
Ryuji yang ingin pergi tiba-tiba ditahan dengan suara roh rubah itu.
"Tunggu dulu manusia! kau tidak mau melepaskan aku kah? jika kau melepaskanku, aku berjanji akan setia kepadamu!" ucap roh rubah itu.
Ryuji yang mendengar ucapan dari roh rubah itu tiba-tiba tertawa. Ryuji memang membutuhkan pasukan yang kuat, tetapi ia tahu bahwa jiwa roh rubah itu jika disatukan kembali maka akan berada di tingkat yang mengerikan.
Ryuji yang juga penasaran pun bertanya sesuatu kepada roh rubah itu.
"Hmmm... kau ingin keluar dari sana ya? jika keluar apa ada jaminan aku akan selamat? bisa saja kau membunuhku setelah keluar dari sana," ucap ryuji sambil memegang dagunya.
Roh rubah itupun sedikit kesal karena ternyata ryuji tidak mudah dipengaruhi. Tujuan sebenarnya dari roh rubah itu memang untuk bisa keluar dari segel itu dan membunuh ryuji agar tidak menjadi halangan baginya, tetapi karena tidak ada cara lagi selain ryuji yang bisa mengeluarkannya, roh rubah itupun mau tidak mau mengikuti apa yang ryuji inginkan agar dia bisa keluar dari segel itu.
"Baiklah apa yang harus aku lakukan agar kau percaya?" tanya roh rubah itu.
"Sebelum itu aku ingin bertanya padamu! sudah berapa kau tersegel di tempat ini?" ucap ryuji penasaran dengan semua yang terjadi.
"Aku disini sudah sekitar 4.000 tahun. Dan kau adalah manusia pertama yang aku temui ditempat ini," jawab roh rubah itu.
Ryuji pun semakin penasaran sekaligus bingung dengan tempat ini.
"Tempat ini begitu aneh. Jika memang ini dibuat oleh seorang dewa, apa alasannya? dan roh rubah ini disegel selama 4.000 tahun. Itu berarti tempat ini juga sudah ada sejak 4.000 tahun yang lalu. Pertarungan manusia dan siluman terjadi 5.000 tahun yang lalu dan berbeda selisih 1.000 dengan dibuatnya gerbang iblis. Apakah tidak ada petunjuk lagi?," ucap ryuji berpikir keras didalam hati untuk memecahkan semua teka-teki tersebut.
Semenjak ryuji masuk kedalam gerbang iblis, selain menenukan peti dengan simbol kerajaan dewa, bahkan ia bertemu katak bakuku yang merupakan hewan milik dari salah satu dari ketujuh naga bayangan. Katak bakuku juga hewan suci yang bisa dibilang hewan dewa, dan sekarang juga ada roh rubah yang mengaku bahwa dirinya juga hewan suci. Dan yang lebih aneh ryuji belum menemukan cara keluar dari tempat ini. Padahal kakeknya bisa keluar walaupun terkena racun.
Ryuji yang merasa bingung dengan semua yang ada, membuatnya merasa ada rahasia besar dibalik gerbang iblis ini.
"Dewa, hewan suci, dunia iblis. Apa ada sesuatu yang tidak dapat dipecahkan? tunggu dulu... dia bilang aku manusia pertama yang dia temui, berarti...," ucap ryuji dalam hati dan mulai merasa ada yang mulai terbongkar.
Ryuji yang menyadari sesuatu menanyakan kembali kepada roh rubah itu.
__ADS_1
"Hei..! kau bilang aku manusia pertama. Jadi kau tahukan yang membuat tempat ini dan orang yang menyegelmu ini," ucap ryuji.
Roh rubah itupun tidak menjawabpertanyaan dari ryuji. Tapi sudah terlihat jelas bahwa tempat tersebut dibuat oleh seorang dewa.
"Heii...!! jawab aku!" ucap ryuji dengan nada tinggi.
"Kau benar. Tempat ini dibuat oleh seorang dewa," ucap roh rubah itu seolah berdengung di telinga ryuji.
Ryuji yang mendengar hal tersebut merasa ada yang janggal. Ryuji merasa bingung apa alasan seorang dewa membawa dua jenis hewan suci ke tempat yang begitu tidak layak.
"Jika memang dewa yang membuat tempat ini, kenapa kau yang merupakan salah satu dari hewan suci dibuang kesini dan disegel?" tanya ryuji masih banyak yang belum dia ketahui.
"Aku memberontak kepada dewa. Saat sekitar 4.000 tahun yang lalu aku melawan para dewa karena mereka tidak lagi menganggap hewan suci sebagai partner mereka. Dari kelima jenis hewan suci, akulah pemimpin dari para rubah untuk memberontak. Aku adalah rubah ekor sembilan yang terkenal sangat kuat dari kelima hewan suci yang lain. Karena kalah jumlah, aku sebagai pemimpin dibawa kesini dan disegel. Yang lebih parah adalah para temanku dihabisi semua oleh para dewa," ucap roh rubah itu mencoba tegar.
Ryuji yang mengetahui hal tersebut memanggil katak bakuku untuk keluar dari dimensi ruang. Setelah katak bakuku keluar, ryuji bertanya kepadanya tentang ucapan dari roh rubah itu kebenaran atau kebohongan. Katak bakuku pun menjelaskan semua yang terjadi dan ternyata benar bahwa kelima hewan suci sudah dibuang ke bumi oleh para dewa dan sisanya dihabisi.
Ryuji pun merasa geram karena ternyata hal yang menimpa rubah dan katak bakuku sangat menyedihkan.
"Aku tidak tahu. Saat aku dibawa kesini kesadaranku telah pudar, jadi aku tidak tahu yang sebenarnya telah terjadi padaku. Tetapi yang jelas dewa yang membuat tempat ini memiliki suatu tujuan," ucap roh rubah itu.
Katak bakuku yang masih terluka tidak dapat bergerak banyak dan dia pun kembali ke dalam dimensi ruang.
"Baiklah! aku akan membebaskanmu. Tetqpi sebelum itu apa kau kenal tujuh naga bayangan agung?" tanya ryuji.
Roh rubah itupun langsung tercengang karena ucapan ryuji.
"kenapa kau tahu tentang mereka? kau hanya manusia rendahan tidak pantas menyebut mereka!" ucap roh rubah itu terasa marah besar saat ryuji mengucapkan tentang mereka.
Ryuji yang bingung alasan roh rubah itu marah, membuatnya menjadi sedikit berpikir mungkin roh rubah itu mengenal para naga bayangan.
__ADS_1
"Kau kenal ya dengan para naga tua itu? kalau kau kenal, seharusnya kau harus patuh padaku hehehe..," ucap ryuji.
"Manusia rendahan! kau pikir kau siapa bisa menandingi kehebatan mereka?" ujar roh rubah itu bertambah marah.
Ryuji pun diam-diam ke dimensi ruang dan bertanya kepada keempat naga tentang rubah itu.
"Apa kalian kenal rubah itu? dia menyebut dirinya rubah ekor sembilan. Dan dia bilang tempat kalian sudah menjadi tempat yang suka membantai," ucap ryuji.
"Aku tidak tahu bahwa kelakuan mereka bertambah buruk. Sayangnya kami bukan bagian dari mereka lagi dan masalah rubah ekor sembilan itu terserah kau saja mau bagaimana," ujar ya ling.
Ryuji pun kembali dan ia mengaktifkan kekuatan yin&yang. Setelah terkumpul, ryuji menebas segel itu dengan kekuatan penuh. Tidak lama kemudian segel itu pun mulai melemah dan hancur.
Roh rubah dan bola berkilau itupun menyatukan dan mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan.
Setelah cahaya itu mulai pudar, terlihat sosok rubah putih dengan ekor yang berjumlah sembilan.
"Terimakasih manusia kau membebaskanku," ucap rubah ekor sembilan itu.
"Ya sama-sama. Oh ya! kau harus setia padaku ya! siapa namamu?" tanya ryuji.
"Inoue. Kau bisa memanggilku inoue," jawab rubah ekor sembilan itu.
"Baik-baik. namamu inoue, jadi aku akan memanggilmu rubah inoue. Bagaimana?" tanya ryuji.
"Baiklah," ucap rubah inoue setuju.
Ryuji yang ingin memberinya kejutan pun menyuruhnya masuk kedalam dimensi ruang.
"Kau masuklah kedalam dimensi ruangku. Aku ada kejutan untukmu," ucap ryuji dengan memasang wajah seperti seorang dermawan.
__ADS_1
Rubah inoue pun masuk dan dia dipertemukan dengan keempat naga bayangan agung. Rubah inoue tidak menyangka manusia bisa mengendalikan para naga agung yang bahkan disegani oleh kerajaan dewa sekalipun.