
Pertarungan antara ryuji dan bayangannya pun dimulai. Semua juruspun dikeluarkan oleh ryuji untuk mengalahkan bayangan itu.
"Ini tidak akan berhasil, aku harus cari cara!" ucap ryuji dalam hati.
Selain ryuji yang bertarung, ditempat lain juga laba-laba petir ungu sedang kewalahan melawan hewan gaib milik bayangan tersebut. Laba-laba petir ungu benar-benar dipojokkan oleh hewan gaib yang merupakan gabungan dari dirinya dan phoenix api hitam.
Setelah sudah beberapa waktu, terlihat bahwa ryuji sudah mulai kehabisan tenaganya karena bayangan itu benar-benar kuat dan ditambah ia tidak bisa kehilangan tenaganya sama sekali. Disisi lain, laba-laba petir ungu sudah tumbang melawan hewan gaib milik bayangan itu. Ryuji pun meanggil kembali laba-laba petir ungu kedalam dimensi ruang.
"Mereka kuat! kedua hewan gaibku sudah tumbang hanya dalam waktu yang cukup singkat. Ini akan merepotkan jika hanya aku yang melawan mereka," gumam ryuji kesal.
Ryuji pun mengambil pedang guojian dari dalam cincin ruang miliknya dan langsung menyerang bayangan itu.
Saat ingin menyentuh bayangan itu, hewan gaib miliknya menghalangi ryuji dan menyemburkan jaring api hitam kearah ryuji. Karena berbahaya, ryuji menggunakan api ajaib biru dingin dipedang guojian dan menebas jaring itu.
Ryuji pun mengayunkan pedangnya dan mengarahkan serangan balik itu kearah hewan gaib tersebut. Walaupun terkena serangan tersebut, hewan gaib itu tetap tidak tumbang.
"Ini diluar nalar! mereka benar-benar sangat kuat!" ucap ryuji khawatir dengan keadaan yang terjadi sekarang.
Saat ryuji sedikit lengah, bayangan yang terbentuk dari ryuji itupun muncul tiba-tiba dan memukul ryuji dengan jurus tinjuan api. Walaupun berhasil menahannya dengan pedang guojian, tetap saja ryuji terhempas cukup jauh.
Saat sudah terpental, bayangan itu tiba-tiba membuat sebuah pedang melalui bayangannya dan peddang itu menyerupai pedang guojian.
"Uhukk... uhukk... ini tidak bagus!" ucap ryuji sedikit merasa terkilir tangan kanannya akibat serangan tadi.
__ADS_1
Ryuji yang melihat bayangan itu juga memiliki pedang guojian juga, ryuji pun menggunakan elemen petirnya ketanah dan membuatnya merambat kearah bayangan dan hewan gaib itu.
Namun, mereka dapat menghindar dengan mudah. Mereka berdua terbang untuk menghindari serangan petir itu.
"Dia menghindari elemen petirku, apa ada sesuatu?" gumam ryuji dalam hati.
Saat mereka terbang, tiba - tiba bayangan itu membentuk lagi sebuah senjata. Ia ternyata membuat tombak naga air. Dan setelah itu, ia melemparnya kearah ryuji dan seketika tombak naga air milik bayangan itu mengaktifkan pusaran air yang merupakan kekuatan dari senjata itu.
Ryuji pun mulai tersedot oleh pusaran itu. Justru saat mulai tersedot, ia malah diam dan tenang. Saat ryuji sudah hampir terhisap sepenuhnya, terjadi sesuatu yang menakutkan. Awan disana menjadi gelap dan terdengar guntur yang sangat menggelegar. Dan ryuji yang tadi terhisap tiba-tiba keluar dari sana dengan kekuatan yin&yang miliknya. Bayangan yang melihat ryuji lolos dari jebakannya, membuatnya menyuruh hewan gaib itu untuk menyerang ryuji.
Namun sialnya adalah dengan sangat cepat ryuji memotong-motong hewan gaib itu dan membuatnya lenyap dengan pedang yin&yang miliknya itu. Bayangan itupun mulai kesal dan juga mengeluarkan kekuatan yang sama dan menggunakan sayap yang yin&yang dibelakangnya menjadi pedang seperti ryuji.
Ryuji yang melihat hal itu membuatnya menyeringai sekalipun marah besar.
Dengan suara ryuji tersebut, bersamaan juga suara guntur yang terdengar semakin kuat. Saat bayangan itu mau menyerangnya, tiba-tiba dari atas langit yang sedang terjadi guntur itu turun dengan sangat cepat petir yang sangat kuat dan menyerang bayangan itu.
Bayangan itupun seketika menjadi abu karena terkena petir tersebut. Ryuji berhasil menang melawan bayangannya karena bayangan itu tidak dapat menggunakan elemen petir. Walaupun belum yakin, tetapi ryuji berpikir seperti itu karena ia menghindar pada saat ryuji menyerangnya menggunakan elemen petir. Dan juga elemen petir bukanlah jurus seperti tinjuan api ataupun pagoda api, itu adalah kekuatan milik naga bayangan yang diberikan kepada ryuji secara langsung. Jadi ryuji merasa bayangan itu tidak dapat meniru sesuatu yang bukan jurus. Bayangan itu hanya dapat meniru sesuatu yang dimiliki objek tersebut. Tetapi tidak dapat meniru kemampuan dalam diri objek. Bisa dibilang petir pemberian na ling itu sudah menjadi satu dengan ryuji dan tidak dapat ditiru oleh bayangan itu.
Saat sudah memusnahkan bayangan itu, ryuji mengarah kepada makhluk hitam itu dan memukulnya dengan jurus cahaya pembunuh. Seketika makhluk hitam itu sudah menjadi debu.
Ryuji pun sudah berada dianak tangga ke- 298. Hanya tinggal dua anak tangga lagi dan ia akan menyelesaikan ujian tersebut. Namun, muncul musuh lagi dan muncul dengan jumlah yang sangat banyak. Musuh tersebut sekitar 100.000.000 dan mereka adalah siluman dan makhluk hijau yang persis seperti yang ryuji bunuh sebelumnya.
"Hahaha..... ini menyenangkan. Ayo mulai!" ucap ryuji dengan tatapan membunuh.
__ADS_1
Para siluman dan monster hijau itupun langsung dalam sekejap dihancurkan oleh ryuji dan dibuat mayat mereka langsung berserakan. Ryuji pun mati-matian menghadapi musuh dengan jumlah yang sangat banyak itu. Semua jurus pun ia keluarkan untuk mengalahkan mereka semua.
Beberapa jam pun berlalu dan ditempat pertarungan itu yang awalnya hanya tanah berubah menjadi tumpukkan mayat dan darah. Semua musuh dengan jumlah sekitar seratus juta itu tumbang melawan ryuji.
Walaupun ryuji menang, terlihat bahwa kekuatan dalam dirinya sudah kosong dan hanya menyisakan sedikit kekuatan saja untuk berjalan. Ryuji pun melanjutkan langkahnya yang hanya tersisa 2 anak tangga saja. Setelah sudah melewati dua anak tangga itu, ryuji terjatuh dan pingsan. Terlihat semua kekuatannya benar-benar habis dan beruntungnya ia naik tingkat menjadi legenda bintang 2 awal.
"Anak ini hebat! melawan musuh sebanyak itu dan menang walau harus menggunakan semua jurus yang akan menghabiskan tenaganya," ucap ya ling merasa kagum pada ryuji.
"Sudahlah aku akan memberinya pil obat agar ia pulih dulu!" ujar mo ling.
"Dia itu gila! padahal sudah aku bilang menghemat tenaga jika disaat genting. Sekarang lihat! dia lagi-lagi pingsan dan tenaganya hampir kosong akibat semua jurus ia keluarkan," ucap zee ling sedikit marah.
"Tapi aku sepemikiran dengan zee ling. Kenapa ia tidak menggunakan api ajaib miliknya dan ia tidak memakai elemen petir milikku?" ujar na ling sedikit bingung.
"Kalian ini ya, apa kalian tidak tahu kegunaan api ajaib yang sebenarnya? api ajaib bukan untuk bertarung, tetapi membuat pil obat. Karena jika api ajaib untuk bertarung, itu memang tidak memakan tenaga, tetapi itu akan tidak akan membuat musuh mati. Oleh karena itu, ryuji menggunakan api ajaib biru dinginnya hanya untuk melapisi senjatanya atau melapisi tubuhnya. Karena dengan begitu api ajaib kekuatannya akan menjadi sangat meningkat. Tetapi apa kau pikir hanya dengan pedang dan api ajaib akan bisa membunuh 100 juta musuh dengan cepat. Kalian harus tahu bahwa ryuji ingin menyelesaikan pertarungan dengan cepat walau seperti ini kejadiannya," ucap ya ling menjelaskan.
"Itu tetap saja intinya anak itu hanya modal nekat saja," jawab zee ling tetap tidak terima.
"Terus masalah elemen petir?" tanya na ling.
"Kau pikir setelah ia menggunakan jurus guntur pembunuh apa ia dapat leluasa mengalirkan elemen petir lagi? kau tahu jurus itu tingkat tinggi dan ryuji pertama kali menggunakannya," jawab ya ling.
Setelah penjelasan dari ya ling, kedua adiknya itupun tidak menanyakan apapun lagi. Dan tidak beberapa lama mo ling telah berhasil membuat pil obat dan memberikannya kepada ryuji melalui teleportasi sesaat.
__ADS_1