
Setelah beberapa lama menunggu pemulihan ryuji, para naga bayangan pun sedang merawat laba - laba petir ungu dan phoenix api hitam yang sebelumnya sekarat saat bertarung.
Ryuji yang telah diajari jurus oleh na ling secara mendadak membuatnya bisa lolos dan ujian keenam dan dia juga bisa mengalahkan segerombolan musuh yang sangat banyak. Tidak beberapa lama, ryuji pun tersadar dan ia tidak menyangka ia bisa lolos dari semua ujian yang ada.
"Horeeeee....!!!! aku lolosss..!!" ucap ryuji sangat senang.
Tapi saa itu juga perjuangannya belum selesai. Ternyata didepan dari anak tangga itu ada sebuah pintu besar. Ryuji pun langsung pergi kearah pintu besar itu dan mendorong pintu tersebut. Saat mendorong pintu besar itu dan masuk, tiba - tiba pintu besar itu langsung tertutup rapat.
"Heii.. heii.. heii... apa-apaan ini? kenapa tiba-tiba tertutup?" ucap ryuji terkejut.
Ruangan itupun sangat gelap tanpa ada penerangan apapun. Dan Tiba-tiba ada anak panah melesat kearahnya secara sangat cepat. Untungnya pendeteksian ryuji sudah sangat kuat, jadi dia dengan mudah mengetahui arah anak panah itu datang dari arah mana.
Ryuji yang kesal karena ditembaki oleh anak panah, ryuji menggunakan jurus perisai api membara ditubuhnya dan ia membuat pagoda api tepat didepannya. Seketika ruangan itupun mulai terlihat cukup jelas. Namun, anehnya disana hanya ada lima buah patung besar.
"Konyol! jelas-jelas ada yang menyerangku tadi, tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan disini," ucap ryuji mulai bingung.
Tapi saat ryuji sedang menatap salah satu patung, ia merasa patung itu hidup. Dan saat dia melihat kelima patung itu ada sebuah patung yang memegang panah.
"Entah kenapa firasatku buruk kali ini, antara memang yang menyerangku itu adalah patung-patung ini atau ada makhluk lain?" gumam ryuji mulai curiga.
__ADS_1
Karena ingin mencoba kebenarannya, ryuji pun mencoba memukul wajah salah satu patung itu dengan jurus tinjuan api. Dan yang benar saja, patung itu bergerak dan menahan pukulan ryuji dengan satu tangannya.
Ryuji pun langsung menggunakan jurus gerakan kilat untuk menjauh dari para patung itu. Dan tidak beberapa lama, kelima patung itu berdiri dan menjadi hidup.
"Apa-apaan ini? lawanku sebesar ini dan ada lima," ucap ryuji mengeluh.
Kelima patung itu masing-masing memegang senjata. Ada yang memegang pedang, ada yang memegang tombak, ada yang memegang kapak, ada yang memegang sebuah tameng dan terakhir memegang panah.
"Formasi mereka lengkap! ini seperti melawan formasi dewa perang saja," gumam ryuji kesal.
Seketika, patung yang memegang pedang itu lari kearah ryuji dan mengayunkan pedangnya kearahnya. Walaupun ryuji dapat menghindar, dampak dari tebasan pedang itu ternyata sangat mengerikan.
"Sialan! bisa mati jika tadi terkena," ucap ryuji dalam hati.
p.s: Setelah mencapai tingkat legenda, ryuji bisa memodifikasi jurus-jurusnya sesuka hatinya.
Saat serangan anak panah itu selesai, datang patung yang membawa kapak dan menghantam perisai cahaya ryuji. Perisai cahaya itupun hancur seketika hanya dengan kapak. Ryuji pun menggunakan jurus ombak es untuk membekukan patung yang membawa kapak itu agar ia bisa lolos. Namun, datang patung pembawa pedang dan patung pembawa tombak kearah ryuji dan menghantamnya bersama-sama.
Ryuji pun menabrak pintu besar saat ia masuk sebelumnya keruangan itu. Walaupun tubuhnya telah diperkuat, tetapi efek serangan kedua patung itu sangat menakutkan.
__ADS_1
"Uhukk... uhuk... mereka sangat hebat! susah untuk mengalahkan mereka," ucap ryuji mengusapkan mulutnya yang keluar darah.
Saat ryuji mencoba bangkit, ia langsung didatangi lagi oleh patung pembawa pedang dan tombak. Walaupun sempat lolos, tetapi patung pembawa kapak yang dibekukan ryuji ternyata telah lolos dari jurus milik ryuji dan mengayunkan kapaknya kepada ryuji. Walau ryuji menahan menggunakan jurus pedang api yang dilapisi api ajaib biru dingin, tetapi terlihat pedang api itu tidak dapat menahan lama. Dan lagi-lagi saat sedang menahan patung pembawa kapak tersebut, patung pembawa panah itu menembakinya dengan ratusan anak panah lagi. Ryuji pun menggunakan semua jurus pertahanannya untuk menahan gempuran tersebut.
Tetapi selama pertarungan, ryuji memantau bahwa patung yang membawa tameng hanya diam saya sambil melindungi patung pembawa panah. Ryuji pun berpikir untuk menghancurkan patung yang membawa tameng itu karena terlihat tidak terlalu berbahaya daripada keempat patung yang lain.
Saat sedang menahan serangan dari anak panah dan menahan gempuran kapak, ryuji langsung mengaktifkan kekuatan yin & yang miliknya. Seketika ryuji mengalirkan sayap energi yin & yang ketangan kanannya dan ia mengarahkan kearah patung pembawa kapak, lalu mengepal tangannya tanpa menyentuh patung itu. Patung pembawa kapak itupun seketika langsung terseret mundur cukup jauh dan kapaknya mulai retak.
Ryuji pun dengan sangat cepat pergi kearah patung pembawa tameng itu dan ia memindahkan kekuatan sayap energi yin&yang kearah kedua tangannya untuk membentuk dua bilah pedang. Seketika terbentuk pedang berwujud sangat menakutkan dengan menjadi dua bilah dengan warna hitam dan putih.
Ryuji pun langsung menghantam patung pembawa tameng itu dengan kedua pedang yin&yang miliknya itu. Dan memang tidak mudah untuk menumbangkan musuh dengan tipe pertahanan. Patung itupun menahan serangan ryuji itu dengan tamengnya dan tidak menyerang. Dan anehnya keempat patung yang sebelumnya aktif menyerang menjadi diam. Saat ryuji terus menghantam tameng patung itu, tiba-tiba ryuji merasa ada yang tidak beres dengan patung pembawa tameng itu. Patung itu tiba-tiba seperti sedang menunggu sesuatu.
Saat ryuji ingin menebas lagi, tameng patung itu berubah bentuk dan tameng itu berubah menjadi berduri dan patung itupun langsung melaju dengan cepat sambil mendorong ryuji. Ryuji pun tidak dapat menghindar karena ia tameng itu seperti menghisapnya.
Patung pembawa tameng itupun mengarahkan tamengnya kearah sebuah dinding. Ryuji pun dihantam ketembok oleh patung itu dan lebih gilanya lagi patung itu terus menghantamkan tamengnya dengan membabi buta. Dan sialnya ryuji terperangkap ditameng itu dengan duri-duri tajam.
Saat patung itu ingin menghantam tamengnya lagi, tiba- tiba ia tidak bisa bergerak dan ditamengnya muncul simbol yin&yang. Simbol itupun cukup besar dan seketika tameng itupun hancur dan tanpa terlihat tangan patung itu terpotong-potong. Saat patung itu melihat sekitarnya, kakinya terpotong dengan tiba-tiba dan saat patung itu terjatuh akibat kakinya sudah tidak ada, dari langit melesat dengan cepat sesuatu dan menembus kepala patung itu. Debu pun menutupi area itu dan tidak beberapa lama sudah terlihat patung pembawa tameng itu tumbang dengan mengenaskan. Dan tiba-tiba ryuji pun keluar dan dalam kepala patung itu dengan kedua pedang yin&yang.
__ADS_1
Walaupun ryuji juga berdarah-darah akibat dihantam berkali-kali ke dinding, itu justru membuatnya marah dan mengaktifkan jurus-jurus yin&yang.
Keempat patung itupun seperti merasa marah karena salah satu anggota terbunuh. Merekapun langsung menyerang ryuji dengan bersama-sama.