Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 28 - Gunung Hajimoto


__ADS_3

Selama diperjalanan, ryuji membaca buku 12 jurus ilmu pedang yang diberikan ketua klan. Namun, ternyata ilmu pedang sangat beda dengan jurus - jurus yang sudah ia pelajari selama ini. Ilmu pedang benar - benar membutuhkan energi alam agar dapat memberikan keuatan pada pedang. Sedangkan, jurus pedang dialiri elemen. Tapi ada juga yang melatih ilmu pedang dengan melapisi pedang dengan elemen. Setelah berjalan begitu lama, ryuji pun beristirahat sejenak. Selama istirahat, ryuji pergi kedimensi ruang untuk mengambil tombak naga air.


"Ryuji aku ingin meminjam tombak naga air untuk melawan jika ada musuh yang kuat," ucap ryuji.


"Baiklah akan aku pinjamkan. Tapi, jangan sampai rusak! karena tombak itu ingin aku sempurnakan dengan meminta tolong kepada kakak kedua untuk menyempurnakannya nanti. Dan ini untukmu! tidak mungkin kau selalu membawa barang - barang yang banyak. Pasti berat. Jadi, aku berikan cincin ruang milikku untukmu agar kau dapat menyimpan barang - barangmu!" ujar mo ling.


"Baiklah. Terimakasih, kau tahu saja jika aku susah membawa tungku, pakaian dan tombak ini," jawab ryuji.


Setelah mendapatkan tombak naga air dan cincin ruang, ryuji memasukkan semua barangnya dan melanjutkan perjalanannya. Ryuji sengaja memilih berjalan karena tidak mau terlalu mencolok dengan menggunakan phoenix api hitam. Karena sekarang ia merasa musuhnya bertambah banyak. Jika ia menggunakan phoenix api hitam pasti musuh bisa saja melihatnya dan menyerangnya.


Waktupun terus berjalan, sudah 5 hari ryuji akhirnya sudah hampir tiba ke gunung hajimoto saat sore hari. Ia terlebih dahulu untuk mencari pembuat pedang honjo masamune sebelum ke goa tengkorak. Ryuji merasa orang itu juga bukan orang biasa, pasti penempa disana orang yang hebat karena dapat menciptakan pedang yang begitu luarbiasa walaupun sebagian kekuatan pedang itu berasal dari serpihan baja senjata milik kakak keduanya mo ling & zee ling.


Saat sudah sampai digunung hajimoto, ryuji merasa ada yang aneh dengan keadaan dengan gunung tersebut. Gunung tersebut seperti tidak ada tanda kehidupan manusia sama sekali. Bahkan, tanda kehidupan hewan sangat kecil.


Saat ryuji ingin menaiki gunung ada bayang samar - samar seperti datang kepadanya. Ada seorang yang datang dengan luka parah dan terlihat seperti prajurit pemerintahan yang dimiliki benua barat. Ia seperti diserang oleh siluman ganas.


"Too... loo.. nggg... aa...dddaa... siluu... mannn....," ucap prajurit itu sekarat.


Setelah mengucapkan perkataan barusan, prajurit itu langsung meninggal. Ryuji langsung mengecek luka yang dideritanya. Namun, luka yang diderita orang ini seperti sebuah senjata tajam dan ada luka goresan seperti tergores benang tajam. Ryuji pun langsung bergegas masuk kedalam gunung untuk mengecek.


Saat berjalan begitu lama, ryuji terhenti karena ada kejadian yang membuatnya ingin muntah. Ia melihat puluhan prajurit yang sama seperti orang yang tadi ia temui diluar gunung pada meninggal dengan mengerikan.

__ADS_1


"Apa - apaan ini? mereka meninggal dengan tangan dan kaki yang patah dan digantung diatas pohon. Siluman ini sungguh mengerikan. Aku harus membunuhnya dengan tanganku!" ujar ryuji bertekad.


Saat ryuji ingin menurunkan mereka dari pohon. Tiba - tiba, mereka seolah - olah bangkit dan bisa bergerak. Bahkan, menyerang ryuji dengan membabi buta. Ryuji yang kesulitan karena serangan mereka yang sangat sembarangan, membuat ryuji mundur sejenak dari sana.


"Sial! aku tidak mengerti bagaimana mayat - mayat itu bisa bangkit dan menyerang dengan kaki dan tangan yang patah? mereka seperti boneka yang dikendalikan oleh sesuatu. Aku harus mencari cara menyelamatkan mereka!" ujar ryuji.


Karena ryuji belum mengerti dengan keadaan yang terjadi, ia pergi keluar gunung untuk menguburkan prajurit yang tadi ia temui disana. Namun, mayat prajurit tadipun menghilang. Padahal, ryuji yakin bahwa mayat prajurit itu ada disini sebelumnya.


Saat berpikir, tiba - tiba ryuji ingat bahwa pada mayat prajurit itu ada goresan benang tajam. Sedangkan, para prajurit itu tidak ada yang membawa senjata seperti benang tajam atau sejenisnya. Ryuji pun langsung pergi kembali ketempat para prajurit itu digantung dan ingin mencoba firasat yang ia rasakan. Ryuji percaya bahwa mereka dikendalikan seutas benang agar dapat bergerak.


Setelah sampai disana, ryuji langsung menyerang sisi belakang mereka dengan pedang api dan ternyata benar, tiba - tiba mereka tidak bergerak lagi.


Sedangkan, ditengah - tengah hutan seekor siluman menyadari bahwa mainannya ada yang lepas dari kendalinya. Ia pun kesal dan mencoba mengalirkan lebih banyak benang kearea ryuji berada.


Ryuji yang sudah selesai menyelamatkan semua mayat prajurit yang dikendalikan itu, langsung mengubur mereka dan mendoakan mereka semoga tenang dialam sana. Saat ryuji berdoa, benang dari siluman itu melesat menyerang ryuji dengan cepat. Seketika, ryuji terkena luka gores disekujur tubuh karena benang itu begitu cepat dan tidak bisa dideteksi.


"Lagi - lagi benang itu! kenapa bisa tidak terlihat dan terdeteksi? apakah siluman ini sangat tinggi ilmunya? kalau begitu bagaimana aku bisa mencari penempa itu digunung yang luas ini?" ucap ryuji menggerutu.


Karena ryuji tidak bisa memprediksi arah serang benang itu, ia hanya bisa menghindarinya. Karena kesulitan, ryuji lagi- lagi terpaksa mundur dengan jurus kilat petir dan mencari tempat bersembunyi.


Ryuji menggunakan waktunya untuk membalut semua luka yang ia derita dari benang tajam tersebut. Namun, ryuji tidak sadar bahwa ia sudah menjadi mangsa dari siluman itu karena merusak mainan milik siluman itu. Dalam sekejap semua hutan dibalut benang tajam agar ryuji tidak bisa kemana - mana. Siluman itu berencana saat ryuji terkena benang yang ia pasang, siluman itu langsung akan menarik benangnya untuk mengarah ke ryuji dan memotong tubuhnya dengan benang yang ia miliki dalam sekejap.

__ADS_1


Ryuji yang merasa bahwa lawan kali ini sangat sulit, ia pun tidak bergerak kemanapun dan hanya diam saja. Karena firasatnya merasa ia akan mati jika ia bergerak dari tempatnya berada sekarang.


Karena sudah lama, siluman itu merasa benangnya sudah diketahui ryuji. Siluman itupun langsung menarik semua benang itu kembali. Dan seketika semua area yang terbalut benang itu langsung hancur terpotong - potong karena benang itu langsung ditarik kembali. Ryuji yang melihat pohon - pohon didepannya terpotong - potong, merasa nyawanya masih dilindungi dewa dan karena firasatnya yang sangat tinggi makanya ia masih hidup.


Seketika semua daerah sekitar gunung menjadi gundul karena pohonnya hancur terpotong oleh benang milik siluman itu. Ryuji langsung dengan mudah bisa melihat sekitar karena pohon yang menghalangi penglihatannya sudah tidak ada. Ryuji langsung melihat siluman itu tidak jauh. Ia langsung bergerak kearah siluman itu dan langsung membunuhnya dengan menebas kepalanya. Namun, siluman itu hanya boneka yang dibuatnya dari kumpulan benangnya.


"Sial aku dikelabui oleh siluman itu. Ia pasti ada disini ," ucap ryuji sambil melihat sekitar.


Tiba - tiba ada suara yang muncul.


"Hahaha... selamat datang anak muda. Kau hebat bisa bertahan hingga sekarang. Jika kau bisa menemukan aku maka kau boleh membunuhku. Aku akan terima tanpa melawanmu. Tapi, jika kau tidak bisa bertahan kau harus terima dibunuh olehku. Bagaimana? kau terima tantanganku?" ujar siluman itu menantang.


"Dimana kau siluman? tunjukkan dirimu jika kau hebat! ayo lawan aku secara jantan!" teriak ryuji.


Seketika, ryuji merasa ada sesuatu yang datang kearahnya begitu cepat. Ia pun langsung mencari arah datangnya. Namun, karena begitu cepat ryuji tertusuk tepat diperutnya dan terhempas begitu jauh.


" Uugghhhh.... sial darimana datangnya tombak panjang ini?" ucap ryuji kesakitan.


Tiba - tiba muncul makhluk seperti siluman. Namun, tubuhnya seperti gabungan dari beberapa jenis siluman dan tidak memiliki kepala. Tangannya seperti tangan siluman gorrila, kakinya seperti kaki siluman harimau dan memiliki ekor siluman kalajengking. Namun, yang aneh tubuhnya adalah tubuh manusia. Penampakan siluman itu membuat ryuji jijik melihatnya. Makhluk itu seperti hasil eksperimen siluman itu.


Ryuji yang terluka, mulai hampir kehilangan kesadaran karena ternyata tombak yang menusuknya mengandung racun dari ekor siluman kalajengking yang ada pada makhluk aneh tersebut.

__ADS_1


__ADS_2