
mobil yang mereka kendarai kini sudah sampai di depan butik langganan keluarga. disana sudah nampak banyak angota keluarga yang hadir dan tentunya di depan butik tersebut banyak mobil mewah berjejer.
acha yang mengendarai mobil bersama pak ruang dan bu shena merekapun turun.
"cha udah kasiin aja kunci mobil nya ke satpam biar di parkirin langsung ama satpam" ucap bu shena yang hendak turun
"baiklah bun" ucap acha lalu diapun turun.
"ayo kita masuk" ucap pak Ryan setelah acha turun.
sebentar ayah acha mau memberikan kunci motor pada satpam untuk di parkirkan
"ya sudah bunda dan ayah masuk duluan" ucap bu shena
"silahkan bunda" ucap acha
Arga dan juga keluarga nya yang sama sama turun mulai memasuki butik berbeda dengan Arga yang sama akan menyuruh satpam untuk memarkirkan mobil.
"dek mau nyuruh satpam buat markirin mobil yah" ucap Arga
"Iyah kak" ucap acha
"yaudah kamu diem dulu aja biar kakak yang pangil satpam nya" ucap Arga
"yasudah acha tunggu disini" ucap acha
Arga pun pergi menuju pos satpam yang ada di depan dan memanggilnya, lalu Arga menghampiri acha bersama satpam
"pak ini tolong yah parkirkan mobil saya, dan juga mobil adik saya mana cha kunci mobilnya" ucap Arga
"ini kak" ucap acha menyerahkan pada Arga
"ini pak tolong yah" ucap Arga
"baik tuan akan saya berikan" ucap satpam.
"yaudah de ayo masuk kedalam" ucap Arga
"ayo" ucap acha lalu berjalan masuk
merekapun kini sudah masuk ke dalam butik tersebut.
"assalamu'alaikum" ucap acha dan Arga
"waalaikumsalam" ucap semua yang ada di dalam
"cucu ku, kemarilah nak" ucap nenek buyut
"kenapa nek" ucap acha menghampiri nenek buyut
"kenapa kau tidak mampir ke rumah nenek nak, nenek rindu padamu" ucap nenek buyut
"hehe maaf kan acha nek acha sibuk bekerja, pekerjaan acha sangat menumpuk" ucap acha
"kasian sekali cucu nenek saking sibuknya tak ada waktu untuk mengunjungi nenek" ucap nenek buyut
"nanti acha akan berkunjung ke rumah nenek yah hari sabtu nanti okey, acha akan menginap di rumah nenek"ucap acha
__ADS_1
" baguslah kalau begitu nenek akan menunggu mu" ucap nenek buyut
"Iyah nenek kalau begitu, acha mau berkenalan dulu dengan kemarin acha belum sempat kenalan" ucap acha
"yah sudah sana kau mengenalkan diri" ucap nenek buyut
"dah nenek" ucap acha lalu diapun pergi
acha yang kini dia menghampiri sepupu sepupunya yang seumuran karena dia belum sempat berkenalan sedangkan dengan om dan tantenya dia sudah kenal.
"haii kak kemarin aku belum sempat kenalan pada kalian" ucap acha menghampiri dia orang yang saling mengobrol
"haii siapa namamu" ucap seorang perempuan
"namaku sehacha biasa dipanggil acha" ucap acha
"ouh acha kenlakna namaku shanin" ucap shanin
"kalau kaka" ucap acha menatap pada seorang laki laki
"Hai aku ansa" ucap ansa
"ouh ka ansa" ucap acha
"Iyah, apakah kau putri angkat om Ryan" ucap ansa
"Iyah kak" ucap acha
"kak tampaknya kau harus mengerahkan asukanmu untuk menjaga adik kecil baru kita" ucap shanin
"yah kau benar" ucap ansa
"kau" ucap shanin
"kok aku aku tidak perlu dijaga kak aku bukan anak kecil" ucap acha
"kau adalah anak kecil di keluarga kami, karena kau paling muda" ucap ansa
"nah benar, dan ku tau ansa adalah cucu tertua kakek buyut dan dia bertugas untuk menjaga seluruh keluarga Wijaya" ucap shanin
"tugas dari siapa" ucap acha
"itu adalah tugas keluarga cha, setiap keluarga tertua diberikan tugas masing masing, karena kau paling kecil jadi kau tidak di beri tugas" ucap shanin
"ouh begitu yah acha tidak tau sola itu" ucap acha
"tak apa kemarin saat kumpulan keluarga kau kan tak berkumpul bersama kami, nah selanjutnya kau harus berkumpul bersama kami agar aku mengerti" ucap ansa
"pantas saja saat kemarin acha tak melihat kalian ternyata kalian berkumpul berbeda tempat" ucap acha
"yah kan Arga juga bersama kami" ucap ansa
"ouh begitu yah" ucap acha
"kak jadi acha akan di jaga oleh pasukan kakak yang manah" ucap shanin
"tampaknya harus yang paling sangar berserta 3 orang anggota geng motor yang tampan" ucap ansa
__ADS_1
"kenapa begitu kak" ucap acha
"karena kau cantik, dan pasti akan banyak bahaya mengintai mu apalagi kalau kau belum punya pacar, pasti akan ada yang mendekatimu, dengan begitu salah satu dari anggota geng motor yang tampan untuk bisa kau pura pura angap sebagai pacarmu" ucap ansa
"hah terserah kaka saja" ucap acha
"kapan kau akan mengarahkan pasukan mu" ucap shanin
"hari ini juga, karena dia akan ke mallnya yah kan pasti butuh penjagaan yang ketat apalagi kakak dengar acha sering menyetir sendiri" ucap ansa
"begitu baguslah kalau begitu" ucap shanin
"eum acha kakak minta nomormu" ucap ansa
"eum boleh, ini" ucap acha membuka hpnya
ansa pun mulai memasukan nomor HP acha
"acha kakak akan menaruh maps di hpmu untuk tau dimana posisimu berada, dan ini ambil gelang ini kau harus selalu memakainya, didalam sana ada pelacak untuk melacak dirimu jika hpmu tidak aktif" ucap ansa
"tapi kan kak sudah ada penjaga terus untuk apa gelang ini juga" ucap acha
"walau ada penjaga juga tidak bisa dipungkiri kau bisa hilang dari penglihatan mereka, dan juga kau harus tau ini adalah gelang keluarga, semua keluarga akan mengenakan ini termasuk nela juga, kaka akan memberikan nya hari ini pada nela tapi dia belum datang" ucap ansa
"nah Iyah acha kau harus pakai lihatlah aku juga memakainya" ucap shanin
"baiklah kak"ucap acha
"acha kau tau kak ansa adalah orang yang paling ditakuti penjahat dimanapun" ucap shanin
"benarkah" ucap acha
"Iyah, dan kau tau saat ayah Ryan terluka ditolong olehmu, itu adalah ulah kelengahan dari penjaga suruhan ansa" ucap shanin
"ternyata kalian tau tentang insiden ayah" ucap acha
"tentu kami tau karena kami selalu mengutamakan keluarga" ucap ansa
"ouh begitu pantas saja" ucap acha
"dan setelah insiden kelalaian itu kak ansa malah selalu memeperketat penjagaan dan juga penjaga jadi takut dihukum oleh kak ansa" ucap shanin
"apa pacar kakak tidak takut dengan sikap garang kakak" ucap acha
"hahah itulah cha kak ansa belum juga mendapatkan jodoh" ucap shanin
"kenapa" ucap acha
"karena dia selalu pokus pada pekerjaan terutama keluarga sehingga dia lupa untuk melirik perempuan" ucap shanin
"hehe jaga ucapanmu semua yang ku lakukan adalah demi kebaikan keluarga kita" ucap ansa
"yah dengan mengorbankan nasibmu menjadi jomblo" ucap shanin
"sudahlah kakak tak apa walau kakak jomlo yang penting kan kakak hebat melindungi semua keluarga" ucap acha
"nah itulah prinsipku" ucap ansa
__ADS_1
"acha diakan yah semoga kakak mendapat jodoh terbaik" ucap acha