Setitik Cahaya

Setitik Cahaya
kencan 3


__ADS_3

setelah membeli makanan kini mereka akan memakan makanan tersebut, mereka duduk di sebelah tempat yang memang sudah disediakan.


mereka duduk di rumput yang di setiap sudutnya terdapat lampu yang kerap kerlip dan memperlihatkan pemandangan kota begitu indah di malam hari.


"lihatlah indah bukan" ucap naren


"Iyah memang indah, lalu kenapa" ucap acha


"apakah kau pernah menikmati momen seperti ini" ucap naren


"cukup sering" ucap acha


"ouh baguslah, aku dari dulu selalu melihat keindahan seperti ini dikala aku ingin menenangkan pikiranku" ucap naren


"menenangkan pikiran tentang apa" ucap acha


"banyak hal banyak beban pikiran yang menghantuiku, mungkin nanti kedepannya akan aku ceritakan" ucap naren sambil dia mulai membuka plastik makanan


"ouh begitu, ku kira orang seperti mu tak akan punya beban pikiran" ucap acha


"pastinya punya dan bahkan sangat banyak, kau tak tau saja masa lalumu seperti apa, nanti saat aku ada waktu luang atau kencan berikutnya akan ku ceritakan" ucap naren lalu mulai melahap makanan nya


"aku tau betul tentangmu dulu" ucap acha membatin "eum sepertinya ceritamu panjang yah" ucap acha


"sangat panjang" ucap naren


"aku akan menunggu kau menceritakan itu" ucap acha


"heum tentu, kenapa kau belum makan juga makananmu" ucap naren


"hehe ini akan aku makan" ucap acha mulai mengeluarkan sosis bakar yang dibungkus oleh cup


"nah begitu dong makan, ngomong ngomong kau tidak punya cerita tentang kehidupan mu" ucap naren


"aku akan ceritakan kisah hidupku setelah kau menceritakan kisah hidupmu" ucap acha


"deal, baiklah aku akan banyak bercerita tentang hidupku dan mempercepat nya agar aku juga bisa mendengarkan" ucap naren antusias


"mungkin seperti apa reaksimu setelah tau yang sebenarnya" ucap acha dalam hati dia hanya bisa mengaguk


"ayo lanjutkan saja makan kita, kita makan ini dulu seafood" ucap acha


"yah, apa kau suka seafood" ucap naren


"tidak terlalu, tapi kalau untuk main ketempat seperti ini terutama pantai aku akan memilih memakan seafood" ucap acha


"ouh begitu baiklah" ucap naren


"Iyah seperti itulah" ucap acha


"apa kau suka kulit ayam" ucap naren


"yah tentu saja itu adalah makanan hampir favorit semua orang" ucap acha


"humm benar, baguslah kalau kau suka" ucap naren


"yah kenapa kau menanyakan itu" ucap acha sambil mengunyah

__ADS_1


"tidak apa hanya ingin tau saja" ucap naren


"humm baiklah ayo kita habiskan makanan kita" ucap acha


"yah tentu sekarang sudah hampir malam" ucap naren


"Iyah itu makannya" ucap acha


"takutnya nanti ayahmu memarahiku karena terlalu malam mengajakmu bermain" ucap naren


"yah begitulah" ucap acha


merekapun melanjutkan makanannya sampai habis kini mereka pun bergegas menuju mobil, namun sebelum itu naren bertanya terlebih dahulu.


"apa ada yang mau dibeli lagi sebelum kita pulang, atau orang tua mu mau ku belikan pizza" ucap naren


"tidak ada yang mau dibeli, hah pizza untuk apa pizza" ucap naren


"biasanya kan orang tua yang habis anaknya dibawa main kebanyakan mau dibawain martabak, nah kan orang tua kamu mah dari kalangan yang keluarga berada jadi naik level dibawainnya pizza" ucap naren


"hah, kok kamu tau kaya gitu, gak usah lah ayah sama bunda lagian gak terlalu suka makanan yang diolah di restoran atau siap saji gitu" ucap acha


"ouh gitu yah, yaudah deh nanti lain kali kalau main kerumah bawanya masakan bunda" ucap naren


"terserah kamu aja lah" ucap acha sambil berdiri di depan mobil naren


"yasudah ayo silahkan masuk nona" ucap naren sambil membukakan pintu


"terimakasih kalau begitu" ucap acha lalu dia masuk kedalam mobil


"sudah siap nona" ucap naren yang kini sudah memasuki mobil dan mengunakan stal bet nya.


kini mobil pun mulai melakukan menuju rumah acha, tidak ada obrolan disana. kini mereka sudah sampai dirumah.


"maaf bila kencan hari ini mengecewakan" ucap naren


"humm tidak apa kencannya menyenangkan" ucap acha


"aku bersyukur kalau tidak mengecewakan untukmu" ucap naren


"yasudah, ayo mau masuk dulu kerumah" ucap acha


"yah tentu aku akan menyerahkan mu pada kedua orang tuamu" ucap naren


"yasudah ayo masuk" ucap acha


merekapun masuk kedalam rumah dan menuju ruang tamu. di ruang tamu sudah ada bu shena pak Ryan dan juga Arga.


"assalamu'alaikum tante, omm, ek ada Arga juga" ucap naren


"waalaikumsalam, ekh kalian sudah pulang" ucap bu shena


"hum jadi juga kau kencan" ucap arga


"iyah tante ini anaknya saya kembalikan, hehe Iyah kak" ucap naren


"haha baguslah nak apa tidak da yang lecet" ucap bu shena

__ADS_1


"tidak bun" ucap acha


"yasudah om tante Arga saya permisi pulang kalau begitu, saya sudah mengembalikan kembali anak om dan tante dengan semangat"ucap naren


" yah terimakasih naren sudha mengembalikan dengan selamat"ucap pak ryan


"assalamu'alaikum" ucap naren


"waalaikumsalam" ucap semuanya


naren pun pergi keluar dari rumah pak ryan. setelah kepergian naren acha segera menanyai Arga yang tiba tiba ada di rumah.


"kakak lagi ngapain sih sebenarnya ada disini" ucap acha


"kakak sengaja kan nunggu kamu, pengen tau kamu ngapain aja kencannya gimana tadi" ucap Arga


"hih kepo banget ngerecokin hidup orang aja" ucap acha


"ayo dong de cerita ama kakak kamu ini abis ngapain" ucap Arga


"ngak" ucap acha


"ayo dong kalau gak mau nanti kakak gak bantuin kamu lagi kalau kamu tiba tiba minta bantuan ke perusahaan" ucap Arga mulai mengeluarkan embel embel nya


"ikh jangan gitu lah kak, kewalahan loh, ini juga kan kencan suruhan kakak" ucap acha


"yaudah ayo cerita tadi abis dari resto mana bagus gak" ucap Arga


"siapa yang abis dari resto" ucap acha


"loh bukannya kamu kencan di resto" ucap Arga


"ngak ngak ada yang kencan di resto" ucap acha


"terus kalian kencan diamana" ucap Arga


"di alun alun kota" ucap acha


"lah kok gak di resto gak ada romantis romantis gitu" ucap Arga


"ngak ngak ada ngapain juga ke gitu gituan" ucap acha


"yah kaka kira bakalan kaya gitu secara kan dia orang kaya, terus kamu dibawa kemana" ucap arga


"aku dibawa ke alun alun kota" ucap acha


"hah kok bisa, jajan angkringan itu ngapain" ucap Arga


"Iyah jajan itu yah apa lagi" ucap acha


"kok kamu mau sih" ucap Arga


"lah lah permisi siapa yang nyuruh orang saya gak mau kalian berdua yang maksa buat aku kencan supaya kakak dipinjemin hotel" ucap acha


"ekh heheh maafin kakak" ucap Arga


"huh baru sadar kan kak siapa yang nyuruh" ucap acha

__ADS_1


"Iyah Iyah maaf" ucap Arga


"udah lah aku aku kekamar aja mau tidur bay" ucap acha


__ADS_2