
Saat kepala tetua pedang suci sudah sampai diperguruan dan dirawat, tiba - tiba para tetua dan beberapa murid yang masih di perguruan merasakan ada hawa dingin yang menusuk kulit mereka.
"Hawa dingin milik siapa ini? ini sangat kuat!" ucap tetua hong.
"Jangan bilang ada musuh lagi yang mengarah kesini?" tanya tetua rong cemas.
"Yang benar saja? kita baru kehilangan satu tetua dan kepala tetua juga sedang sekarat, bagaimana bisa masih ada lagi musuh yang datang?" ujar tetua mong mulai panik.
Bahkan elang sayap angin yang sudah pergi untuk kembali kepada pemimpin benua utara, sampai kembali lagi ke perguruan pedang suci karena tidak dapat menerobos hawa dingin tersebut.
"Itukan elang sayap angin milik pemimpin benua utara! kenapa ia kembali lagi? apa dia juga tertekan oleh hawa dingin itu?" ucap tetua gong bingung.
"Jika hewan gaib yang ditingkat tinggi saja kewalahan, berarti orang yang mengarah kesini berada ditingkat master atau bisa juga legenda," ujar tetua song menerka - nerka.
Karena sudah tidak dapat menghindari yang akan terjadi, keenam tetua mengeluarkan hewan gaib mereka masing - masing untuk bertarung. Walaupun akan membunuh para hewan gaib mereka, setidaknya para hewan gaib bisa menahan musuh itu dan bahkan mungkin dapat melukainya walau itu mustahil.
Hawa dingin itupun semakin kuat dan benar - benar membuat daerah perguruan pedang suci seperti kutub es. Dan dari kejauhan terlihat seseorang yang berjalan di udara dengan menggunakan sebuah jalan yang terbuat dari es. Orang itu begitu cepat, bahkan mengalahkan kecepatan dari elang sayap angin yang memang tipe kecepatan.
Orang itupun langsung tiba di pintu masuk perguruan pedang suci. Hawa dingin yang benar - benar mengerikan itu dirasakan oleh orang - orang yang ada di perguruan pedang suci dan membuat mereka sampai tersungkur.
"Jadi ini perguruan pedang suci? siapa penanggung jawabnya?" tanya pria tua itu ( sun ang ).
Walaupun ingin menjawab pertanyaan pria itu, tetapi hawa dingin itu lebih kuat menekan mereka, daripada keinginan mereka untuk menjawab.
"oohhhh.... kalian tidak dapat menjawab pertanyaanku akibat kekuatanku ya? maafkan aku," ucap pria tua itu.
Seketika tekanan dari hawa dingin itu menghilang. Semuapun bisa berdiri lagi.
"Maaf tuan, siapa anda? kenapa anda datang kesini?" tanya tetua hong.
"Aku mencari cucuku! dimana dia?" ucap pria tua itu.
"Cucumu? siapa dia? apa kau tidak salah tempat?" tanya tetua song.
Walaupun masih bingung dengan ucapan pria tua itu, tiba - tiba tetua hong menyadari bahwa cucunya adalah sunmy. Walaupun belum yakin dengan tebakannya, tetapi hawa dingin itu seperti tipe es dan sama dengan es milik sunmy walaupun memiliki perbedaan kekuatan yang begitu besar.
"Maaf tuan, apakah cucumu itu sunmy?" tanya tetua hong.
"Betul! dimana dia?" ujar pria itu.
__ADS_1
"Sunmy dari kemarin aku suruh bertugas tuan, maafkan aku jika sedikit tidak sopan kepada cucumu," ucap tetua hong.
Sun ang pun terdiam karena ucapan tetua hong. Tiba - tiba tanah yang ia pijak menjadi es dan sekitar perguruan pedang suci menjadi es. Hewan gaib pun ketakutan karena kekuatan itu.
"Lancang sekali kau menyuruh keluarga sun yang terhormat untuk menjalankan perintahmu? aku tidak tahu jika cucuku disini disuruh - suruh. Kalau aku tahu lebih awal, aku akan menyuruhnya kembali ke rumah dan menjadi ratu di dalam keluarga sun," ucap pria tua itu.
Tetua hong pun merasakan ketakutan karena kekuatan es itu. Namun, tidak lama kemudian pemimpin benua utara datang kesana dengan nafas yang terengah - engah karena terlalu memaksakan dirinya untuk sampai kesana dengan cepat.
"Tuan su ang.... huuh.. huuhh... tunggu dulu..!! mereka tidak tahu keluargamu sebelumnya mungkin, tolong maafkan dan dengarkan penjelasan mereka!" ucap pemimpin benua utara.
"Baiklah kalau begitu, aku beri waktu 3 menit untuk jelaskan, jika tidak memuaskan diriku, akan aku tutup perguruan ini dan bawa cucuku kesini!" ujar sun ang.
Akhirnya tetua hong pun menjelaskan semuanya, karena ia berperan sebagai guru dari sunmy. Ia menjelaskan selama sunmy di perguruan dan tugas yang di berikan tetua hong padanya.
"Kalian lancang sekali ya, menyuruh cucuku dan membuat cucuku sekarat dalam turnamen, sebenarnya latihan apa yang kalian berikan? kenapa ia bisa kalah oleh orang biasa?" ucap sun ang sedikit kecewa dengan penjelasan tetua hong.
Tidak lama kemudian, datanglah angkh lee kesana. Entah apa yang membuatnya kesana.
_____
Kejadian sebelum sun ang datang ke kota luo yi. Di kediaman rumah keluarga lee yang sudah hampir hancur, semua membaringkan angkh lee ditempat tidur dan merawatnya. Dan tidak lama kemudian hujan pun turun.
"Kakak, apa angkh lee akan selamat? ia sepertinya kehabisan kekuatan," ucap chou lee khawatir.
Tidak lama kemudian, terdengar suara teriakan yang cukup keras dari tempat angkh lee. Semua pun menghampirinya karena panik mendengar teriakan itu.
Saat sampai disana, ternyata angkh lee sudah siuman. Semua pun senang melihat keadaan angkh lee. Saat sudah sadar, angkh lee hanya duduk saya di tempat tidur. Namun, walaupun terlihat diam, tetapi sebenarnya dia sedang berbicara dengan iblis sabit. Iblis sabit merasakan ada kekuatan besar yang berada ditengah kota. Angkh lee pun merasa ada musuh lagi. Ia pun bangun dan pergi dari tempat tidurnya. Semua pun bingung dan menahan angkh lee.
"Mau kemana kau? kau baru sembuh!" ucap chou lee menahan angkh lee untuk pergi.
"Ada urusan ayah! ini tidak bisa dibiarkan! ini semua pilihanku untuk menjadi kuat," ucap angkh lee tetap pergi.
Karena ucapan angkh lee, mina lee pun menahan chou lee untuk menghalangi angkh lee. Mina lee tahu apa yang akan dilakukan angkh lee.
"Anak itu punya jalan sendiri chou, biarkan saja!" ucap mina lee.
Angkh lee pun pergi menurut arahan dari iblis sabit. Iblis sabit bilang ada kekuatan besar ditengah kota dan merasa ada pertarungan pendekar tingkat tinggi. ( tempat pertarungan pemimpin benua utara dan monster kura - kura ).
"Beberapa mil lagi akan sampai angkh. Cepatlah! aku ingin darah dari mereka berdua hahaha....," ucap iblis sabit.
__ADS_1
Namun, saat sudah hampir sampai, tiba - tiba aura pertarungan itu berakhir. Iblis sabit pun menghentikan langkah angkh lee.
"Berhenti dulu angkh! aku merasa pertarungan itu sudah selesai. Dan ada kekuatan baru yang sangat kuat, kau lebih baik jangan kesana!" ujar iblis sabit.
"Apa kekuatan besar itu masih ada ditempat itu?" tanya angkh lee.
"Sepertinya ia akan pergi, ia mengarah..... ia mengarah ke sebuah perguruan," ujar iblis sabit.
Angkh lee pun langsung pergi ke perguruan itu tanpa basa - basi. Ia hanya punya tujuan menjadi yang terkuat untuk melampaui sepupunya.
_______
Kembali disaat angkh lee sampai di perguruan pedang suci.
Semua pun memandang angkh lee yang tiba - tiba datang. Sun ang yang melihat angkh lee, merasakan ada kekuatan yang besar dari angkh lee.
Sun ang pun menghampiri angkh lee dan menegurnya.
"Siapa kau nak?" tanya sun ang.
"Siapa kau bertanya padaku? anda saja tidak mengenalkan diri anda terlebih dahulu," ucap angkh lee.
"Hahaha.... boleh juga kau. Baiklah, namaku sun ang dan aku pemimpin keluarga sun," jawab sun ang.
"Keluarga sun? siapa sunmy bagimu?" tanya angkh lee.
"Dia cucuku. Dan sekarang kenalkanlah dirimu nak!" ujar sun ang.
"Aku adalah angkh lee," jawab angkh lee.
Sun ang pun terkejut karena mendengar nama klan lee. Dia pun tersenyum kecil dan menantang angkh lee.
"Kau siapanya zhang lee?" tanya sun ang.
"Dia kakekku dan dia menghilang entah kemana," ucap angkh lee.
"Hahahaha....... aku menantanmu nak! jika kau bisa menahan 1 jurusku, maka kau akan aku berikan hadiah," ucap sun ang.
"Aku tidak tertarik, bagaimana jika aku bisa menaham 1 seranganmu, maka kau juga harus menerima seranganku baru impas," ujar angkh lee yang memang bertujuan untuk melawan orang yang kuat.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu," jawab sun ang setuju.
Apakah angkh lee dapat menahan serangan sun ang? atau justru sun ang yang tidak dapat menahan serangan angkh lee?