga menyukaimu kan" ucap ibunya pak Ryan
"kau tak usah berbohong nenek tau dari gelagatnya kok, ehh tapi ngomong ngomong dimana Arga dia tak kelihatan setelah makan malam" ucap ibunya pak Ryan
"ntahlah bun" ucap bu shena
"ini nek aku ada di sini kenapa nenek mencariku apa nenek mau memberi hadia padaku" ucap Arga
"anak ini dari mana saja kau" ucap ibunya pak Ryan
"hehe biasa nek aku bernegosiasi dulu dengan paman" ucap Arga
"selalu saja begitu" ucap ibunya pak Ryan.
tiba tiba pak ryan, suami bu lita, beserta ayah pak Ryan menghampiri mereka.
"kaliaan sedang membicarakan apa seru sekali" ucap ayahnya pak Ryan
"ekh suamiku kami hanya berbincang menyuruh mereka datang kerumah dan juga menanyakan apakah mereka sudah punya calon suami" ucap ibunya pak Ryan
"ouh begitu yah istriku" ucap ayahnya pak Ryan
__ADS_1
"yah begitulah apakah kita akan pulang sekarang" ucap ibunya pak Ryan
"kita pulang setelah mereka pulang" ucap ayahnya pak Ryan
"kita juga ini akan pulang sekarang kok ayah" ucap pak Ryan
"ouh baiklah kalau begitu" ucap ayahnya pak Ryan
"nak acha kemarilah dulu nenek mau memberikan sesuatu padamu" ucap ibunya pak Ryan
"apa nek" ucap acha
"ini nenek ingin memberikan kalung ini untukmu, pakailah" ucap ibunya pak Ryan
"akh terimakasih nek" ucap acha
"sama sama, nenek berharap semoga kau bahagia selalu yah dan juga semoga kau mendapatkan jodoh terbaik dari Alloh" ucap ibunya pak Ryan sambil mengusap kepala acha
"nenek terimakasih soalnya dan kalungnya, acha senang punya keluarga besar yang sangat menyanyangi acha" ucap acha
"yah tentu saja" ucap ibunya pak Ryan
"eum nela apakah kau mau ikut bersama bunda dan ayah pulang kerumah ayah" ucap bu lita ragu
"nela belum tau bunda nela masih terkejut bahkan mulut ini berbicara bunda seakan kelu nela ingin menenangkan pikiran nela dulu lagian barang barang nela berada dirumah ayah Ryan jadi nela untuk beberapa hari ingin tinggal dirumah ayah Ryan dulu" ucap nel
"baiklah kalau itu pilihanmu, bunda tak apa nanti bunda dan ayah saja yang akan datang kerumah ayah Ryan yah" ucap bu lita
"iyah bun" ucap nela
"nak sebenarnya ayah ingin kau datang malam ini juga ke rumah ayah, tapi kalau itu adalah pilihan mu ayah tidak akan memaksa kau pantas memilih pilihan mu, kau juga pasti sangat binggung untuk saat ini bukan" ucap suami bu lita
"benar ayah aku tidak tau dengan semua ini" ucap nela
"kalau begitu bawalah ini" ucap suminya bu lita sambil menyodorkan kartu ATM
"untuk apa ini ayah" ucap nela
"untumu, untuk kebutuhan mu, kau adalah anak ayah jadi sudah seharusnya ayah membmemberikan itu" ucap suami bu lita
"baiklah terimaksih ayah" ucap nela
"sam sama nak" ucap suami bu lita
"ayo sekarang kita pamit dulu untuk pulang kepada semua kelurga besar kita" ucap pak Ryan
__ADS_1
lalu mereka pun pamit kepada semua orang disana semunya memberikan acha dan nela uang beserta hal lainnya.
mereka semua menerima acha sebagai keluarga baru mereka dan sangat bahagia akan kembalinya nela