
Saat semua pertandingan selesai, 10 pemenang dipanggil keatas arena untuk mendapat hadiah. Namun, saat para tetua, kepala tetua, dan pemimpin benua ingin turun kebawah datang tiga orang berjubah hitam dan memukul ryuji hingga terpental.
Para penonton pun bingung dengan keadaan yang terjadi. Dan tiba - tiba muncul beberapa orang berpakaian hitam naik ketempat bangku penonton dan membunuh mereka. Semua tetua pun langsung pergi menyelamatkan penonton yang diserang.
"Para tetua, kalian selamatkan semua penonton keluar dari arena! jangan sampai ada yang tertinggal dan bunuh orang - orang berpakaian hitam tersebut.
Para kepala tetua dan pemimpin benua pun mulai mengepung ketiga orang berjubah hitam tersebut dan juga kesembilan peserta yang menang. Tiba - tiba salah satu dari orang berjubah hitam memberikan satu pot botol aneh kepada salah satu peserta.
"Àmbil ini! obat ini lebih kuat daripada obat saat kalian bertanding tadi. Jangan kecewakan aku yang sudah memberikan obat itu!" ucap orang berjubah hitam tersebut yang memberi botol itu.
Seketika kesembilan peserta yang menelan obat itu tiba - tiba diselimuti kekuatan gelap dan jahat. Yang membuat kepala tetua dan pemimpin benua bingung adalah tingkatan mereka naik pesat.
"Apa - apaan ini? kenapa bisa sekuat itu? apa obat yang dikasih orang itu?" ucap pemimipin benua timur panik.
Kesembilan peserta itu langsung dengan cepat menyerang para kepala tetua. Namun, pemimpin benua barat berhasil melindungi mereka dengan menggunakan perisai besi berlapis.
Ryuji yang tadi terpental, tiba - tiba terbangun dan melihat penonton yang tadi ia lihat sebelum pertandingan. Ia tepat berada didepan ryuji dengan memasang wajah sombong.
"Kau ingat aku? lihat ini! luka ini akibat dirimu!" ucap orang itu marah.
"Siapa ya? aku tidak ingat," tanya ryuji bingung.
"Kau lihat itu! anak buahku yang berpakaian hitam, apa kau ingat?" ucap orang itu menunjuk - nunjuk anak buahnya yang mulai dihabisi para tetua.
"Oh kau ketua perampok yang ada di klan masamune ya? apa kabar kakak perampok?" tanya ryuji polos.
"Jangan basa - basi lagi! ayo kita lanjutkan pertarungan kita waktu itu!" ajak orang itu.
"Tapi apa hubungan kakak perampok dengan orang berjubah hitam itu?" tanya ryuji.
__ADS_1
"1 bulan lalu mereka mengajak kelompokku bergabung dan memberi banyak persenjataan untuk anak buahku, aku sebagai ketua pasti tergiur dan setuju," jawab orang itu.
Ryuji yang melihat jika para kepala tetua dan pemimpin benua dikepung, membuatnya ingin kesana membantu.
Para pemimpin benua mencoba membuat perisai berlapis - lapis karena kekuatan 9 peserta itu terus meningkat dan sudah ada ditingkat master bintang 5 akhir. Mereka terus menghancurkan perisai yang menghadang.
Para pemimpin benua terus saling bergantian membuat perisai agar tidak tertembus. Karena serangan kesembilan peserta itu seperti gabungan kekuatan siluman, pendekar, dan hewan gaib.
Ryuji pun langsung menggunakan jurus gerakan kilat petir dan memenggal kepala ketua perampok itu dengan sekejap. Setelah itu, ryuji langsung menuju kesana. Namun, ternyata yang dipenggal ryuji adalah boneka tanah. Orang itu tiba - tiba muncul dari bawah tanah dan menarik ryuji kebawah tanah.
Ryuji pun terpaksa menggunakan api ajaib biru dingin untuk melepaskan dari tarikan orang itu. Setelah lepas, ryuji langsung mencoba keluar dari sana dan membakar lubang tanah itu dengan api ajaib biru dingin.
"Pasti mati!" ucap ryuji yakin.
Namun, saat ryuji mau pergi. Tiba - tiba orang itu keluar dari lubang tanah itu dengan tubuh terbakar. Seketika dia menelan obat aneh berwarna hitam. Seketika, kekuatannya bertambah dan elemen tanahnya bergabung dengan tubuhnya. Orang itu jadi terlihat seperti monster tanah raksasa.
Karena tidak mau buang - buang waktu, ryuji mencoba menekannya dengan jurus pagoda api. Namun, orang itu mencoba menghancurkan pagoda api milik ryuji. Ryuji yang mulai merasa tidak kuat langsung mengalirkan api ajaib biru dingin kedalam pagoda api dan membakarnya.
"Hahh.. hahh... hahh... cukup nakal juga lawannya," ucap ryuji cukup lelah.
Ryuji yang ingin meninggalkan tempat pertarungan itu, tiba - tiba bongkahan tanah yang sudah hangus itu menyatu lagi dan membentuk lagi.
"Apa - apaan ini? apa dia abadi? kalau begini harus bagaimana?" tanya ryuji bingung.
Tapi walaupun orang itu kebal, ia seolah - olah sudah menjadi monster dan tidak memiliki akal lagi. Jadi ryuji merasa itulah mengapa tujuan organisasi kegelapan mencoba membuat hewan gaib milik wo tong seperti itu dan membuat anak wanita penempa pedang digunung hajimoto menjadi siluman itu semua agar menciptakan makhluk yang seperti ini? dan makhluk konyol yang disana?" ucap ryuji dalam hati melirik kearah kesembilan peserta yang semakin buas.
Para tetua yang sudah mengevakuasi para penonton ditempat yang aman, menjaga mereka agar tidak diserang Dan sebagian membunuh semua orang - orang berpakaian hitam yang merupakan anak buah orang yang sudah menjadi monster itu. Setelah semua orang berpakaian hitam telah tumbang semua, beberapa tetua langsung menghampiri ryuji dan menolong ryuji.
"Cepat pergi dari sini ryuji! monster ini biar kami para tetua yang melawan monster ini!" ucap tetua hong.
__ADS_1
"Baiklah guru, hati - hati!" balas ryuji mengingatkan.
Ryuji langsung menggunakan jurus pagoda api untuk memperangkap beberapa dari kesembilan peserta itu dan menghanguskan mereka.
"Cihhh..... Pengganggu dasar!" ucap salah satu orang berjubah hitam itu kesal.
Sekarang dari kesembilan peserta itu tinggal 7 orang yang tersisa. Ryuji langsung mencoba menghantam dengan jurus cahaya pembunuh. Namun, hyung ming menghalangi ryuji dengan jurus iblis kematiannya. Hyung ming menahan pukulan jurus cahaya pembunuh milik ryuji dengan roh iblis kematiannya.
Ryuji pun terserang balik oleh keenam peserta lainnya. Ryuji pun terpental hingga keluar dari arena pertandingan.
"Hahaha... sepertinya obat ini hampir sempurna, mungkin tidak butuh 2 tahun lagi untuk menghancurkan dunia ini hahaha....," ucap orang berjubah hitam itu menyeringai.
ketujuh peserta yang sudah diselimuti kegelapan itu lama - kelamaan mulai menjadi monster. Tumbuh cakar dan ekor pada mereka.
"Cih... masih gagal ternyata eksperimennya," ujar orang berjubah hitam itu kesal.
Karena melihat ketujuh peserta yang sedang diam karena berevolusi, membuat para pemimpin benua pun mencoba membuka perisai dan membiarkan kepala tetua menyerang ketujuh peserta yang sudah berubah itu. Namun, saat semua kepala tetua keluar dari perisai buatan para pemimpin benua, orang berjubah hitam itu mengangkat kedua tangannya dan membuat ketiga orang berjubah hitam itu dan semua pemimpin benua menghilang dari arena pertandingan dalam sekejap.
"Ada apa ini? kemana mereka? tanya kepala tetua perguruan lonceng emas.
"Sudah! fokus saja pada musuh kita sekarang! mereka sekarang ditingkat master, mungkin bisa naik lagi sampai ke tingkat legenda," ucap kepala tetua perguruan angin sakral.
"Betul kata kepala ketua angin sakral, kita harus bersatu melawan ketujuh peserta ini!" ujar kepala tetua perguruan pedang suci menambahkan.
Semua kepala tetua dari 37 perguruan pun melawan ketujuh peserta yang sudah menyerupai siluman gabungan hewan gaib. Mereka saling jual beli pukulan. Namun, walaupun menang jumlah. Para kepala tetua tetap kewalahan karena tingkatan yang berbeda drastis.
"Sial! padahal sudah 5 lawan 1 tapi tetap saja kesulitan melawan mereka," ucap kepala tetua topeng sunyi menggerutu.
Sedangkan ryuji, tidak diketahui keadaannya karena terpental begitu jauh akibat serangan gabungan dari para peserta yang sudah menjadi monster itu.
__ADS_1