Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
Arga dan nela


__ADS_3

"hah tes DNA" ucap bu shena


"Iyah kak tes DNA" ucap bu lita


"kenapa kau bisa melakukan tes DNA pada nela" ucap bu shena


"pertama karena aku merasa nyaman bersama nya dan saat itu kaka ingat saat aku ingin memberikan sesuatu kepada nela dan aku ke kamar nela, saat itu nela baru selesai mandi aku melihat dipunggung nya ada tanda lahir persis seperti anakku, dan saat itu aku terus berpikir apakah nela anakku, hingga akhirnya aku memutuskan tes DNA tanpa sepengetahuan suamiku" ucap bu lita


"apa mungkin.. " ucap bu shena dengan terkejut


"aku pun berpikir seperti itu tapi aku tidak terlalu berharap banyak akan hal ini" ucap bu lita


"aku berharap semoga nela memang ank mu" ucap bu shena


"Iyah kak terimakasih, akhirnya aku lega sudah menceritakan ini pada kaka" ucap bu lita


"Iyah, ayo kita kembali ke nela dan acha" ucap bu shena


"ayo kak" ucap bu lita


mereka pun menghampiri acha dan nela.


"bagaimana nak apa kalian sudah menemukan baju yang cocok untuk bekerja" tanya bu shena


"acha cuman dapet 2 yang acha suka sedangkan nela hanya ambil satu" ucap acha


"yasudah kalau begitu ayo kita liat liat di tempat yang lain" ucap bu lita


"ayo tante" ucap acha


merekapun berjalan menuju tempat yang lain.


"ayo nela kamu pilih pilih baju bersama tante saja" ucap bu lita


"baik tante" ucap nela


"kalo begitu aku dan nela akan ke sana yah kak" ucap bu lita


"yasudah aku dan acha akan mencari kesebelah sana" ucap bu shena


merekapun terpisah lalu setelah mereka selesai berbelanja mereka bertemu kembali di dekat lobby dan mereka pun pulang kerumah.


setelah sampai di rumah kini mereka berada di ruang tamu.


"nak bagaimana kalo kita coba coba saja semua baju, ayo bunda pengen liat" ucap bu shena


"baik bunda" ucap acha


"nela kamu juga pakai yah" ucap bu shena


"eumm baiklah" ucap nela


acha dan nela pun menuju kamar tamu untuk mengganti baju kalau setelah itu mereka menuju ruang tamu dan menampilkan seakan mereka sedang fashion show.


setelah selesai acara makan makan mereka kini mereka makan menuju ruang makan. setelah selesai makan bu lita pun pamit pulang karena acara perkumpulan keluarga adalah nanti malam.


setelah selesai makan mereka kembali ke kamar untuk istirahat.


"bunga acha sama nela ke kamar dulu yah mau istirahat" ucap acha


"yaudah sana kalian pasti cape kalian emang harus banyak istirahat buat nanti malem" ucap bu shena


"Iyah bunda tenang aja baru aja jam 2 siang kok" ucap acha


"eum yaudah kalian istirahat aja walaupun masih lama" ucap bu shena


"dadah bunda" ucap acha

__ADS_1


acha dan nela menuju kamar acha karena mereka akan tidur bersama sudah lama mereka tidak tidur bersama. saat sampai dia kamar mereka berdua mengobrol dulu sebelum akhirnya terlelap.


"cha" ucap nela


"Iyah kenapa la" ucap acha


"loh ngerasa gak" ucap nela


"ngerasa apa" ucap acha memotong pembicaraan


"ikh diem dulu jangan motong omongan gue dong" ucap nela


"Iyah maaf yaudah lanjutin" ucap acha


"gue sekarang kok kaya lebih sering deket sama tante lita" ucap nela


"Iyah sih, yah mungkin tante lita sayang sama loh" ucap acha


"humm mungkin, dan loh tau gue juga kayanya nyaman banget sama tante lita tau" ucap nela


"yah bagus dong" ucap acha


"tapi rasa nyaman nya tuh beda, kaya seakan gue tuh yang udah kenal dia dan deket banget ama dia" ucap nela


"yah itukan cuman perasaan loh" ucap acha


"humm bisa jadi sih" ucap nela


"yaudah mening kita tidur aja yu gue cape banget" ucap acha


"Iyah ayo" ucap nela


mereka pun akhirnya tidur.


sedangkan di perusahaan


pak Ryan dan Arga pun bergegas pulang karena semua pekerjaan sudah selesai.


"yah Arga mau nginep yah" ucap Arga


"tinggal nginep kenapa ngomong segala" ucap pak Ryan


"kan Arga minta izin sama ayah" ucap Arga


"kamu kalo manggil ayah ke saya terus kenapa ijin segala mau nginep" ucap pak Ryan


"hehe kan takut gak dibolehin sama ayah" ucap Arga


"yah boleh dong kenapa gak boleh segala" ucap pak Ryan


"hehe" Arga cengengesan.


kini merekapun sudah sampai dirumah.


mereka menuju ruang tamu dan disana tidak ada siapa siapa


"tumben pada gak ada kemana yah masa belum pulang" ucap pak Ryan


"mungkin pada dikamar yah" ucap Arga


"Iyah juga sih" ucap pak Ryan


"kalo gitu Arga mau ke kamar juga yah ayah" ucap Arga


"yaudah sekalian siap siap wudhu sebentar lagi masuk waktu solat Asar" ucap pak Ryan


"baik ayah" ucap Arga

__ADS_1


Arga menaiki tangga dan akan menuju kamarnya dan saat itu dia bertemu nela yang keluar kamar acha


"kamu habis ngapain di kamar acha" ucap Arga


"aku abis tidur bareng dia" ucap nela


"kan kamu juga punya kamar sendiri kok tidur sama acha"ucap Arga


" yah suka suka aku dong" ucap nela lalu dia akan berjalan pergi


"tunggu" ucap Arga


lalu nela pun berbalik menatap Arga


"abis solat ashar aku tunggu kamu ditaman" ucap Arga


"mau ngapain" ucap nela


"pokoknya ke taman aja" ucap Arga


"terserah" ucap nela. dn diapun pergi ke kemarnya.


kini merekapun berada di masjid dan solat berjamaah setelah solat berjemaah mereka


kembali ke kamarnya masing masing.


nela yang saat ini sedang santai di kamar nya dia teringat ucapan Arga.


"ekh Iyah tadi dia kan bilang nunggu aku di taman abis solat" ucap nela iya bergegas turun dari tangga dan menuju taman


"sebenarnya mau ngapain sih nyuruh nyuruh ke taman segala" ucap nela


kini nela telah sampai di taman


"mana yah orangnya," ucap acha lalu mengedarkan pandangannya ke segala arah


"Iyah itu dia" ucap nela kalau menghampiri Arga


"kamu kok lama" ucap Arga


"maaf tadi aku kan gak inget kalau aku disuruh ke sini" ucap nela


"ouh gitu" ucap Arga


"Iyah jadi kenapa kamu nyuruh aku ke sini ada apa" ucap nela


"ayo duduk dulu" ucap Arga dan dia berjalan menuju tempat duduk, nela pun mengikuti dari belakang


dan kini merwkapun duduk


"nela kamu ingetkan pertemuan kita pas pertama kali" ucap Arga dia mentap lurus


"Iyah kenapa" ucap nela dia menatap muka Arga


"saat itu adalah pertemuan ter konyol bukan" ucap Arga dia pun menoleh menatap nela


"itu pertemuan ter menyebalkan" ucap nela lalu mengedarkan pandangannya ke arah lain


"itu pendapat mu, dan kau tau saat 2 minggu setiap hari kau kerumahku" ucap Arga


"yah kenaoa tidak ada yang spesial yang ada kau untung telah menyiksaku" ucap nela ketus


"aku tidak maksud menyiksamu" ucap Arga


"yah terserah mu, sudah lah kau mau bicara apa sangat tidak penting" ucap nela lalu dia akan pergi


"aku menyukaimu nela" ucap Arga lantang

__ADS_1


deg..


nela berhenti sesat lalu dia pun berlari kembali dan pergi menuju kamarnya


__ADS_2