
setelah selesai makan bersama kini pak Ryan pun pamit terlebih dahulu untuk menuju kantor. tak lupa disusul oleh acha dan nela yang juga akan berangkat.
mobil pun melaju menuju rumah bu lita. dn kini mereka sudah sampai di rumah bu lita.
alangkah terkejutnya acha dan nela ternyata rumah besar yang sering mereka lewati dan penasaran siapa pemiliknya ternyata itu rumah bu lita.
mereka memasuki rumah orang itu.
"assalamu'alaikum, tante" ucap acha
"waalaikumsalam, ekh achadan nela" ucap bu lita
"aku juga ada kenapa gak di anggap" ucap Arga
"ouh ada Arga juga yah" ucap bu lita
"Iyah dong tante aku ada, malah gak dianggap" ucap Arga
"Iyah deh maaf, kalian kesini mampir sambil mau kerja yah, tapi kok nela gak pake baju kantor" ucap bu lita.
"hehe Ini bun ka Arga sama acha nganter nela doang, karena nela emang mau kesini ada yang mau diomongin sama bunda" ucap nela
"ouh begitu nak baiklah apa kau akan menginap mulai dari hari ini" ucap bu lita
"Iyah tapi nela belum membawa barang barang karena akan ada beberapa hal yang akan di sampaikan" ucap nela
"ouh baiklah kalau begitu, barang barang kamu kan bisa diambil kapanpun" ucap bu lita
"tante acha kan sudah selesai mengantar nela nya kalau begitu aku dan ka Arga pamit mau ke kantor yah tan" ucap acha
"kalian kan baru datang kenapa sudah mau pamit saja" ucap bu lita
"Iyah tan kan kesini cuman mau anter anak tante yang cantik ini"ucap acha
"ouh begitu baiklah kalian mungkin akan keburu telat yah" ucap tante
"Iyah tan" ucap acha
"Arga pamit yah tan" ucap Arga lalu kecium tangan bu lita
"acha juga pamit tante" ucap acha mencium tangan bu lita juga
"yah hati hati yah kalian" ucap bu lita.
merekapun pergi dari rumah bu lita dan menuju ke kantor
setelah sampai kantor kini mereka menuju ruang CEO.
"kaka lesu banget karena gak ada nela, kenapa sih" ucap acha
"ngak kok kakak gak papa kurang semangat aja" ucap Arga
"yaudh ayo mening ngerjain berkas berkas ini aja ada yang acha belum ngerti yang belum diajarin ama kakak nih" ucap acha
"yaudah sini yang mana yang gak ngerti" ucap Arga
"kaka ikh kaya yang lagi ngajarin murid nya aja" ucap acha
"Iyah kan kamu murid kaka" ucap Arga
__ADS_1
"akh terserah ayo ajarin" ucap acha
lalu merekapun mengerjakan berkas berkas tersebut dan mempelajari berkas yang belum acha mengerti.
sekarang saat nya makan siang.
"acha kamu mau kakak belikan makan siang semperti kemarin atau mau sendiri" ucap Arga
"aku mau sendiri aja kak sambil mau berbaur dengan yang lainnya" ucap acha
"baiklah ayo kaka antar " ucap Arga
"ayo" ucap acha
lalu merekapun pergi menuju kantin
setelah sampai di kantin kini mereka menuju tempat yang kosong untuk duduk dan memesan makanan.
"kak aku mau menyapa yang lainnya dulu saja" ucap acha
"yasudah sana" ucap Arga
acha pun menuju ke grup perempuan yang sedanga makan.
"halo selamat siang" ucap acha
semua orang menikah ke arah acha
"ekh nona, selamat siang" ucap se orang karyawan
"aku datang kesini untuk menyapa kalian" ucap acha
"boleh kah aku bergabung, kalian ayo lanjutkan saja makannya" ucap acha
"tentu boleh nona" ucap karyawan tersebut.
"kalian bekerja disini sudah berapa lama" ucap acha
"kami bekerja hampir 7 tahun nona" ucap seorang karyawan
"ouh begitu, apa selama kalian di sini sering terjadi pembullyan" ucap acha
"biasanya memang selalu dilakukan pembullyan oleh bagian keuangan dan yang merasa lebih tinggi juga ikut ikutan karena mereka" ucap seorang karyawan
"pantas saja biang keroknya bagian keuangan" ucap acha
"Iyah nona itu sebabnya kami sangat bersyukur saat tau bagian keuangan di pecat, dan juga kan memang sejak pengumuman masuknya nona disini untuk menjadi CEO membuat tindakan pembullyan tidak ada lagi" ucap karyawan tersebut
"syukurlah aku bersyukur semoga dengan itu tidak ada lagi tindakan pembullyan disini" ucap acha
"Iyah nona kami juga bersyukur nona yang menjadi CEO disini" ucap karyawan lain
"Iyah tadinya aku memang ragu masuk kesini semenjak pembullyan, tapi saat bunda dan ayah menyemangati untuk berubah dan untuk mau memimpin perusahaan jadi akupun mencoba merubah diriku dan masuk kesini" ucap acha
"ouh begitu nona, untungnya nona mau sampai sekarang" ucap karyawan tersebut
"baiklah kalau begitu aku permisi akan menuju meja lainnya untuk menyapa mereka" ucap acha
"silahkan nona" ucap karyawan yang ada dimeja itu
__ADS_1
acha pun pergi menuju meja lainnya dan menanyakan hal yang sama alangkah terkejutnya dia, ternyata kenyataan sesungguhnya adalah bagian keuangan selalu melakukan perundungan. sehingga orang lain pun menirunya.
acha pun kembali kemejanya dan mendekati Arga.
diapun segera makan.
"bagaimana apakah kau sudah menyapa semua orang" ucap Arga
"sudah kak"ucap acha
" ayo kau cepat makan"ucap Arga
"Iyah kak ayo" ucap acha
merekapun makan dan setelah itu kembali ke ruang CEO
kini semua pekerjaan sudah selesai dan waktunya untuk pulang.
acha sudah sampai dirumah sedangakan Arga kembali kerumah nya dia tidak mampir dulu kerumah.
"assalamu'alaikum bun" ucap acha
"waalaikumsalam, ekh anak bunda udah pulang, Arga kemana" ucap bu shena
"Iyah bun, tadi ka Arga katanya mau pulang kerumah mamanya takut disidang, disuruh nikah sama orang yang dia gak cinta" ucap acha
"ouh begiti dasar anak itu" ucap bu shena
"Iyah bun" ucap acha lesu
"ayo kamu bersihin badan kamu bentar lagi waktu magrib terus nanti ke masjid" ucap bu shena
"baik bund" ucap acha
lalu acha pun bergegas menuju kamarnya. setelah semua bersih diapun menuju masjid melaksanakan solat, setelah selesai solat magrib seperti biasa dia mengaji dan melanjutkan untuk solat isya. setelah selesai itu diapun ke meja makan dan makan. lalu berkumpul di ruang tamu.
"bun yah" ucap acha
"kenapa cha" ucap bu shena
"sepi banget yah gak ada ka Arga sama nela" ucap acha
"Iyah emang sepi kaya dulu kamu sendiri" ucap bu shena
"Iyah sih" ucap acha
"kamu tadi di kantor gimana apa semuanya aman" ucap pak Ryan
"aman ayah" ucap acha
"baguslah kalau semua aman" ucap pak Ryan
"ayah tadi saat acha akan makan siang acha mencoba untuk menyapa mereka dan bertanya tentang kejadian apa saja yang sering terjadi di perusahaan dn perlakuan pembullyan apakah sering terjadi" ucap acha
"yah lalu apa respon mereka" ucap pak Ryan
"ternyata orang itu memang dari bagian keuangan, dan yang lain mengikuti jejak devisi keuangan dalam melakukan tindakan seperti itu" ucap acha
"hah bisa bisanya untung semuanya sudah terungkap" ucap pak Ryan
__ADS_1
"benar ayah acha bersyukur akan hal itu" ucap acha