Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
menyatakan cinta


__ADS_3

setelah mereka selesai makan kini mereka disuguhi alunan musik clasic.


"apa kau suka musiknya atau mau ganti dengan yang lain" ucap naren


"tidak sudah ini saja" ucap acha


"baiklah, acha sebenarnya aku mengajak mu kemari adalah untuk menebus kencan pertama kita yang gagal dan juga" ucap naren


"dan juga apa" ucap acha dengan nada bertanya


"selama aku mengenalmu dari sebulan yang lalu melihat dirimu tatapan matamu, dan 1 bulan dari pertemuan itu kita bertemu hingga akhirnya dipertemukan takdir dengan ketidaksengajaan, hingga dari hari itu aku sering menemuimu dan berkunjung, juga mengirimimu makanan setiap makan siang, taukah kau itu adalah apa" ucap naren


"itu bentuk perhatianmu" ucap acha


"yah itu adalah bentuk perhatianku yang tercurahkan karena rasa suka, kau tau 2 minggu tak bertemu dan saling berkirim kabar denganmu membuat ku rindu dan aku jadi sadar bahwa bukan hanya rasa suka yang ku miliki untukmu tapi juga rasa cinta dan sayang"ucap naren


" cinta dan sayang yang seperti apa maksudnya" ucap acha terlihat bingung


"aku menyayangimu dan mencintaimu layaknya seorang pacar, tapi aku bukan mengajak mu untuk pacaran aku ingin mengajak mu serius dan malam ini maksudku adalah menyampaikan rasa cintaku itu, (naren mengambil kotak cincinnya) jika kau berkenan menerimaku maka terimalah cincin ini" ucap naren sambil berlutut memberikan cincin.


acha pun terkejut bukan main, yah dia memang memiliki rasa pada naren apalagi akhir akhir ini dia diberi perhatian oleh naren, tapi tiba tiba dipikirannya munculah perlakuan naren dulu sehingga dia bimbang.


"maaf naren, untuk saat ini aku belum bisa menjawab apapun aku tak begitu mengenalmu lagian untuk serius akun perlu mengenalmu lebih jauh aku ingin tau terlebih dahulu tentangmu untuk membuatku yakin dan jujur belum tumbuh rasa sayang dan cinta seperti yang kau miliki hanya rasa suka" ucap acha


"baiklah kalau itu keputusanmu, selama beberapa bukan ini bagaimana kalau kita saling mendekatkan diri dan saling mengenal satu sama lain, dan aku akan membuatmu mencintai dan menyayangi seperti yang aku mencintaimu, apakah kau mau" ucap naren


acha pun mengangguk dan malu


"tapi bolehkah kau Terima cincin ini, bukan sebagai pacarku, setidaknya ini adalah pengikat bahwa kau mau mengenalku dan lebih dekat denganku" ucap naren


"baiklah aku Terima, terimaksih" ucap acha


"apa kau mau pulang sekarang" ucap naren


"terserah dirimu saja" ucap acha


"sebenarnya kalau kau mau menerima cintaku ada satu persembahan yang ingin aku berikan jadi apa kau mau melihatnya" ucap naren


"boleh" ucap acha


"lihat kesana" ucap naren menunjuk ke arah jendela


achapun melihat ke arah yang ditunjuk naren


dan disana ada kembang api menyemburkan inisial acha dan naren lalu ditengahnya love. setelah itu itulisan i love you sehacha Wijaya.


"waw indah sekali" ucap acha kagum


"ada lagi selain itu, coba sekarang lihat kesana" ucap naren menunjuk ke arah tembok dibelakang acha


disana munculah video naren yang sedang bekerja keras saat dia minggu lalu dan ada suara naren.

__ADS_1


video pertama memperlihatkan naren yang sedang lupa tak membawa hpnya dan sedang sibuk dengan pekerjaan lalu dia menuliskan di sebuah kerta, aku menyayangimu acha, sedang apa kau saat ini, apa kau sibuk seperti biasanya, dan di hati berikutnya dia juga menuliskan I love you acha, i miss you acha sampai vidoe terakhir dimana dia menerbangkan balon yang bersisi curahan hatinya tentang acha. kutipannya adalah


lewat balon ini ku titipkan rasa rindu dan sayangku padamu acha, semoga aku bisa cepat pulang dan bertemu denganmu. berharap angin membawa balon ini padamu acha dan bilang bahwa aku sangat mencintaimu, tunggu aku akan datang padamu. lalu videonya pun selesai.


"kapan kau mebuat itu" ucap acha


"sebenarnya itu saat aku bekerja video itu di ambil lewat cctv yang ada disana dan aku baru sadar saat aku pulang lalu aku ambil dan aku buatlah video itu" ucap naren


"ouh begitu yang pantas saja" ucap acha


"apakah kau menyukainya" ucap naren


"videonya bagus terimakasih sudah mempersiapkan ini semua tapi kau tidak mendapatkan jawaban yang kau inginkan" ucap acha


"tak apa ini semua adalah ketulusan cintaku padamu, aku akan menunggumu sampai kau mencintaiku" ucap naren


"humm begitu yah terimakasih sudah mau menunggu" ucap acha


"ya sudah semua suprise sudah ku berikan ayo kita pulang" ucap naren


"ayo" ucap acha


"apa kencan kali ini sesuai dengan ekspektasi mu" ucap naren sambil berjalan


"ini bahkan lebih indah dari yang ku bayangkan terimakasih" ucap acha ikut berjalan di belakangnya


sekarang mereka sudah ada dipintu dan akan keluar, saat membuka pintu tersebut sudah ada resepsionis yang tadi dan membawakan bucket bunga yang cukup besar. acha pun terkejut.


"terimakasih" ucap acha


lalu mereka pun berjalan lagi


"apa ini juga termasuk dalam bagian rencana nya" ucap acha


" yah, maaf aku lupa tentang rencana yang terakhir itu" ucap naren


"tak apa terimakasih bunganya"ucap acha


" yah sama sama" ucap naren


"sebentar dimana para penjaga ku" ucap acha


"mereka pasti ada di belakang kita" ucap naren


"mana mungkin ada bagaimana caranya kan mereka tidak tau kita sudah keluar atau belum" ucap acha


"resepsionis yang tadi pasti sudah memberitahu, coba saja liat kebelakang" ucap naren


acha pun melihat kebelakang dan benar saja ada para penjaganya


"kau benar mereka ternyata ada di belakang kita" ucap acha

__ADS_1


"apa ku bilang" ucap naren


para bodyguard menghampiri mereka


"wah tuan terimakasih jamuanya sangat enak dan saya kencang" ucap penjaga 3


"kami juga sama tuan kenyang" ucap penjaga 4


"sama sama syukurlah kalian menikmatinya" ucap naren


"nona kalau ada acara lagi dengan tuan kami gak akan kapok kapok kok kalau di ajak" ucap penjaga 1


"wah kalian ini yah, seperti singa lapar saja" ucap acha


"haha memang begitu nona" ucap penjaga dua


"yasudah mari kita pulang" ucap naren


"baik tuan kami akan mengikuti dari belakang seprti tadi" ucap penjaga 1


"baiklah ayo" ucap naren


merekapun kini pulang dan tentu saja naren yang membukakan pintu untuk acha. merekapun kini diperjalanan.


"acha kau ingin tau kan tentang cerita hidupku akau akan ceritakan sekarang apa boleh" ucap naren


"tentu" ucap acha


"aku memiliki 2 kakak dan satu adik, aku adalah yang paling bandel di antara saudaraku tapi aku selalu mendapatkan prestasi yang cukup bagus, aku tidak pernah ribut dengan kakak dan adiku soal apapun aku bahkan selalu mengalah dan itu yang membuat ibuku menyayangiku walau aku nakal. dan karena aku nakal akupun dikirim oleh ayah dan ibu ke kampung dimana ada nenekku, awalnya aku menolak dan tak mau tapi ibu dan ayah tetap memaksa akhirnya akupun setuju dan mau, saat masuk sma aku awalnya malu dan tak punya teman tapi ternyata aku siswa yang paling tampan dan orang menyeganiku dengan kekuasaan akupun melakukan segala hal selalu berbuat onar bahkan" ucap naren terhenti karena sudah sampai rumah. " akh tampaknya aku akan melanjutkannya lain kali karena kita sudah sampai sekarang


"baiklah aku akan mendengarkan lagi nanti ceritamu" ucap acha


"yasudah ayo ku antarkan pada kedua orang tuamu" ucap naren


"ayo" ucap acha


merekapun masuk kedalam rumah.


"assalamu'alaikum" ucap naren dan acha


"waalaikumsalam" ucap bu shena dan pak ryan


"ekh kalian sudah pulang" ucap bu shena


"iyah tente, ini naren kembalikan putri om dan tante, dan maaf naren sepertinya tidak bisa mampir dulu karena akan pulang sekarang. maaf kali ini naren juga tak membawakan apa apa" ucap naren


"tak apa nak, terimakasih sudah dikembalikan dengan selamat anak om" ucap pak ryan


"akh Iyah om kalau begitu say pamit pulang, assalamu'alaikum" ucap naren mencium kedua orang tua acha


"waalaikumsalam hati hati" ucap mereka

__ADS_1


__ADS_2