Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 45 - Jurus ketiga


__ADS_3

Ryuji pun pulang ke kuil dengan wajah yang senang. Saat ia sampai di kuil, makanan sudah habis tidak tersisa. Ryuji pun kesal karena dari pagi ia tidak dapat makan. Ryuji pun langsung masuk ke kamar dan tidur. Sunmy yang tidak tega melihat ryuji lapar, menaruh semangkuk bubur yang ia masak untuk dimakan ryuji.


Saat sunmy keluar, ryuji pun langsung menyantap bubur itu dan menghabiskannya dalam hitungan detik.


"Huuhhh... untung sunmy baik kepadaku," ucap ryuji.


Setelah itu, ryuji langsung membawa mangkuk kotor tersebut untuk dicuci. Saat ia berjalan, ia melihat sunmy dan tetua hong yang sedang berlatih. Karena penasaran, ryuji langsung ke sana untuk ikut bergabung.


"Guru, malam - malam lagi apa? apa yang kalian lakukan?" tanya ryuji.


"Hahaha.... ini aku lagi melatih sunmy untuk lebih fokus mengendalikan panda air dalam durasi yang lama," jawab tetua hong.


"Memang sudah sampai mana perkembangannya?" tanya ryuji.


"Sunmy baru berada ditingkat roh bintang 2 dan ia belum cukup mahir mempertahankan panda air, jadi aku menguruhnya mengeluarkan panda air dalam waktu yang benar - benar mencapai batasannya," ujar tetua hong.


"Baiklah aku pergi saja! aku kira kalian sedang melakukan.....," ucap ryuji sambil tersenyum menjijikkan.


"Oh ya ryuji, kamu sudah tingkat berapa? kamu bahkan sudah melampaui guru hong dan membuatnya terluka," ucap sunmy.


"Aku baru ada ditingkat roh bintang 1," balas ryuji.


"Tapi... kenapa sudah sehebat itu?" tanya sunmy masih bingung & penasaran.


"Hahaha.... aku hanya beruntung, guru kalah karena tulang - tulangnya sudah keropos. Jadi, kekuatannya berkurang," ujar ryuji asal bicara.


Tetua hong yang penasaran dengan yang dialami ryuji selama berpetualang, membuatnya ingin mengetahui yang telah terjadi pada ryuji. Karena hanya 3 bulan ryuji sudah melampaui gurunya sendiri. Oleh karena itu, tetua hong sangat penasaran ingin tahu apa saja yang sudah ryuji dapatkan.


"Annuu.... ryuji, nanti keruanganku ya! ada yang mau guru bicarakan!" ucap tetua hong.

__ADS_1


"Baik guruku yang sudah umur hahaha...." Balas ryuji lancang.


Tetua hong dan sunmy pun melanjutkan pelatihan mereka. Setelah beberapa lama, tetua hong balik ke ruangannya dan mendapati ryuji sedang menunggu disana dengan membaca buku jurus 12 ilmu pedang.


Tetua hong terkejut karena ryuji memiliki buku tersebut. Tetua hong pun langsung menanyakan kepada ryuji tentang buku itu.


"Ryuji! darimana kau dapat buku itu? itu adalah buku milik klan masamune, tidak ada orang luar yang boleh mempelajarinya. Bahkan, keturunannya saja hanya sedikit yang bisa mempelajarinya," ucap tetua hong.


"Tenang guru! aku dapat buku ini karena diberikan langsung oleh ketua klan masamune, dan urusan kenapa buku ini diberikan padaku karena keturunan klan tersebut banyak yang berkhianat," jawab ryuji menjelaskan.


"Berkhianat seperti apa? dan bagaimana nasib klan itu? kau tidak menghancurkan klan itukan?" tanya tetua hong penasaran.


"Tidak - tidak... Aku juga tidak tahu yang pastinya, cuman ketua klan bilang keturunannya banyak yang memikih masuk perguruan daripada menjadi penerus klan. Dan guru tenang saja! klan itu sudah merekrut orang luar terus untuk menjadi pasukan klan masamune, mungkin nanti ada yang ditunjuk sebagai penerus klan itu," ucap ryuji.


"Ini sudah aku duga sebelumnya, klan yang hanya mempelajari ilmu pedang akan jatuh kejayaannya. Pasti keturunannya ingin kekuatan lebih, mereka ingin meningkatkan ilmu pengendali diri mereka. Itu akan sangat berbahaya jika para keturunan klan masamune mempelajari ilmu pengendali diri mereka," ujar tetua hong khawatir.


"Kenapa berbahaya? kan bukan berarti tidak tertandingi, pasti bisa dikalahkan!" ucap ryuji yakin.


Ryuji yang mendengar perkataan tetua hong, membuatnya ingin secepatnya menyelesaikan semua yang belum ia lakukan. Dia pun langsung pamit dari ruangan tetua hong dan pergi ke kamarnya. Ryuji melihat sunmy yang sudah tertidur pulas. Karena tidak tega, ryuji menyelimutinya agar ia tidak kedinginan.


Setelah itu, ryuji keluar diam - diam untuk pergi ke belakang gunung untuk berlatih. Namun, ia dipergoki oleh xing - xing dan pelayan yang lain.


"Mau kemana ryuji malam - malam begini?" tanya xing - xing.


"Hhhmmmmm...... akuuu... maauuu.... nyari udara segar saja hehehe...." jawab ryuji.


"Oohhh... ya sudah, nanti cepat masuk! nanti masuk angin," ucap xing - xing memperingatkan.


Ryuji pun langsung kabur setelah xing - xing dan pelayan lain pergi. Ryuji sebenarnya saat di ruangan tetua hong, sedang memahami jurus ketiga dari 12 jurus ilmu pedang. Namun, ia juga harus secepatnya menyempurnakan kedua teknik milik ya ling. Ryuji pun dilema karena masalah tersebut. Setelah beberapa menit, akhirnya ia memutuskan untuk mempelajari jurus ketiga dari 12 ilmu pedang.

__ADS_1


Ryuji langsung mengambil pedang guojian dan memfokuskan diri untuk menyerap energi alam. Setelah itu, ia mencoba gerakan yang tertera dibuku itu. Setelah beberapa jam, ia pun beristirahat sejenak. Ryuji merasa jurus ketiga tersebut cukup rumit. Ia pun menyelingi latihannya dengan sekalian menyempurnakan jurus perisai cahaya.


Saat ryuji sedang berlatih, datang beberapa orang aneh memakai jubah hitam sekitar 3 orang dan 10 orang dibelakangnya. Namun, pakaian ketiga orang itu dengan 10 orang dibelakangnya berbeda.


"Hei siapa kalian? kenapa pakaian kalian berbeda? apa kalian sirkus keliling?" tanya ryuji.


Ketiga orang itupun bingung karena ucapan ryuji. Merekapun menoleh kebelakang...


"Siapa kalian? kenapa ada dibelakang kami?" tanya salah satu orang berjubah hitam kepada orang yang dibelakangnya.


"Kau siapa? malam - malam pakai jubah hitam, tidak takut digigit nyamuk? sudah kalian pergi saja! kami ada urusan dengan orang itu!" ucap salah satu orang yang belakang itu.


"Kau yang pergi! kami juga ada urusan dengan orang itu!" balas salah satu orang berjubah hitam.


Karena berdebat merekapun saling baku hantam. Ryuji yang melihat kesempatan itu langsung kabur. Namun, ketiga orang berjubah hitam itu langsung menghadangnya. Ternyata 10 orang yang bertengkar dengan mereka sudah tewas semua.


"Mereka membunuh 10 orang dalam sekejap, padahal 10 orang itu rata - rata ada ditingkat jendral, apa mereka organisasi kegelapan?" ucap ryuji dalam hati.


Ketiga orang itu sangat sadis, sekujur jubah mereka penuh darah dan mereka seolah - olah menikmatinya. Ryuji merasa mereka bertiga bukan orang sembarangan. Dan ryuji juga merasakan hal yang sama sekarang, persis seperti saat melawan salah satu petinggi organisasi kegelapan waktu itu.


Ryuji merasa ia tidak akan sanggup melawan mereka bertiga sekaligus karena kemampuan mereka tidak dapat dideteksi. Dan jurus perisai cahaya baru selesai ia sempurnakan, Jadi tenaganya banyak terkuras karena berlatih tadi.


"Kau mengambil cincin teman kami! cepat kembalikan! atau kau mati... ryuji," ucap salah satu orang berjubah hitam itu.


"Jadi kalian organisasi kegelapan ya? sudah aku duga," balas ryuji berhati - hati.


"Kau pintar! jadi bagaimana? mau melawan kami?" tanya salah dari mereka.


"Sial! jurus ketiga dari jurus 12 ilmu pedang belum bisa sepenuhnya aku gunakan & tenagaku terkuras karena untuk menyempurnakan jurus perisai cahaya, bagaimana ini?" pikir ryuji.

__ADS_1


Karena ryuji tidak memberikan jawaban kepada mereka bertiga, merekapun langsung menyerang ryuji bersama - sama. Ryuji yang diserang tanpa bilang - bilang pun bingung harus berbuat apa.


__ADS_2